Lomba Sprint Mandalika 2025, Ducati Lenovo Tidak Maksimal, Garasi Merah Sedih

Posted on

Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika 2025: Kegagalan Ducati dan Tantangan di Klasemen

Sprint Race MotoGP Mandalika 2025 yang digelar pada Sabtu (4/10) di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi akhir pekan yang tidak menyenangkan bagi tim Ducati Lenovo. Dua pebalap andalan mereka, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, gagal menunjukkan performa terbaiknya dan harus puas dengan hasil yang jauh dari harapan.

Marc Marquez Terjebak Penalti, Bagnaia Terpuruk di Belakang

Marc Marquez masih mampu finis di posisi ke-7, mengamankan poin meski sempat mengalami insiden di tengah balapan. Dalam 13 putaran sprint race, Marquez terlibat senggolan dengan Alex Rins yang nyaris menjatuhkan Fabio Quartararo. Akibat insiden tersebut, Federasi Internasional Motor (FIM) menjatuhkan hukuman long lap penalty kepada pebalap bernomor #93 itu. Penalti tersebut membuat Marquez sempat melorot ke posisi ke-13. Namun, ia berhasil memanfaatkan beberapa crash yang terjadi di depan untuk melakukan overtaking dan menutup balapan di posisi ke-7.

Meski sempat memberi harapan untuk finis di lima besar, Marquez harus mengakui bahwa balapan pendek di Mandalika tidak cukup mendukung upayanya. “Saya sudah mencoba semaksimal mungkin, tapi insiden dan penalti membuat semuanya jadi sulit,” ujar Marquez usai balapan.

Sementara itu, Francesco Bagnaia mengalami hari yang lebih kelam. Memulai balapan dari posisi ke-16, Bagnaia tak mampu menunjukkan progres signifikan. Motor Desmosedici GP25 miliknya terlihat kesulitan menyalip pebalap di depannya, termasuk Alex Rins, Jack Miller, dan Brad Binder. Bagnaia sempat naik ke posisi ke-14 setelah beberapa pebalap mengalami kecelakaan, namun tetap finis di urutan paling belakang dari pebalap yang menyelesaikan balapan. Hasil ini membuatnya gagal menambah poin di klasemen MotoGP 2025.

Dampak Klasemen dan Ancaman dari Bezzecchi

Kegagalan Bagnaia untuk meraih poin di Mandalika berdampak langsung pada posisinya di klasemen sementara. Ia kini terancam tergeser dari posisi tiga besar, terutama karena Marco Bezzecchi tampil impresif dengan meraih pole position dan kemenangan di sprint race. Dengan selisih 20 poin, Bezzecchi semakin mendekati Bagnaia dan membuka peluang untuk merebut posisi ketiga klasemen. Misi Bagnaia untuk menjauh dari kejaran rivalnya pun menjadi semakin berat.

Garasi Ducati Lenovo Diselimuti Kekecewaan

Kondisi garasi Ducati Lenovo terlihat muram setelah balapan. Marquez yang sebelumnya mengalami tiga kali crash saat sesi latihan Jumat (3/10), gagal bangkit sepenuhnya. Sementara Bagnaia tak mampu mengatasi kendala teknis dan performa motornya. Kombinasi hasil buruk dari dua pebalap utama membuat akhir pekan di Mandalika menjadi salah satu yang paling mengecewakan bagi tim Ducati Lenovo musim ini.

Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika 2025

Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika 2025 menempatkan pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi sebagai pemenang. Alex Marquez unggul 72 poin atas Francesco ‘Pecco’ Bagnaia. Berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Marco Bezzecchi meraih kemenangan Sprint Race MotoGP Mandalika 2025, disusul Fermin Aldeguer (Gresini Racing), dan Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia), Sabtu (4/10).

Sementara Marc Marquez yang sempat terkena hukuman long lap penalty karena menyenggol Fabio Quartararo, finis di posisi ketujuh. Sementara sang adik, Alex Marquez, mengakhiri balapan ekstra hari Sabtu di urutan ke-4. Dengan hasil ini Marc Marquez masih nyaman di puncak klasemen dengan koleksi 544 poin, disusul Alex Marquez (346), Pecco Bagnaia (274), dan Marco Bezzecchi (254). Dengan gelar juara dunia MotoGP 2025 yang sudah disegel oleh Marc Marquez, perebutan posisi runner-up menjadi memanas.

Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika 2025

  1. Marco Bezzecchi – Aprilia Factory (RS-GP25)
  2. Fermin Aldeguer – BK8 Gresini Ducati (GP24)
  3. Raul Fernandez – Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
  4. Alex Marquez – BK8 Gresini Ducati (GP24)
  5. Joan Mir – Honda HRC Castrol (RC213V)
  6. Luca Marini – Honda HRC Castrol (RC213V)
  7. Marc Marquez – Ducati Lenovo (GP25)
  8. Franco Morbidell – Pertamina VR46 Ducati (GP24)
  9. Fabio Di Giannantonio – Pertamina VR46 Ducati (GP25)
  10. Miguel Oliveira – Pramac Yamaha (YZR-M1)
  11. Brad Binder – Red Bull KTM (RC16)
  12. Jack Miller – Pramac Yamaha (YZR-M1)
  13. Alex Rins – Monster Yamaha (YZR-M1)
  14. Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo (GP25)

DNF

Fabio Quartararo – Monster Yamaha (YZR-M1)

Johann Zarco – Castrol Honda LCR (RC213V)

Pedro Acosta – Red Bull KTM (RC16)

Enea Bastianini – Red Bull KTM Tech3 (RC16)

Somkiat Chantra – Idemitsu Honda LCR (RC213V)

Jalan Balapan Sprint Race MotoGP Mandalika

Fermin Aldeguer langsung melejit memimpin jalannya balapan. Kejutan diperlihatkan Rau Fernandez yang berada di posisi kedua, disusul Pedro Acosta dan Luca Marini. Sementara Marco Bezzecchi yang memulai balapan dari P1, turun ke urutan keenam, diikuti Marc Marquez. Pada lap kedua, battle panas tersaji antara Aldeguer, Acosta, dan Fernandez. Fermin berhasil lepas dari jeratan battle tersebut. Sementara Pedro Acosta sukses mengambil alih posisi Raul Fernandez.

Marc Marquez dijatuhi long lap penalty setelah dinyatakan melakukan pelanggaran berupa senggolan terhadap Fabio Quartararo di turn 10 lap pertama. Menjalani hukuman long lap penalti, Marc Marquez turun ke posisi 13. Pedro Acosta yang tertinggal +0.478 detik dari Fermin Aldeguer, coba melakukan tekanan. Sedangkan Raul Fernandez di posisi ketiga, justru semakin tertinggal dengan gap 1 detik lebih dari Acosta. Raul Fernandez bahkan harus menghadapi tekanan dari Marco Bezzecchi, Luca Marini, dan Alex Marquez yang berurutan di posisi 4-6.

Pedro Acosta mengalami low side yang berujung crash. Acosta terlempar ke gravel di turn 2 pada lap kelima. Battle tak kalah menarik juga terjadi untuk perebutan posisi 6 antara Franco Morbidelli, Brad Binder, dan Joan Mir. Sementara Fermin Aldeguer yang memimpin jalannya balapan, unggul hampir dua detik atas Raul Fernandez. Miris dialami oleh pembalap Ducati lenovo team, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia. Dia tercecer di posisi ke-16. Sementara Marc Marquez, menyisakan enam putaran, sementara berada di urutan ke-11.

Pada lap ke-7, sebuah peringatan track limits diperoleh Fermin Aldeguer. Pada lap kedelapan, Marco Bezzecchi berhasil mengambil alih posisi kedua dari Raul Fernandez. Bez menyalip pembalap Trackhouse tersebut ketika di trek lurus saat akan memasuki tikungan pertama. Sementara di baris tengah, Marc Marquez yang berusaha finis di zona poin, mendadak sudah berada di peringkat kedelapan. Tekanan semakin intens dilakukan Bezzecchi ketika balapan menyisakan dua putaran. Fermin yang semula unggul 2 detik, kini hanya berjarak +0.895 detik dari Bezzecchi. Di akhir balapan, Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang, disusul Fermin Aldeguer, da Raul Fernandez.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *