Sejarah dan Perkembangan MAN 2 Kota Malang
MAN 2 Kota Malang baru saja dinobatkan sebagai sekolah dengan perolehan medali emas terbanyak di Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025. Total medali OSN yang diraih mencakup tiga medali emas, tiga medali perak, dan satu penghargaan honorable mention. Setiap tahunnya, siswa MAN 2 Kota Malang selalu mendapatkan medali pada ajang OSN maupun ajang lainnya. Bahkan ada yang sampai tingkat internasional.
Berdasarkan data Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) mulai tahun 2020 hingga 2025, MAN 2 Kota Malang sudah mengumpulkan 254 medali. Data ini belum termasuk prestasi sebelum tahun 2020. Jumlah ini bisa bertambah karena data Puspresnas adalah data yang terus berubah sepanjang tahun.
Tidak banyak yang tahu, MAN 2 Kota Malang sudah beberapa kali ganti nama dan termasuk sekolah berbasis agama yang cukup tua di Kota Malang. Berikut profil lengkapnya:
Sejarah Singkat MAN 2 Kota Malang
Sekolah ini sudah berdiri sejak tahun 1956. Berkali-kali nama sekolah ini berubah. Berikut urutan pergantian nama MAN 2 Kotmal:
-
PGAA Malang (1956)
Dimulai pada tahun ajaran baru tanggal 1 Agustus 1956, dengan nama PGAA 1 Malang. Kepala sekolah saat itu adalah R. Soeroso. PGAA II Malang berasal dari PGAA Surabaya yang dipindahkan ke Malang pada tahun 1958. Gedung pertama PGAP dan PGAA 1 Malang berada di Jalan Bromo No. 1. Pembelajaran dibagi menjadi dua sesi: pagi untuk PGAA 1 dan sore untuk PGAP 4 tahun. -
PGA Negeri 6 Tahun Malang (1958/1959)
Pada tahun tersebut, terjadi peleburan dua sekolah di atas menjadi PGA Negeri 6 Tahun Malang, dengan Kepala Bapak R.D. Soetaryo. -
MAN Malang III (1992)
Sekolah ini berubah lagi namanya setelah Kemenag mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor 42 tahun 1992. P GAN 6 tahun Malang dialihfungsikan menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Malang III dengan kepala sekolah Drs. Untung Saleh. -
MAN 2 Kota Malang (2018)
Pada tanggal 1 Januari 2018, MAN 3 Malang berubah nama menjadi MAN 2 Kota Malang berdasarkan KMA nomor 673 tahun 2016 tentang Perubahan Nama Madrasah Aliyah Negeri, Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Provinsi Jawa Timur.
Program Unggulan MAN 2 Kota Malang
MAN 2 Kota Malang dikenal sebagai sekolah pencetak peraih medali OSN dan Olimpiade Internasional. Berikut program unggulan yang ada:
-
Program Olimpiade Riset
Program pembinaan ini melibatkan internalisasi keislaman, pengembangan sains, diseminasi, dan kolaborasi. Contohnya kerja sama dengan Puspresnas Kemendikbud, perguruan tinggi seperti UB, UM, U, serta tim KSM Kontingen Jawa Timur untuk mempersiapkan siswa dalam lomba. -
MAN Dua Menjelajah Dunia (Madu Manja)
Program ini bertujuan menjadikan MAN 2 Kota Malang sebagai madrasah bertaraf internasional. Beberapa aktivitasnya termasuk partisipasi dalam konferensi internasional dan kerja sama dengan Islamic Global School Network di Universitas Islam Malaysia sejak 2017. -
Program TOEFL Preparation Class dan TOEFL Test
Program ini membantu siswa meraih hasil TOEFL yang memuaskan, sehingga memudahkan mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik dalam dan luar negeri.
Fasilitas MAN 2 Kota Malang
MAN 2 Kota Malang memiliki fasilitas lengkap yang mendukung proses belajar mengajar. Beberapa antaranya:
- Area parkir khusus disabilitas
- Akses khusus disabilitas
- Ruang konsultasi
- Ruang laktasi
- Ruang bermain anak
- Layanan publik terintegrasi seperti PTSP dengan antrean online
- Program madrasah digital
- Perpustakaan (online dan offline)
- Laboratorium
- Ruang dan lapangan olahraga
- Ruang ekstrakurikuler
- Ruang kesehatan
- Ruang serbaguna
- Kantin
- CCTV dan WiFi 24 jam
Prestasi Siswa
Pada tahun ini, dari total 2.439 pendaftar yang berasal dari berbagai SMP dan MTs di seluruh Indonesia, sebanyak 224 peserta didik berhasil lolos seleksi PPDB, baik jalur Reguler maupun Afirmasi.
MAN 2 Kota Malang konsisten meraih medali di OSN. Tahun lalu, 10 medali berhasil dibawa pulang. Di ajang internasional tahun ini, siswanya menang di International Physics Olympiad (IPhO) 2025, International Economics Olympiad (IEO) 2025, delegasi Islamic Global School Network (IGSN), Korea Youth Summit (KYS) 2025, Asian Physics Olympiad (APHO) 2025, dan ajang internasional lainnya.
Selain itu, ada siswa yang lolos SNBP 2025 sebanyak 68 siswa. Jurusan yang dipilih mencakup Kedokteran, Teknik, dan lainnya. Tahun ini juga ada delapan siswa yang diterima di banyak kampus luar negeri, seperti Ahmad Ayman Al Ghifary yang diterima di lima universitas internasional.


