Profil dan kekayaan SF Hariyanto, Plt Gubernur Riau yang rumah dinasnya digeledah KPK

Posted on

Ringkasan Berita:

  • Tim KPK mendatangi dan menggeledah rumah dinas SF Hariyanto
  • SF Hariyanto merupakan Plt Gubernur Riau menggenatokan Abdul Wahid
  • Penggeledahan yang dilakukan KPK terkait penyidikan perkara dugaan tindak pemerasan dan gratifikasi di Pemprov Riau

 

PasarModern.com – Nama SF Hariyanto, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinasnya di Kota Pekanbaru, Senin (15/12/2025).

Penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.

Lantas, seperti apa profil lengkap SF Hariyanto, perjalanan kariernya hingga menjabat Plt Gubernur Riau, serta total harta kekayaan Rp14,4 miliar yang tercatat dalam LHKPN?

Berikut ulasan lengkapnya

Rumah Dinas Digeledah KPK

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpantau mendatangi dan menggeledah rumah dinas SF Hariyanto berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, Kota Pekanbaru, Senin (15/12/2025) siang. 

SF Hariyanto alias Sofyan Franyata (SF) Hariyanto saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan kabar penggeledahan terkait kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.

Abdul Wahid sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Dinas PUPR dan pergeseran anggaran di Pemprov Riau.

“Benar, tim sedang melakukan giat penggeledahan di rumah dinas SFH, Plt Gubernur Riau,” kata Budi dalam keterangannya kepada Tribunnews.com.

“Terkait penyidikan perkara dugaan tindak pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, yang bermula dari kegiatan tertangkap tangan pada awal November lalu,” tambah Budi.

Profil SF Hariyanto

SF Hariyanto lahir di Pekanbaru, 30 April 1965.

Ia menikah dengan seorang perempuan bernama Adrias pada tahun 1965 hingga akhirnya dikaruniai seorang anak

Hariyanto memiliki riwayat pendidikan yang cukup tinggi hingga mendapatkan gelar Ir. H. SF Hariyanto, M.T.

Pada tahun 1970-1976, ia mengawali pendidikannya di Madrasah Ibtidaiyah Negeri setara Sekolah Dasar (SD).

Ia lalu bersekolah di SMP Negeri 5 Pekanbaru hingga 1980 hingga melanjutkan ke jenjang SMA di SMA Negeri 1 Pekanbaru.

Lulus pada 1983, SF Hariyanto lalu berkuliah di Universitas Islam Riau (UIR) selama sembilan tahun, 1992.

Pada waktu yang sama, SF Hariyanto telah mengawali kariernya dengan menjadi pegawai honorer pada tahun 1983-1987.

Karier SF Hariyanto semakin meningkat setelah melanjutkan pendidikan sarjana ini.

Hariyanto lalu diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) pada 1 November 1987.

Pada 2023, barulah ia melanjutkan S2 Magister Teknik Sipil di Universitas Islam Indonesia selama tiga tahun, selesai 2006.

Berbagai organisasi juga diikuti SF Hariyanto satu di antaranya adalah Persatuan Olahraga Dayung Indonesia dan Forum Panjat Tebing Indonesia.

Perlahan tapi pasti, SF Hariyanto merasakan berbagai jabatan selama menjadi PNS.

Hariyanto diangkat menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Riau, pada 18 Maret 2021.

Tiga tahun kemudian SF Hariyanto dilantik menjadi Penjabat Gubernur Riau setelah menjabat sebagai pelaksana harian sejak sembilan hari sebelumnya.

Karena sering muncul di media-media lokal, SF Hariyanto semakin dikenal masyarakat Riau. 

Hal tersebut mempermudah langkah SF Hariyanto yang kini menjadi Wakil Gubernur Terpilih Riau 2024.

Di Pilkada 2024, SF Hariyanto terpilih mendampingi Gubernur Riau Abdul Wahid memimpin Riau.

Menurut hasil pleno KPU RI,pasangan ini berhasil mendapatkan 1.224.193 suara.

Abdul Wahid-SF Hariyanto mengalahkan dua pasangan calon (paslon) lainnya yakni nomor urut 2, Nasir-Wardan yang memperoleh 877.511 suara dan paslon nomor urut 3 Syamsuar-Mawardi Muhammad Saleh memperoleh 661.297 suara.

Keduanya kemudian dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serentak bersama 481 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, (8/10/2025).

Gubernur Tersangka, SF Hariyanto Jadi Plt Gubernur Riau

Pemerintahan Provinsi Riau diguncang kasus korupsi yang menjerat Abdul Wahid.

Ia terjaring dalam serangkaian operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Pekanbaru, pada Senin (3/11/2025).

Sehari setelahnya, Abdul Wahid langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Ia diduga melakukan pemerasan kepada Kepala UPT di Dinas PUPR dan pergeseran anggaran di Pemprov Riau.

Usai jadi tersangka, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menonaktifkan Abdul Wahid dari jabatannya.

Ia kemudian digantikan sementara oleh wakilnya.

Kemendagri mengeluarkan radiogram Nomor: 100.2.1.3/8861/SJ tertanggal 5 November 2025 untuk menunjuk SF Hariyanto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau.

Harta Kekayaan SF Hariyanto

Data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), elhkpn.kpk.go.id, Hariyanto terakhir melaporkan harta kekayaannya kepada negara pada 31 Desember 2024.

Pada tahun tersebut, SF Hariyanto mempunyai total Harta Kekayaan senilai Rp 14.450.188.210

Berikut rincian Harta Kekayaan SF Hariyanto:

Tanah Dan Bangunan Rp 12.108.258.000

Tanah Dan Bangunan Seluas 316 M2/97 M2 Di Kab / Kota Kota Pekanbaru , Hasil Sendiri 795.557.000

Tanah Dan Bangunan Seluas 1283 M2/216 M2 Di Kab / Kota Kota Pekanbaru , Hasil Sendiri 494.175.000

Tanah Dan Bangunan Seluas 144 M2/180 M2 Di Kab / Kota Kota Pekanbaru , Hibah Dengan Akta 451.484.000

Tanah Dan Bangunan Seluas 830 M2/118 M2 Di Kab / Kota Kota Pekanbaru , Hasil Sendiri 305.000.000

Tanah Dan Bangunan Seluas 486 M2/100 M2 Di Kab / Kota Kota Pekanbaru , Hasil Sendiri 683.452.000

Tanah Dan Bangunan Seluas 948 M2/72 M2 Di Kab / Kota Kota Pekanbaru , Hasil Sendiri 681.776.000

Tanah Dan Bangunan Seluas 837 M2/80 M2 Di Kab / Kota Kota Pekanbaru , Hibah Dengan Akta 974.839.000

Tanah Seluas 355 M2 Di Kab / Kota Kota Pekanbaru , Hasil Sendiri 264.975.000

Tanah Dan Bangunan Seluas 300 M2/349 M2 Di Kab / Kota Kota Tangerang Selatan, Hasil Sendiri 3.857.000.000

Tanah Dan Bangunan Seluas 320 M2/576 M2 Di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan , Hasil Sendiri 3.200.000.000

Tanah Seluas 89 M2 Di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan , Hasil Sendiri 400.000.000

Alat Transportasi Dan Mesin Rp 1.700.000.000

Mobil, Toyota Alphard Tahun 2022, Hasil Sendiri 800.000.000

Mobil, Toyota Bz4x At Tahun 2023, Hasil Sendiri 500.000.000

Mobil, Toyota Camry Tahun 2022, Hasil Sendiri 400.000.000

Harta Bergerak Lainnya Rp 216.250.000

Surat Berharga Rp 0

Kas Dan Setara Kas Rp 425.680.210

Harta Lainnya Rp 0

Sub Total Rp 14.450.188.210

Utang Rp 0

Total Harta Kekayaan Rp 14.450.188.210

(Tribunnews.com/Galuh widya Wardani/Endra/Ilham Rian Pratama)(TribunBatam.id/Khistian Tauqid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *