PasarModern.com, –Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah merilis daftar lengkap sanksi terbaru 2025, di mana dua raksasa Jawa Timur (Jatim), Arema FC dan Persebaya Surabaya, sama-sama menerima hukuman denda.
Arema FC dan Persebaya menerima sanksi setelah duel panas Derby Jatim yang berlangsung pada pekan ke-13 Super League 2025-2026, Sabtu (22/11/2025) lalu di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Akan tetapi Persebaya Surabaya, yang dijuluki Bajul Ijo, menjadi pihak yang paling merana karena harus membayar denda kumulatif hingga ratusan juta.
Sementara itu, Arema FC juga tidak luput dari sanksi dengan denda puluhan juta.
Selain, Arema FC dan Persebaya, klub peserta lain seperti PSM Makassar, juga kena sanksi Komdis PSSI gara-gara terlambat mengumpulkan E-startlist atau Daftar Susunan Pemain (DSP) elektronik.
Hal itu terjadi saat laga PSM Makassar Vs PSBS Biak pada 21 November 2025 lalu. Alhasil PSM kena denda sebesar Rp 50 juta.
Arema FC dan Persebaya Sama-sama Didenda
Berdasarkan hasil sidang Komite Disiplin PSSI tanggal 25 November 2025, Arema FC juga kena hukum buntut dari pertandingan melawan Persebaya (22 November 2025).
Pada laga panas itu, ada 7 orang pemain dan 1 orang ofisial Arema FC yang mendapatkan kartu kuning, sehingga Arema FC kena hukum berupa denda Rp 80 juta.
Lalu berdasarkan hasil sidang Komite Disiplin PSSI tanggal 27 November 2025, Persebaya Surabaya secara total wajib membayar denda sebesar Rp 250 juta.
Besarnya denda tidak luput dari empat dugaan pelanggaran yang terjadi saat duel Persebaya Vs Arema FC.
Pelanggaran pertama: terjadi penyalaan petasan sebanyak 6 kali yang dilakukan oleh suporter Persebaya Surabaya dari arah Tribune Utara (denda Rp.120.000.000,-).
Kedua, terjadi pelemparan air minum kemasan dan roti dari Tribune VIP Barat, paper roll dari Tribune Timur arah Utara pada menit ke-63, dan air minum kemasan dari arah penonton VIP Tribune Barat ketika Tim Arema FC akan memasuki tunnel yang dilakukan oleh suporter Persebaya Surabaya (denda Rp. 30.000.000,-).
Ketiga, Panpel disebut gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan yaitu terjadi kerusuhan di Tribune Barat, Utara, Selatan serta adanya korban luka (denda Rp. 40.000.000,-).
Pelanggaran keempat yakni, terdapat beberapa suporter Persebaya memasuki area pinggir lapangan pertandingan dari Tribune Utara setelah pertandingan berakhir (denda Rp. 60.000.000,-).
Rincian Lengkap Sanksi Komdis PSSI
Berikut rincian lengkap hasil Sidang Komite Disiplin PSSI yang dilihat dari laman resmi PSSI pada Rabu (10/12/2025).
– Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 25 November 2025
1. Sdr. Najeeb Yakubu (Pemain Persijap Jepara)
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persijap Jepara vs Semen Padang
– Tanggal Kejadian: 20 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar yaitu melakukan tekel keras terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 3 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
2. Klub Persijap Jepara
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persijap Jepara vs Semen Padang
– Tanggal Kejadian: 20 November 2025
– Jenis Pelanggaran: terdapat beberapa suporter Persijap Jepara memasuki area lapangan pertandingan serta terdapat suporter membawa kursi tribun yang sengaja dirusak setelah pertandingan berakhir
– Keputusan: dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak 1 pertandingan saat menjadi tuan rumah; denda Rp. 60.000.000,-
3. Tim Semen Padang
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persijap Jepara vs Semen Padang
– Tanggal Kejadian: 20 November 2025
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 6 orang pemain dan 1 orang ofisial yang mendapatkan kartu kuning
– Keputusan: denda Rp. 70.000.000,-
4. Tim PSM Makassar
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: PSM Makassar vs PSBS Biak
– Tanggal Kejadian: 21 November 2025
– Jenis Pelanggaran: terlambat mengumpulkan E-startlist
– Keputusan: denda Rp. 50.000.000,-
5. Tim PSIM Yogyakarta
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: PSIM Yogyakarta vs Bhayangkara Presisi Lampung FC
– Tanggal Kejadian: 22 November 2025
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
– Keputusan: denda Rp. 50.000.000,-
6. Tim Arema FC
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Arema FC
– Tanggal Kejadian: 22 November 2025
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 7 orang pemain dan 1 orang ofisial yang mendapatkan kartu kuning
– Keputusan: denda Rp. 80.000.000,-
– Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 27 November 2025
1. Klub Persebaya Surabaya
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Arema FC
– Tanggal Kejadian: 22 November 2025
– Jenis Pelanggaran: karena terjadi penyalaan petasan sebanyak 6 kali yang dilakukan oleh suporter Persebaya Surabaya dari arah Tribun Utara
– Keputusan: denda Rp. 120.000.000,-
2. Klub Persebaya Surabaya
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Arema FC
– Tanggal Kejadian: 22 November 2025
– Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan air minum kemasan dan roti dari Tribun VIP Barat, paper roll dari Tribun Timur arah Utara pada menit ke-63, dan air minum
kemasan dari arah penonton VIP Tribun Barat ketika Tim Arema FC akan memasuki tunnel yang dilakukan oleh suporter Persebaya Surabaya
– Keputusan: denda Rp. 30.000.000,-
3. Panitia Pelaksana Pertandingan Persebaya Surabaya
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Arema FC
– Tanggal Kejadian: 22 November 2025
– Jenis Pelanggaran: gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan yaitu terjadi kerusuhan di Tribun Barat, Utara, Selatan serta adanya korban luka
– Keputusan: denda Rp. 40.000.000,-
4. Klub Persebaya Surabaya
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Arema FC
– Tanggal Kejadian: 22 November 2025
– Jenis Pelanggaran: terdapat beberapa suporter Persebaya Surabaya memasuki area pinggir lapangan pertandingan dari Tribun Utara setelah pertandingan berakhir
– Keputusan: denda Rp. 60.000.000,-
5. Sdr. David Glen Oei (Ofisial Malut United FC)
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persita Tangerang vs Malut United FC
– Tanggal Kejadian: 23 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan yaitu mengintimidasi dengan cara memukul pintu ruang wasit
– Keputusan: larangan mendampingi Tim Malut United FC sebanyak 4 pertandingan; denda Rp. 50.000.000,-
6. Sdr. Achmad Resal Octavian (Ofisial Malut United FC)
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persita Tangerang vs Malut United FC
– Tanggal Kejadian: 23 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan tindakan tidak sportif dan tidak fair play dengan cara memukul panitia pelaksana pertandingan
– Keputusan: larangan mendampingi Tim Malut United FC sebanyak 4 pertandingan; denda Rp. 50.000.000,-
7. Sdr. Yakob Sayuri (Pemain Malut United FC)
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persita Tangerang vs Malut United FC
– Tanggal Kejadian: 23 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan tindakan kekerasan fisik kepada fotografer setelah pertandingan berakhir
– Keputusan: larangan bermain sebanyak 3 pertandingan; denda Rp. 10.000.000,-
8. Tim Malut United FC
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persita Tangerang vs Malut United FC
– Tanggal Kejadian: 23 November 2025
– Jenis Pelanggaran: pemain dan ofisial Tim Malut United FC melakukan tindakan tidak sportif dan tidak fair play yaitu melakukan intimidasi kepada perangkat pertandingan di depan ruangan wasit
– Keputusan: teguran keras
Jadwal Arema FC di Super League 2025-2026 Bulan Desember
Sebagai tambahan, jadwal Arema di Super League 2025-2025 bulan Desember akan penuh dengan laga kandang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Mengutip wearemania.net, sebetulnya, bulan Desember ini Arema FC cuma punya satu pertandingan saja untuk dimainkan, yakni laga pekan ke-15.
Namun, operator liga, I-League menjadwalkan ulang laga tunda pekan ke-8 untuk diputar di akhir Desember.
Namun, dua pertandingan itu baru dimainkan di minggu keempat bulan Desember.
Tiga minggu awal Desember ini kompetisi diliburkan dalam rangka SEA Games 2025 yang melibatkan Timnas Indonesia U22.
Madura United dan Persita Tangerang menjadi lawan Arema FC setelah liga kembali dijalankan nanti.
Dua laga tandang itu bakal digelar dengan jam kick off sore hari, tepatnya pukul 15.30 WIB.
Berikut jadwal pekan Arema FC selengkapnya:
Pekan 15
Arema vs Madura United
Selasa, 23 Desember 2025
Pukul 15.30 WIB
Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang
Pekan 8
Arema vs Persita Tangerang
Selasa, 30 Desember 2025
Pukul 15.30 WIB
Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang
(TribunKaltara.com)
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp
