Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini: Abraham, Yohanes Leonardi, Louis Bertrand, dan Denis
Hari ini, Kamis 9 Oktober 2025, kita mengingat peringatan santo dan santa pelindung yang memiliki makna penting dalam iman umat Kristen. Diantara mereka adalah Abraham, Yohanes Leonardi, Louis Bertrand, dan Denis bersama dua rekannya, Rustikus dan Eleutrius. Mereka semua memiliki kisah hidup yang penuh dengan ketekunan, iman, dan pengabdian.
Abraham, Bapa Bangsa
Abraham dikenal sebagai leluhur bangsa Yahudi dan diakui dalam iman Kristiani sebagai Bapa Bangsa, Bapa para beriman, serta tokoh teladan iman kepercayaan kepada Allah. Di kalangan bangsa Arab, ia juga dikenal sebagai “Sahabat Allah” yang tercantum dalam Kitab II Paralipomenon 20:7.
Lahir dari keluarga Terah, Abraham awalnya bernama Abram yang berarti “Bapa yang Agung”. Tuhan kemudian mengubah namanya menjadi Abraham, yang artinya “Bapa banyak orang” atau “Bapa sejumlah besar bangsa” (Kej 17:4,5). Dalam surat Roma bab 4, Paulus menunjukkan bahwa Abraham adalah bapa semua orang beriman, baik yang bersunat maupun yang tidak.
Pada sekitar tahun 1850 sebelum masehi, Abraham dipanggil Tuhan untuk meninggalkan negerinya sendiri dan pergi ke suatu negeri baru yang akan ditunjukkan Tuhan kepadanya. Janji Tuhan adalah ia akan menjadi bapa bagi suatu bangsa yang besar dan dalam namanya banyak bangsa akan diberkati.
Meskipun Sara, istri Abraham, mandul dan tidak mungkin mempunyai anak lagi, Abraham tetap percaya kepada Tuhan. Iman Abraham yang kokoh itu dipuji di dalam Kitab Sirakh 44:19-21; Rom 4; Gal 3:7, dan Ibr 11:8-12.
Kedermawanan dan keramah-tamahan Abraham ditunjukkan melalui hubungan pribadinya dengan keponakannya, Lot. Ketika ternak gembalaan mereka semakin banyak, Abraham membiarkan Lot memilih tanah yang disukainya. Kejadian 18:1-15 menguraikan keramah-tamahan Abraham kepada 3 orang asing yang datang ke perkemahannya.
Pertemuan dengan Melkisedek yang diceritakan di dalam Kej 14:18-20 menunjukkan hubungan pertama bangsa Hibrani dengan Yerusalem, yang kemudian menjadi Kota Suci. Dalam Kej 23, Abraham memperoleh tuntutannya atas tanah Palestina dengan membeli tanah pekuburan di Machphela.
Santo Yohanes Leonardi, Pengaku Iman
Yohanes Leonardi lahir pada tahun 1069 dan memiliki impian untuk menjadi imam sejak kecil. Meski orangtuanya tidak mampu membiayai sekolahnya, ia akhirnya masuk Seminari setelah ayahnya meninggal. Untuk membiayai studinya, ia bekerja sebagai asisten dokter di sebuah apotek di Lucca, Italia.
Setelah menyelesaikan studinya, Yohanes ditahbiskan menjadi imam dan bergabung dengan komunitas religius yang didirikan oleh Beato Yohanes Golombini. Ia menjadi pastor penjara dan rumah sakit dengan sebuah rumah pusat di Lucca. Teladan hidupnya yang luhur menarik simpati banyak orang awam.
Yohanes merencanakan pendirian sebuah kongregasi untuk imam-imam projo, meskipun menghadapi tantangan politik dari pihak penganut aliran sesat di Lucca. Ia dibuang dari Lucca selama masa-masa akhir hidupnya. Dari tempat pembuangan, ia terus mendorong para pengikutnya agar tetap setia pada rencana pendirian kongregasi itu.
Ia juga mendirikan lembaga pendidikan bagi imam-imam misionaris yang ingin bekerja di luar negeri. Lembaga ini kemudian terkenal dengan nama ‘Kongregasi Penyebaran Iman’ (Propaganda Fide). Kongregasinya disahkan oleh Paus Klemens VIII pada tahun 1595. Yohanes wafat dalam usia 68 tahun pada tanggal 9 Oktober 1069.
Santo Louis Bertrand, Pengaku Iman
Louis lahir di Valencia, Spanyol pada tanggal 1 Januari 1526. Ia masuk Ordo Dominikan di Valencia pada tangga126 Agustus 1544. Tiga tahun kemudian, ia ditahbiskan menjadi imam oleh Uskup Agung Valencia, Santo Thomas dari Villanova.
Pada tahun 1557, saat wabah penyakit merajalela di seluruh kota Valencia, Louis merawat semua orang sakit dan menguburkan mereka yang mati karena serangan penyakit ganas itu. Setelah wabah berlalu, ia mulai giat berkotbah. Kotbahnya sangat menarik dan menyentuh hati umat.
Pada tahun 1562, Louis berlayar ke Amerika Selatan untuk mewartakan Injil kepada orang-orang Indian di benua baru itu. Di sana ia berhasil mempermandikan banyak orang. Pada tahun 1569, ia dipanggil kembali ke Spanyol dan diangkat menjadi pemimpim biara di San Onofre, lalu menjadi pembimbing jenderal.
Louis wafat pada tanggal 9 Oktober 1581 dalam usia 58 tahun dan dinyatakan ‘kudus’ oleh Paus Klemens X pada tahun 1671. Ia diangkat sebagai Santo Pelindung Gereja Katolik Kolumbia.
Santo Denis, Rustikus dan Eleutrius, Martir
Denis atau Dionisius adalah Uskup Prancis yang pertama. Bersama Rustikus dan Eleutrius, dua orang imam sebagai kawan perjalanan beliau, mereka diutus Sri Paus untuk mewartakan Injil di negeri Gallia (sekarang: Prancis). Mereka berhasil mentobatkan sejumlah besar orang kafir. Keberhasilan mereka ini menimbulkan kemarahan besar di kalangan pemimpin setempat. Mereka kemudian ditangkap dan dipenggal kepalanya di atas bukit yang sekarang dinamakan Montmare (=bukit martir). Peristiwa ini terjadi pada abad ke-3.


