Sosok Endipat Wijaya anggota DPR sindir donasi banjir Sumatra Rp10 miliar: Negara udah triliunan

Posted on

Ringkasan Berita:

  • Endipat Wijaya sindir donasi banjir Sumatra yang berhasil dikumpulkan Ferry Irwandi sebesar Rp 10 miliar.
  • “Orang per orang cuman nyumbang 10 miliar, negara sudah triliun-triliun,” kata Endipat.
  • Walaupun Endipat tidak menyebut nama mana pun, publik menghubungkannya dengan aksi Ferry Irwandi yang sebelumnya berhasil mengumpulkan dana Rp10,3 miliar hanya dalam 24 jam melalui platform KitaBisa.

 

PasarModern.comInilah sosok Endipat Wijaya, anggota DPR RI yang sindir donasi banjir Sumatra Rp 10 miliar.

Donasi bajir Sumatra Rp 10 miliar berhasil dikumpulkan oleh relawan lewat aksi yang diprakarsai oleh Ferry Irwandi.

Lewat unggahannya di Instagram, Ferry Irwandi aktif membagikan update tentang kondisi korban banjir di Sumatra.

Ferry Irwandi dianggap lebih cepat memberikan bantuan daripada pemerintah hingga banjir pujian.

Namun aksi yang dilakukan oleh aktivitas sekaligus pendiri Malaka Project itu mendapat sindiran dari anggota DPR RI Endipat Wijaya.

Potongan video Endipat Wijaya saat Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) viral di media sosial.

Endipat Wijaya tampaknya cukup terusik hingga melontarkan sindiran pedas yang diduga kuat ditujukan kepada Ferry Irwandi.

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti munculnya pihak swasta maupun individu yang dinilai “mengambil panggung” dalam penanganan bencana.

Menurutnya, negara justru memberikan kontribusi jauh lebih besar secara nominal.

Ia menegaskan hal tersebut lewat sebuah video yang kemudian tersebar luas di TikTok dan Instagram pada Kamis (4/12/2025).

Dalam video itu, Endipat berkata dengan nada tegas, “Namanya orang yang cuman datang sekali seolah-olah paling bekerja di Aceh. Padahal negara sudah hadir dari awal.”

Endipat juga membantah anggapan bahwa pemerintah tidak turun tangan.

Ia mengatakan bahwa negara telah membangun banyak fasilitas darurat untuk membantu para korban.

“Ada orang baru datang, baru bikin satu posko, ngomong pemerintah nggak ada. Padahal pemerintah sudah bikin ratusan posko di sana,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut mencapai puncaknya ketika ia membandingkan besaran bantuan dari individu dengan dana yang digelontorkan negara.

Menurutnya, nominal miliaran rupiah dari pihak perorangan masih sangat kecil bila dibandingkan dengan anggaran pemerintah.

“Orang per orang cuman nyumbang 10 miliar, negara sudah triliun-triliun,” tutup Endipat.

Walaupun Endipat tidak menyebut nama mana pun, publik cepat menghubungkannya dengan aksi Ferry Irwandi yang sebelumnya berhasil mengumpulkan dana Rp10,3 miliar hanya dalam 24 jam melalui platform KitaBisa.

Sosok Endipat Wijaya

Endipat Wijaya merupakan anggota DPR RI yang lahir di Bengkulu pada 31 Mei 1984.

Ia menjadi peraih suara terbanyak Caleg DPR RI Kepulauan Riau di Pemilu 2024.

Perjalanan Endipat Wiajaya hingga bisa menang di Pemilu 2024 ternyata tidaklah mudah dan sebentar.

Berbagai pengalaman dan jabatan pernah dirasakan Endipat Wijaya sebelum menjadi orang terdekat Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Dikutip dari laman resmi KPU RI, rekam jejak Endipat Wijaya sebelum mengikuti Pemilu 2024 dapat diketahui.

Endipat Wijaya mengawali semuanya dengan bekerja sebagai teknisi di Double A Group satu tahun setelah lulus dari ITB tahun 2006.

Hanya dua tahun bekerja, Endipat Wijaya memilih hijrah ke Kalimantan Timur dengan bergabung PT Kaltim Prima Coal.

Pada tahun 2011, Endipat Wijaya mulai tertarik terjun di politik dengan merapat ke Partai Gerindra.

Perlahan tapi pastai, Endipat Wijaya menekuni politik sambil kerja sebagai manajer di PT Nusantara Energy.

Belum menyerah untuk belajar, Endipat Wijaya mengambil gelar magiester di Swiss German University tahun 2015 hingga 2019.

Dari situlah, Endipat Wijaya mulai dilirik oleh Partai Gerindra yang dinahkodai presiden terpilih di Pemilu 2024.

Endipat Wijaya bertekad maju sebagai anggota DPR RI untuk memberi kontribusi lebih besar.

Kedekatannya dengan Prabowo membuat langkah Endipat Wijaya di politik semakin mudah.

Endipat Wijaya mengusung tema pendidikan ternyata mampu mendapatkan kepercayaan masyarakat Kepulaian Riau.

Puncaknya pada Pemilu 2024, Endipat Wijaya menjadi caleg dengan suara terbanyak dengan 105.413 suara.

Khusus di Kota Batam menjadi lumbung suara Endipat Wijaya karena berhasil mengumpulkan 72.186 suara.

Bukan hanya itu saja, Partai Gerindra juga mendapatkan suara caleg terbanyak yaitu sebensar 164.310 suara.

Endipat Wijaya tinggal diresmikan menjadi DPR RI Dapil Kepri yang lolos ke Senayan.

Bahkan, Endipat Wijaya menjadi wajah baru yang berhasil melenggang di Senayan bersama tiga caleg lainnya.

PROFIL ENDIPAT WIJAYA

Nama                              : Ir. H. M, Endipat Wijaya, M.M

Jenis Kelamin                 : Laki-laki

Status Pernikahan        : Kawin

Istri                                  : Martina, S.Ikom, M.Si

Tempat Tanggal Lahir  : Bengkulu,31 Mei 1984 (umur 39)

Kewarganegaraan        : Indonesia

RIWAYAT PEKERJAAN

  • ENGINER DOUBLE A GROUP (2007-2009)
  • ENGINER PT. KALTIM PRIMA COAL (2009-2011)
  • MANAGER PT. NUSANTARA ENERGY (2011-2023)

RIWAYAT PENDIDIKAN

  • SMA TARUNA NUSANTARA (1999-2002)
  • S1 INSTITUTE TEKNOLOGI BANDUNG (2002-2006)
  • S2 SWISS GERMAN UNIVERSITY (2015-2019)

Harta Kekayaan Endipat Wijaya

Dilansir dari laman e-LHKPN, Endipat Wijaya melaporkan harta kekayaannya pada 9 September 2024.

Berdasarkan LHKPN ini, Endipat Wijaya memiliki total harta Kekayaan sebesar Rp 12,4 miliar.

Rincian Harta Kekayaan

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 2.500.000.000

1. Tanah Seluas 123 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.000.000.000

2. Tanah Seluas 205 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 1.000.000.000

3. Tanah Seluas 105 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 2.546.000.000

1. MOBIL, SUV PREMIUM GWM TANK 500 HEV Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 1.196.000.000

2. MOBIL, HONDA CRV Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000

3. MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 1.000.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 52.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. 5.000.000.000

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 2.395.805.131

F. HARTA LAINNYA Rp. —-

Sub Total Rp. 12.493.805.131

III. HUTANG Rp. —-

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 12.493.805.131

Endipat Wijaya Dihujat usai Sindir Donasi Banjir Sumatra

Seorang anggota DPRD bernama Endipat Wijaya diduga menyindir aksi Ferry Irwandi yang berhasil mengumpulkan donasi banjir Sumatra Rp 10 miliar.

lewat sebuah video yang kemudian tersebar luas di TikTok dan Instagram pada Kamis (4/12/2025).

Dalam video itu, Endipat berkata dengan nada tegas, “Namanya orang yang cuman datang sekali seolah-olah paling bekerja di Aceh. Padahal negara sudah hadir dari awal.”

Endipat juga membantah anggapan bahwa pemerintah tidak turun tangan.

Ia mengatakan bahwa negara telah membangun banyak fasilitas darurat untuk membantu para korban.

“Ada orang baru datang, baru bikin satu posko, ngomong pemerintah nggak ada. Padahal pemerintah sudah bikin ratusan posko di sana,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut mencapai puncaknya ketika ia membandingkan besaran bantuan dari individu dengan dana yang digelontorkan negara.

Menurutnya, nominal miliaran rupiah dari pihak perorangan masih sangat kecil bila dibandingkan dengan anggaran pemerintah.

“Orang per orang cuman nyumbang 10 miliar, negara sudah triliun-triliun,” tutup Endipat.

Ucapan itu langsung memantik reaksi keras dari warganet.

Banyak yang menilai bahwa Rp10 miliar bukanlah jumlah kecil, apalagi dalam konteks penggalangan dana publik.

Walaupun Endipat tidak menyebut nama mana pun, publik cepat menghubungkannya dengan aksi Ferry Irwandi yang sebelumnya berhasil mengumpulkan dana Rp10,3 miliar hanya dalam 24 jam melalui platform KitaBisa.

Tak heran jika setelah video tersebut beredar, kolom komentar berbagai akun gosip dipenuhi kritik.

Sebagian besar netizen menyayangkan pernyataan sang legislator, yang dianggap kurang memberikan apresiasi terhadap inisiatif warga dalam membantu penanganan bencana.

@fdila_anwr : “Berisiikkkkk bapak yang penting rakyat bantu paaakkk , please respect dulu deh.”

@samidnawaitsug_ :”ente aja digaji sama Rakyat bungggg, apa yg kau sombongkan bung,? ini udah bukti jelas kalo pemerintahan dpr ini udah gk sehat , faktosss bungggg.”

@gibran_silalahi : “Kok Julid sih? Kalau merasa dengki, ya kerja yg bener lu lu pada, ga usah dengki gitu.”

@its.silviiaaa : “di kunci akun lu ya pak.. dia nyumbang bawa namanya masyarakat indonesia. grup anda nyumbang tp pake nama grup anda, padahal duitnya jg it duit rakyat.”

@blaster_farm : “Lagian 10 miliar itu sumbangan dari rakyat ke rakyat , lu aja di gaji pakek duit rakyat.”

Ucapannya viral hingga menuai hujatan, Endipat Wijaya langsung mengunci akun Instagram pribadinya.

Hal ini lantaran netizen langsung ramai menggeruduk akun media sosial miliknya.

(PasarModern.com/TribunnewsMaker.com/TribunBatam.id)