Kota Banjarmasin yang beberapa minggu terakhir ini mengalami panas ekstrem hingga mencapai suhu 35° Celcius, membuat saya merasa kangen dengan kesegaran Es Sinom! Minuman rempah tradisional khas Jawa Timuran yang segernya bisa membuat tubuh sehat dan bugar. Apakah kamu sudah tahu tentang Es Sinom?
Asam Jawa dan Budaya Seputarnya
Sejak kecil, saya dan sebagian besar anak-anak di kampung kami yang berada di kaki Gunung Lawu, sudah terbiasa bermain di bawah pohon-pohon asam Jawa raksasa. Pohon ini banyak tumbuh di tepian jalan raya sekunder di sepanjang kampung.
Menurut cerita, tanaman asam Jawa yang memiliki nama ilmiah Tamarindus indica ini awalnya berasal dari Benua Afrika. Namun, pada masa penjajahan Belanda, tanaman ini mulai dibudidayakan di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, sebagai tanaman peneduh jalan raya. Buahnya kemudian dikenal sebagai Asam Jawa.
Jika kamu pernah menikmati Jangan Asem atau sayur asem, maka kamu pasti sudah mengenal peran penting buah asam Jawa dalam masakan tersebut. Nama “asem” pada sayur asem juga merujuk pada rasa asam dari buah asam Jawa. Selain itu, ada juga minuman tradisional seperti gulaan atau permen bercitarasa asam yang menggunakan buah asam Jawa matang sebagai bahan utama.
Selain buah, keluarga kami juga memanfaatkan pucuk daun asam muda yang disebut sinom. Citarasanya sangat asam dan digunakan untuk membuat minuman herbal tradisional khas Jawa Timuran, yaitu Es Sinom atau Wedang Sinom.
Istilah “wedang” dalam nama Sinom berarti minuman yang bisa dinikmati dalam keadaan hangat atau panas. Meskipun Es Sinom lebih populer di kawasan Gerbangkertosusila (Jawa Timur bagian tengah), Wedang Sinom tetap menjadi favorit bagi banyak orang, termasuk keluarga saya.
Manfaat Minuman Es Sinom
Dari pengalaman nenek moyang kami, khususnya dari jalur bapak yang lahir dan besar di sekitar Gerbangkertosusila, kebiasaan meminum Sinom telah turun-temurun. Meskipun tidak didasarkan pada penelitian ilmiah, manfaat Sinom berasal dari akumulasi pengalaman masyarakat terhadap khasiat tanaman berpotensi obat.
Ilmu pengetahuan modern kini memberikan validasi bahwa Sinom memiliki khasiat luar biasa. Berikut beberapa manfaatnya:
-
Detoks dan Lancarkan Pencernaan
Asam alami dari daun sinom membantu membersihkan racun di tubuh, mengurangi panas dalam, melancarkan buang air besar, dan mencegah sembelit. Flavonoid dalam Sinom juga meredakan sakit sendi. -
Perkuat Imun dan Cegah Penyakit
Kandungan vitamin C tinggi berperan penting dalam produksi sel darah putih yang melawan infeksi serta meningkatkan daya tahan tubuh. Kunyit dalam Sinom juga memiliki sifat anti-inflamasi, membantu mengurangi peradangan, menurunkan risiko penyakit jantung, mengontrol gula darah, meningkatkan fungsi otak, dan meningkatkan nafsu makan. -
Redakan Nyeri dan Kesehatan Wanita
Bagi kaum hawa, Sinom efektif dalam mengurangi nyeri haid, mengatasi keputihan, memperkuat rahim, melancarkan ASI, menjaga kesehatan kulit, dan membantu penurunan berat badan.
Dengan begitu banyak manfaatnya, Sinom layak menjadi minuman favorit. Terlebih saat Kota Banjarmasin sedang panas-panasnya, Sinom bisa menjadi solusi segar sekaligus investasi kesehatan jangka panjang.
Cara Membuat Sinom
Resep dan cara membuat Sinom saya dapatkan dari kebiasaan mengamati aktivitas ibu di dapur. Saat saya dan adik saya masih sekolah, ibu sering meminta kami membantu aktifitas di dapur. Prinsip beliau adalah tidak ada jenis kelamin dalam pekerjaan rumah tangga, dan laki-laki harus bisa melakukan semua hal.
Berikut resep dan cara membuat Es Sinom:
Bahan-bahan:
- 250 gr daun asam Jawa muda
- 25 gr buah asam Jawa segar (jika tidak ada, bisa menggunakan yang kemasan)
- 150 gr kunyit (kupas kulit dan potong-potong atau dihaluskan)
- 100 gr gula merah
- Secukupnya air untuk merebus semua bahan
Cara Membuatnya:
- Cuci dan bersihkan daun muda asam Jawa.
- Rebus semua bahan sampai air mendidih.
- Angkat dan diamkan sampai dingin, lalu saring untuk memisahkan ampasnya.
- Sajikan dengan es agar lebih nikmat.
- Bisa juga disajikan dalam keadaan hangat atau panas.
Salam Matan Kota 1000 Sungai,
Banjarmasin nan Bungas!


