Ringkasan Berita:
- Nama Putri Monica Laurensia Elias kembali jadi sorotan.
- Putri Monica Laurensia Elias adalah wanita Minsel yang viral beri ucapan selamat ke suami dilantik PPPK dan punya anak dengan selingkuhannya.
- Dari pengakuan Putri terungkap ternyata ia dicerai suaminya usai sang suami lolos PPPK.
PasarModern.comKisah pilu yang menimpa Putri Monica Laurensia Elias, warga Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut), kembali menyayat hati publik.
Nama Putri mencuat setelah ia melakukan siaran langsung dan memperlihatkan baliho sindiran untuk suaminya, Josua Sengkey pria yang ia dampingi sejak belum menjadi siapa-siapa, namun kini justru menceraikannya setelah lolos dan resmi dilantik sebagai PPPK.
Putri mengaku telah menemani suaminya sejak awal, termasuk dalam proses perjuangan Josua mengikuti seleksi hingga akhirnya dinyatakan lolos sebagai PPPK.
PPPK adalah singkatan dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, yang merupakan jenis Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diangkat berdasarkan kontrak kerja untuk jangka waktu tertentu, bukan pegawai tetap seperti PNS.
Status ini memberikan mereka gaji, tunjangan, cuti, dan perlindungan, tetapi berbeda dengan PNS dalam hal masa kerja dan jenjang karier.
Lolosnya Josua Sengkey jadi PPPK ternyata hanya membawa kebahagian sesaat bagi Putri Monica.
Pasalnya usai lolos PPPK, kata Putri, ia justru digugat cerai oleh pria yang pernah ia perjuangkan keriernya dari nol.
Bahkan, menurut Putri, data administrasi yang digunakan Josua saat mendaftar PPPK masih memakai dokumen keluarga mereka. KTP, KK, hingga akta nikah yang menunjukkan status mereka masih sebagai suami istri.
“Waktu daftar semua pakai dokumen pernikahan kami. Tapi pas lolos PPPK, dia gugat cerai saya. Saya sangat keberatan,” kata Putri kepada wartawan PasarModern.com, Indri Panigoro, Selasa 9 Desember 2025 via akun Facebooknya Putri Monica Laurensia Elias.
Kecewa dengan ulah Josua, Putri kemudian memasang baliho ucapan selamat atas pelantikan suaminya sebagai PPPK.
Namun, ucapan selamat itu disertai sindiran pahit tentang dugaan perselingkuhan dan kelahiran anak dari wanita lain bukti betapa hancurnya hati Putri.
Siaran langsung yang memperlihatkan baliho tersebut viral dan memicu simpati publik.
Josua kemudian berusaha memberi klarifikasi.
Ia membantah KDRT, menepis tuduhan perselingkuhan, dan justru menuding Putri dekat dengan lelaki lain sejak 2023.
Tuduhan itu membuat Putri kian terluka. Ia menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan hanya upaya menutupi kesalahan.
“Saya istri sah dan sangat keberatan. Jangan tutupi aib dengan mencari-cari kesalahan. Kalau sudah berhubungan dengan istri orang sampai punya anak, selesaikan dengan baik,” tegasnya.
Putri mengungkap bahwa keretakan rumah tangga mereka bermula pada Desember 2023.
Saat itu ia mengetahui adanya kedekatan suaminya dengan seorang perempuan yang masih bekerja sebagai THL di kantor dewan Minsel.
Meski perempuan tersebut sempat menikah dengan pria lain pada 29 Juni 2024, Putri menyebut hubungan gelap itu tetap berlanjut.
“Setelah saya keluar rumah Oktober 2024, hubungan mereka makin jauh. Perempuan itu hamil anak suami saya, dan melahirkan 5 Agustus 2025,” katanya.
Fakta itu membuat Putri merasa dijatuhkan setelah bertahun-tahun mendampingi suaminya dari nol meniti karier hingga akhirnya meraih status PPPK.
Akui Jadi Korban KDRT dan Berobat Pakai Uang Sendiri
Luka batin Putri bukan satu-satunya. Ia juga mengaku pernah menjadi korban KDRT hingga harus dirawat di rumah sakit.
“Biaya pengobatan saya tanggung sendiri. Fisik dan materi saya sudah sangat rugi,” ujarnya lirih.
Selama lebih dari satu tahun terakhir, ia mengaku tidak pernah dinafkahi suaminya.
Bagi Putri, perceraian ini bukan sekadar perpisahan. Baginya, ini adalah pengkhianatan terhadap perjuangan dan pengorbanan panjang yang telah ia berikan.
Sudah lapor ke BKD, kantor dewan, hingga Unit PPA Polres Minsel
Putri mengaku telah melakukan berbagai upaya hukum, mulai dari melapor ke BKD, kantor dewan, hingga membuat laporan resmi di Unit PPA Polres Minsel terkait dugaan KDRT, penelantaran, dan perselingkuhan.
“Kalau memang dia tidak bersalah, kenapa tidak pernah memenuhi undangan panggilan dari Unit PPA Polres Minsel? Itu patut dipertanyakan,” kata Putri.
Putri juga mengungkap dirinya pernah diberhentikan dari tempat kerjanya akibat unggahan pihak perempuan yang diduga menjadi selingkuhan suaminya.
“Padahal waktu dia posting, perempuan itu sudah hamil tiga bulan dengan suami saya. Tapi saya yang kena fitnah dan sampai dikeluarkan dari kantor,” ujarnya.
Kata Putri, dirinyalah yang menemani Joshuadari nol.
Putri berjuang keras membangun rumah tangga mereka sejak awal, bahkan sebelum suaminya memiliki pekerjaan tetap.
“Gaji THL cuma Rp 2,2 juta, cicilan Rp 2,3 juta. Biaya hidup siapa yang tanggung? Semua saya,” katanya.
Ia mengaku membuka usaha ayam geprek dan membiayainya sendiri demi membantu ekonomi keluarga.
“Saya tidak minta harta. Saya cuma minta kesetiaan dan penghargaan,” ujarnya lirih.
Baik Putri maupun Josua telah mengajukan gugatan cerai secara terpisah di Pengadilan Amurang.
Informasi dari pihak keluarga menyebut perkara tersebut sudah memasuki sidang ketiga.
Putri berharap proses hukum dapat berjalan objektif dan membuka fakta sebenarnya.
“Biarkan proses hukum yang membuktikan. Saya hanya ingin keadilan,” tutupnya.
Sebelumnya, Josua Sengkey saat dikonfirmasi via telepon Whatsapp membantah bahwa dirinya merupakan penyebab utama keretakan rumah tangga mereka.
Josua menegaskan bahwa narasi yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi yang sebenarnya.
Menurutnya, mereka menikah pada Juni 2020, namun sejak tahun 2023 ia mulai mencurigai adanya kedekatan Putri dengan seorang pria lain.
Josua menyebut hal itulah yang diduga menjadi pemicu awal terganggunya keharmonisan rumah tangga mereka.
Dia juga kembali membantah keras tuduhan adanya tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ikut beredar seiring dengan postingan viral tersebut.
“Tidak benar saya melakukan KDRT, tuduhan itu tidak sesuai fakta dan sangat merugikan saya,” ujar Josua, Rabu (3/12/2025).
Josua menjelaskan, hubungan keduanya semakin memburuk hingga pada Oktober 2024.
Ia dan Putri sudah tidak lagi tinggal serumah layaknya suami-istri.
“Jadi tuduhan ini sangat merugikan saya secara pribadi sehingga saya harus memberikan penjelasan yang sebenarnya,” ungkapnya.
Saat ini, menurut informasi yang berkembang, keduanya juga telah memiliki pasangan masing-masing.
Klarifikasi Josua ini terkait dengan postingan akun Facebook Putri Monica Laurensia Elias yang mendadak viral setelah melakukan siaran langsung yang menampilkan sebuah baliho berisi sindiran pedas untuk sang suami.
Dalam siaran langsung itu, ia memperlihatkan baliho ucapan selamat atas pelantikan suaminya sebagai PPPK, sekaligus ucapan selamat atas kelahiran anak pertama dari hubungan sang suami dengan selingkuhannya.
Baliho itu bertuliskan, “Selamat dan sukses atas dilantiknya PPPK suamikuuh Joshua Sengkey. Selamat atas kelahiran anak pertama bersama selingkuhan Meflita Lengkong. Turut berbahagia.”
Postingan yang diunggah Senin 1 Desember 2025 tersebut langsung menyita perhatian publik Sulut hingga membuat pihak Putri dan Josua akhirnya angkat bicara ke media. (Indri Panigoro/Fer)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Trheads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya


