Wiranto Berduka, Istri Rugaiya Usman Meninggal di Bandung

Posted on

Profil Jenderal TNI (Purn) Wiranto

Jenderal TNI (Purn) Wiranto kini tengah berduka atas kepergian istri tercintanya, Rugaiya Usman. Ia dikenal sebagai sosok yang setia mendampingi suaminya selama masa-masa sulit dalam karier politik dan militer. Kehidupan pernikahan mereka telah berjalan selama 50 tahun, yang ditandai dengan perayaan ulang tahun emas pada 22 Februari 1975.

Wiranto lahir di Yogyakarta pada 4 April 1947. Ia menyelesaikan pendidikan akademi militer pada tahun 1968. Kariernya di institusi militer berkembang pesat, memuncak saat ia menjabat Panglima ABRI dari 1998 hingga 1999. Sebelumnya, ia pernah menjadi Ajudan Presiden Soeharto dari 1989 hingga 1993, lalu menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 1997.

Setelah pensiun dari militer, Wiranto beralih ke dunia politik. Ia pernah menjabat Menteri Koordinator Politik dan Keamanan serta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, ia diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan Presiden. Saat ini, ia masih aktif sebagai Penasihat Khusus Presiden di era Prabowo.

Riwayat Pendidikan dan Karier

Berikut adalah riwayat pendidikan dan jabatan-jabatan penting yang pernah diemban oleh Wiranto:

  • SMP Negeri 2 Surakarta – 1963
  • SMA Negeri 4 Surakarta – 1965
  • Akademi Militer Nasional – 1968
  • Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat – 1984
  • Universitas Terbuka, Jurusan Administrasi Negara – 1995
  • Lemhannas RI – 1995
  • Sekolah Tinggi Hukum Militer AHM-PTHM – 1996
  • STIE-IPWI Jakarta, Magister Manajemen – 2006
  • Universitas Negeri Jakarta, Doktor bidang Manajemen Sumber Daya Manusia – 2012

Pangkat Militer

  • Letnan Dua – 1968
  • Letnan Satu – 1971
  • Kapten – 1973
  • Mayor – 1979
  • Letkol – 1982
  • Kolonel – 1989
  • Brigjen TNI – 1993
  • Mayjen TNI – 1994
  • Letjen TNI – 1996
  • Jenderal TNI – 1997

Riwayat Pekerjaan

  • Ajudan Presiden Republik Indonesia – 1989–1993
  • Kepala Staf Kodam Jayakarta – 1993
  • Panglima Kodam Jayakarta – 1994
  • Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) – 1996
  • Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) – 1997
  • Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Panglima ABRI) – 1998
  • Panglima Tentara Nasional Indonesia (Panglima TNI) – 1999
  • Menteri Pertahanan Keamanan – 1998–1999
  • Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan – 1999–2000
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan – 2016–2019
  • Ketua Dewan Pertimbangan Presiden – 2019–2024
  • Penasihat Khusus Presiden – 2025–2029

Berduka Atas Kehilangan Istri

Istri mantan Panglima ABRI Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Rugaiya Usman, meninggal dunia di Bandung pada Minggu (16/11/2025). Ibu Uga, sapaan akrabnya, sempat dirawat di RSPAD dan dinyatakan membaik. Namun, kondisinya kembali memburuk, sehingga ia dipindahkan ke Bandung untuk pengobatan lebih lanjut. Meski berharap kondisi sang istri bisa membaik, takdir berkata lain. Ibu Uga meninggal pada pukul 15.55 WIB.

Wiranto mengungkapkan bahwa ia sangat berharap bisa hidup bersama istrinya hingga usia tua. Namun, ia harus menerima kepergian sang istri dengan ikhlas. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 50 tahun pernikahan mereka, yang baru saja dirayakan. Kepergian ibu Uga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Wiranto.

Proses Pemakaman

Jenazah almarhumah istri Wiranto tiba di rumah duka sekitar pukul 21.48 WIB, setelah diberangkatkan dari Bandung. Salat jenazah dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono dan mantan Wakil Panglima TNI Jenderal (Purn) Fachrul Razi. Jenazah akan dimakamkan di Astana Wukir Sirna Raga, Kelurahan Delingan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, pada Senin (17/11/2025) pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *