Pengantar Akademik dan Pelatihan Digital di Era Industri 4.0
Dalam era digital yang semakin berkembang, pentingnya menjaga etika akademik menjadi semakin krusial. Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui program pelatihan berbasis platform digital bernama PINTAR Kemenag berupaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan academic misconduct.
PINTAR adalah akronim dari Pusat Informasi Pelatihan dan Pembelajaran, sebuah platform pelatihan online mandiri bersertifikat yang dikembangkan oleh Pusdiklat Kemenag. Platform ini hadir sebagai inovasi pembelajaran di era industri 4.0, memungkinkan ASN, PPPK, dan masyarakat yang terlibat dalam tugas-tugas Kementerian Agama untuk belajar di mana saja dan kapan saja.
Modul 3.2: Pengantar Academic Misconduct
Pelatihan Penanganan Academic Misconduct yang berbasis Massive Open Online Course (MOOC) memberikan peserta wawasan mendalam tentang berbagai bentuk pelanggaran akademik, termasuk plagiarisme, fabrikasi data, dan manipulasi evaluasi, serta cara mencegah dan menanganinya secara etis dan profesional.
Berikut adalah kunci jawaban soal Modul 3.2:
- Apa yang menjadi fokus utama dalam pembimbingan dosen kepada mahasiswa?
-
A. Proses penulisan yang sesuai dengan etika akademik.
-
Mengapa standar bersama antar institusi penting?
-
A. Untuk memperkuat penegakan etika secara kolektif.
-
Bagaimana dosen dapat membantu mahasiswa memahami pentingnya integritas akademik?
-
D. Dengan memberikan contoh dan pembimbingan aktif dalam penulisan.
-
Apa yang dimaksud dengan academic misconduct?
-
C. Pelanggaran terhadap etika akademik, seperti plagiarisme dan fabrikasi data.
-
Apa dampak dari penelitian yang tidak valid akibat academic misconduct?
-
C. Menurunkan kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.
-
Apa saja bentuk pelanggaran akademik yang umum terjadi?
-
D. Fabrikasi, plagiarisme, dan penggunaan ghostwriter.
-
Apa manfaat utama dari perangkat lunak deteksi plagiarisme?
-
B. Membantu mengurangi kemiripan karya dengan sumber lain.
-
Tantangan apa yang muncul di era teknologi terkait plagiarisme?
-
C. Munculnya jurnal predator dan kecerdasan buatan.
-
Bagaimana pandemi COVID-19 memengaruhi risiko academic misconduct?
-
A. Dengan meningkatkan beban kerja dosen dan mahasiswa.
-
Mengapa literasi digital penting dalam dunia akademik?
- A. Untuk memahami cara memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.
Modul 3.1: Pemanfaatan Google Classroom sebagai Kelas Maya
Platform Pintar Kemenag juga menyediakan modul-modul yang relevan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi pendidikan. Salah satunya adalah materi Pemanfaatan Google Classroom sebagai Kelas Maya.
Google Classroom adalah platform pembelajaran digital yang dikembangkan oleh Google. Fitur-fitur utamanya memungkinkan siswa dan guru berkomunikasi satu sama lain, mengakses kelas, mengelola dan mengorganisir kelas serta tugas, serta memposting materi, tugas, dan informasi lainnya.
Berikut adalah kunci jawaban soal Modul 3.1:
- Fitur apa yang memungkinkan siswa dan guru berkomunikasi satu sama lain dalam Google Classroom?
-
B. Google Meet
-
Bagaimana guru dan siswa dapat mengakses Google Classroom?
-
A. Melalui komputer desktop, smartphone, atau tablet dengan akun Google
-
Bagaimana guru dapat mengelola dan mengorganisir kelas serta tugas di Google Classroom?
-
C. Menggunakan fitur Classwork untuk membuat berbagai jenis tugas
-
Apa tujuan utama dari Google Classroom dalam konteks pembelajaran?
-
D. Mempermudah kolaborasi dan distribusi tugas antara guru dan siswa
-
Apa fitur utama dalam Google Classroom yang memungkinkan guru memposting materi, tugas, dan informasi lainnya?
-
B. Stream
-
Apa fitur yang memungkinkan guru membuat pertanyaan atau kuis online di Google Classroom?
-
A. Google Forms
-
Google Classroom adalah platform pembelajaran digital yang dikembangkan oleh perusahaan apa?
-
C. Google
-
Apa fitur yang memungkinkan guru menilai dan memberikan umpan balik kepada siswa dalam Google Classroom?
-
C. Google Grading
-
Apa yang terjadi ketika seorang siswa mengeposkan komentar di bawah tugas di Google Classroom?
-
C. Tugas tetap terbuka untuk revisi atau diskusi lebih lanjut
-
Bagaimana siswa bisa mengumpulkan tugas dalam Google Classroom?
- B. Dengan mengunggahnya melalui Google Classroom
