Harapan Yunani Pupus, Denmark Unggul 3-1 dalam Laga Kualifikasi Piala Dunia
LINTAS GUNUNGKIDUL, COPENHAGEN — Harapan tim nasional Yunani untuk mencuri poin dari markas Denmark pupus setelah kalah 1-3 dalam laga kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa, Senin (13/10/2025) dini hari WIB. Bermain di Stadion Parken, Kopenhagen, Yunani harus mengakui keunggulan permainan cepat Denmark yang tampil dominan di babak pertama.
Meski sempat memperkecil skor lewat Christos Tzolis di babak kedua, Yunani gagal membalikkan keadaan. Kekalahan ini membuat peluang mereka untuk bersaing di papan atas grup semakin berat.
Denmark Unggul Cepat, Yunani Kecolongan di Babak Pertama
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Denmark tampil agresif sejak menit awal, menekan lini pertahanan Yunani dengan serangan sayap cepat. Upaya mereka membuahkan hasil di menit ke-21 lewat gol Rasmus Hojlund, yang memanfaatkan kelengahan bek tengah Yunani.
Selang 19 menit kemudian, tuan rumah menggandakan keunggulan. Kali ini Joachim Andersen mencetak gol lewat sundulan setelah menerima umpan manis dari Mikkel Damsgaard (40’). Belum sempat Yunani membenahi lini belakangnya, Damsgaard kembali mencatatkan namanya di papan skor semenit berselang (41’), memanfaatkan umpan dari V. Froholdt.
Dalam waktu singkat, Denmark unggul 3-0 dan menutup babak pertama dengan dominasi mutlak. Yunani tampak kesulitan keluar dari tekanan, terutama menghadapi pressing tinggi dari tuan rumah.
Tzolis Bangkitkan Asa Yunani
Pelatih Gustavo Poyet melakukan sejumlah perubahan di babak kedua untuk memperbaiki situasi. Ia memasukkan Fotis Ioannidis, Masouras, dan Konstantelias untuk menambah daya serang. Perubahan itu mulai terlihat ketika Yunani memperkecil ketertinggalan melalui Christos Tzolis di menit ke-63.
Gol tersebut berawal dari kerja sama apik di lini depan yang diakhiri dengan finishing tajam Tzolis setelah menerima umpan Ioannidis. Skor berubah menjadi 3-1 dan sedikit mengangkat semangat pasukan “Ethniki”. Namun, upaya mereka untuk menambah gol tak berbuah hasil. Meskipun Yunani mencatat 12 tembakan dan xG (expected goals) sebesar 1.22, peluang-peluang mereka sering kandas di tangan Kasper Schmeichel yang tampil solid di bawah mistar Denmark.
Statistik Unggulkan Denmark, Tapi Yunani Tunjukkan Perlawanan
Secara keseluruhan, pertandingan berlangsung cukup seimbang dari sisi statistik. Denmark menguasai 53% penguasaan bola dengan 15 tembakan, sementara Yunani hanya sedikit tertinggal dengan 47% dan 12 tembakan. Sayangnya, kesalahan di lini belakang pada babak pertama menjadi faktor utama kekalahan Yunani. Lini pertahanan yang dikomandoi Zafeiris dan Rota beberapa kali gagal mengantisipasi pergerakan cepat para penyerang Denmark.
Meski kalah, pelatih Poyet menilai timnya menunjukkan karakter kuat di babak kedua:
“Kami bereaksi dengan baik setelah tertinggal. Gol Tzolis memberi harapan, tapi kami harus lebih tajam di depan gawang,” ujar Poyet seusai laga.
Evaluasi dan Harapan Yunani ke Depan
Kekalahan dari Denmark menjadi pelajaran penting bagi Yunani yang tengah berjuang membangun kembali kejayaan sepak bola mereka seperti era 2004. Kombinasi pemain muda seperti Tzolis, Konstantelias, dan Ioannidis menunjukkan potensi besar untuk masa depan.
Dengan sisa pertandingan kualifikasi yang masih terbuka, Yunani harus memperbaiki konsistensi terutama di lini pertahanan agar tetap punya peluang bersaing memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026. Meski pulang tanpa poin, Yunani menunjukkan semangat juang tinggi di paruh kedua laga. Gol Tzolis menjadi bukti bahwa tim ini masih punya daya tempur dan semangat untuk bangkit.
Dengan pembenahan di sektor pertahanan dan peningkatan efektivitas serangan, Yunani tetap berpotensi menjadi kuda hitam di kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa 2025.
Klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2025 – Zona Eropa
Grup A
Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 Jerman 3 2 0 1 7:3 +4 6
2 Irlandia Utara 3 2 0 1 6:4 +2 6
3 Slovakia 3 2 0 1 3:2 +1 6
4 Luxembourg 3 0 0 3 1:8 -7 0
Grup B
Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 Swiss 3 3 0 0 9:0 +9 9
2 Kosovo 3 1 1 1 2:4 -2 4
3 Slovenia 3 0 2 1 2:5 -3 2
4 Swedia 3 0 1 2 2:6 -4 1
Grup C
Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 Denmark 4 3 1 0 12:1 +11 10
2 Skotlandia 4 3 1 0 7:2 +5 10
3 Yunani 4 1 0 3 7:10 -3 3
4 Belarusia 4 0 0 4 2:15 -13 0
Grup D
Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 Perancis 3 3 0 0 7:1 +6 9
2 Ukraina 3 1 1 1 6:6 0 4
3 Islandia 3 1 0 2 9:7 +2 3
4 Azerbaijan 3 0 1 2 1:9 -8 1
Grup E
Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 Spanyol 3 3 0 0 11:0 +11 9
2 Turki 3 2 0 1 9:9 0 6
3 Georgia 3 1 0 2 5:5 0 3
4 Bulgaria 3 0 0 3 1:12 -11 0
Grup F
Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 Portugal 3 3 0 0 9:2 +7 9
2 Hungaria 3 1 1 1 6:5 +1 4
3 Armenia 3 1 0 2 2:8 -6 3
4 Irlandia 3 0 1 2 3:5 -2 1
Grup G
Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 Belanda 6 5 1 0 22:3 +19 16
2 Polandia 6 4 1 1 10:4 +6 13
3 Finlandia 7 3 1 3 8:13 -5 10
4 Lithuania 7 0 3 4 6:11 -5 3
5 Malta 6 0 2 4 1:16 -15 2
Grup H
Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 Austria 6 5 0 1 19:3 +16 15
2 Bosnia & Herzegovina 6 4 1 1 13:5 +8 13
3 Romania 6 3 1 2 11:6 +5 10
4 Siprus 7 2 2 3 11:9 +2 8
5 San Marino 7 0 0 7 1:32 -31 0
Grup I
Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 Norwegia 6 6 0 0 29:3 +26 18
2 Italia 5 4 0 1 15:8 +7 12
3 Israel 6 3 0 3 15:16 -1 9
4 Estonia 6 1 0 5 6:16 -10 3
5 Moldova 5 0 0 5 3:25 -22 0
Grup J
Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 Masedonia Utara 6 3 3 0 11:2 +9 12
2 Belgia 5 3 2 0 17:4 +13 11
3 Wales 5 3 1 1 11:6 +5 10
4 Kazakhstan 6 2 0 4 7:11 -4 6
5 Liechtenstein 6 0 0 6 0:23 -23 0
Grup K
Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 Inggris 5 5 0 0 13:0 +13 15
2 Albania 6 3 2 1 6:3 +3 11
3 Serbia 5 2 1 2 4:6 -2 7
4 Latvia 6 1 2 3 4:8 -4 5
5 Andorra 6 0 1 5 2:12 -10 1
Grup L
Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 Kroasia 6 5 1 0 20:1 +19 16
2 Republik Ceko 7 4 1 2 12:8 +4 13
3 Kepulauan Faroe 7 4 0 3 10:6 +4 12
4 Montenegro 6 2 0 4 4:13 -9 6
5 Gibraltar 6 0 0 6 2:20 -18 0


