Kisah Karier Luciano Guaycochea: Playmaker Argentina yang Menggema di Persib Bandung

Posted on

Kiprah Luciano Guaycochea di Lini Tengah Persib Bandung

Luciano Guaycochea kembali mencuri perhatian para Bobotoh setelah mencetak gol penutup dalam kemenangan Persib Bandung atas PSBS Biak pada laga pekan ke-9 Super League 2025/2026. Aksi mengesankan yang ditunjukkan oleh pemain asal Argentina ini memperkuat posisinya sebagai motor permainan baru di lini tengah Maung Bandung.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Maguwoharjo, Sleman, pada Jumat (17/10/2025) berakhir dengan skor telak 3-0 untuk kemenangan Persib Bandung. Tim kebanggaan Jawa Barat tersebut tampil dominan sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan.

Luciano sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-77. Gol itu lahir dari kerja sama apik dengan Andrew Jung yang memberikan assist matang. Uniknya, gelandang asal Argentina tersebut baru saja masuk lapangan tiga menit sebelumnya, tepatnya menggantikan Thom Haye di menit ke-74.

Selain gol dari Lucho, sapaan akrab Luciano, dua gol lain Maung Bandung tercipta lewat tendangan penalti Andrew Jung pada menit 45+3 dan sepakan tajam Uilliam Barros di menit ke-58.

Jejak Karier dan Latar Belakang Sang Playmaker

Nama lengkapnya adalah Aldo Geraldo Manuel Monteiro, namun publik sepak bola mengenalnya sebagai Luciano Guaycochea. Pemain kelahiran La Pampa, Argentina, pada 24 April 1992 ini resmi berseragam Persib Bandung mulai 1 Juli 2025. Rekrutmennya menjadi bagian dari strategi pelatih Bojan Hodak untuk memperkuat komposisi tim jelang Super League 2025/2026.

Jika menelusuri data dari Transfermarkt.com, perjalanan karier Luciano menunjukkan pengalaman yang panjang dan lintas negara. Karier profesionalnya dimulai dari akademi legendaris Boca Juniors. Sejak 31 Januari 2013, ia meniti perjalanan karier yang membawanya bermain di berbagai kompetisi internasional.

Tiga musim awal dihabiskannya di Turki, disusul dua musim berkarier di Kolombia dan Argentina. Ia juga sempat memperkuat klub di Bolivia dan Malaysia sebelum akhirnya berlabuh di Persib Bandung pada musim ini.

Kini di usia 33 tahun, Lucho tampil sebagai gelandang serang berpengalaman dengan postur 180 cm dan berat 70 kg. Ia dikenal memiliki gaya khas playmaker Argentina, tajam membaca permainan, presisi dalam umpan, serta tenang saat menuntaskan peluang.

Menariknya, darah sepak bola mengalir kuat dalam dirinya. Luciano ternyata merupakan sepupu dari bintang Liverpool sekaligus juara Piala Dunia 2022 bersama Argentina, Alexis Mac Allister, serta Francis dan Kevin Mac Allister. Mereka berasal dari keluarga besar Mac Allister yang dikenal sebagai dinasti sepak bola asal Santa Rosa.

Saat Luciano diumumkan resmi bergabung ke Persib pada Juni 2025, Alexis sempat mengirimkan pesan spesial melalui video. “Hai Lucho. Saya mau mendoakan yang terbaik buat kamu. Dan saya harap kamu akan meraih kesuksesan di Persib. Nikmati sepakbola,” ujar Alexis Mac Allister, seperti terlihat di akun media sosial resmi Persib Bandung pada Rabu (25/6/2025).

Puncak Karier dan Masa Sulit

Perjalanan karier Lucho mencapai puncaknya saat membela Zulia FC, klub asal Venezuela. Bersama tim tersebut, ia tampil dalam 50 pertandingan dan menyumbang 10 gol serta 8 assist dengan total 3.066 menit bermain. Namun selepas masa keemasannya di Zulia, performanya sempat menurun saat mencoba peruntungan bersama Cucuta Deportivo dan Alianza FC di Kolombia. Hasil yang didapat kala itu belum sesuai harapan.

Musim 2020/2021 menjadi momentum kepulangannya ke tanah kelahiran. Luciano memilih memperkuat Deportivo Moron selama satu musim di Argentina. Namun, titik balik kariernya justru terjadi ketika ia merapat ke klub Malaysia, Perak FC, pada 2023. Di sana, Lucho dipercaya mengenakan ban kapten dan menjadi motor permainan utama tim. Tak heran jika Perak FC masuk dalam daftar terbaik kariernya, sejajar dengan masa emasnya di Zulia FC.

Kini, bersama Persib Bandung, Luciano telah mencatatkan 9 penampilan dengan torehan 1 gol, 1 assist, dan total waktu bermain 708 menit.

Biodata Lengkap Luciano Guaycochea

Tanggal lahir / umur: 24 April 1992 (33 tahun)

Tempat kelahiran: La Pampa, Argentina

Tinggi: 1,78 m

Kewarganegaraan: Argentina

Posisi: Gelandang serang

Kaki dominan: Kanan

Agen pemain: Brain Sports Media

Klub saat ini: Persib Bandung

Bergabung: 1 Juli 2025

Kontrak berakhir: 31 Mei 2027

Statistik Berdasarkan Klub

  • Zulia FC: 50 laga, 10 gol, 8 assist, 3.066 menit bermain
  • Perak FC: 46 laga, 18 gol, 8 assist, 3.950 menit
  • Deportivo Morón: 37 laga, 5 gol, 1 assist, 2.065 menit
  • Alianza FC: 24 laga, 2 gol, 2 assist, 1.483 menit
  • Oriente Petrolero: 18 laga, 3 gol, 3 assist, 830 menit
  • Tavsanli Linyitspor: 15 laga, 1 gol, 4 assist, 1.258 menit
  • Persib Bandung: 9 laga, 1 gol, 1 assist, 708 menit
  • Cúcuta Deportivo: 8 laga, tanpa gol dan assist, 550 menit
  • Akhisar Belediye: 3 laga, 1 gol, 1 assist, 254 menit

Statistik Berdasarkan Kompetisi

  • Super League: 39 laga, 15 gol, 7 assist, 3.365 menit
  • Liga FUTVE Apertura: 28 laga, 6 gol, 6 assist, 1.633 menit
  • Primera Nacional: 27 laga, 4 gol, 0 assist, 1.357 menit
  • Liga FUTVE Clausura: 16 laga, 3 gol, 2 assist, 1.000 menit
  • 1. Lig (Turki): 15 laga, 1 gol, 4 assist, 1.258 menit
  • División Profesional Apertura: 12 laga, 2 gol, 3 assist, 418 menit
  • Liga DIMAYOR II: 12 laga, 0 gol, 2 assist, 750 menit
  • Copa Colombia: 8 laga, 0 gol, 0 assist, 543 menit
  • Prim. Nacional – Promotion Stage: 7 laga, 1 gol, 0 assist, 568 menit
  • Liga DIMAYOR I: 7 laga, 2 gol, 0 assist, 393 menit
  • Piala Malaysia: 6 laga, 3 gol, 1 assist, 495 menit
  • Super League (Malaysia): 6 laga, 1 gol, 0 assist, 445 menit
  • Copa Sudamericana: 5 laga, 1 gol, 0 assist, 376 menit
  • Libertadores: 4 laga, tanpa gol dan assist, 253 menit
  • Türkiye Kupasi: 3 laga, tanpa gol, 1 assist, 254 menit
  • Prim. Nacional – Reducido: 3 laga, tanpa gol, 1 assist, 140 menit
  • Fase Final LBD II: 3 laga, tanpa gol dan assist, 254 menit
  • AFC Champions League Two: 2 laga, tanpa gol dan assist, 254 menit
  • Torneo DIMAYOR I: 1 laga, tanpa gol dan assist, 254 menit
  • Fase Final TBD II: 1 laga, tanpa gol dan assist, 254 menit
  • Apertura Playoff: 1 laga, tanpa gol dan assist, 36 menit
  • Liga FUTVE Playoffs: 1 laga, 1 gol, tanpa assist, 90 menit
  • Clausura Fase Final: 1 laga, tanpa gol dan assist, 90 menit
  • AFC CL Two Qualif.: 1 laga, tanpa gol, 1 assist, 90 menit
  • Piala FA: 1 laga, tanpa gol dan assist, 90 menit

Luciano kini menjadi bagian penting dalam skema Persib Bandung, baik di level domestik maupun kompetisi internasional. Dengan pengalamannya yang luas dan kualitas yang telah teruji, sosoknya diharapkan mampu menjaga konsistensi permainan Maung Bandung di musim panjang Super League 2025/2026.