Prediksi Soal TKA Sosiologi SMA 2025: Jenis Kelompok Sosial Komunitas Gerak Kota
Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025 untuk jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat merupakan asesmen nasional yang dirancang untuk mengukur penguasaan materi inti yang telah dipelajari selama masa sekolah. TKA menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan nasional karena berfungsi sebagai alat evaluasi pembelajaran sekaligus syarat wajib bagi siswa kelas XII yang ingin mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Peserta TKA mencakup seluruh siswa kelas XII, baik dari jalur reguler maupun kesetaraan (Paket C), yang terdaftar dalam sistem Dapodik dan Emis. Pelaksanaan TKA tahun ini dibagi menjadi tiga gelombang: 3–4 November, 5–6 November, dan 8–9 November 2025. Hari pertama mengujikan Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, sedangkan hari kedua berisi mata pelajaran sesuai jurusan, termasuk Sosiologi bagi peminatan IPS SMA.
Sebagai bentuk persiapan, soal latihan TKA Sosiologi menjadi bahan penting bagi siswa kelas XII untuk memahami karakter soal dan kompetensi yang diukur. Materi yang diujikan meliputi struktur sosial, mobilitas sosial, interaksi sosial, dinamika kelompok, lembaga sosial, perubahan sosial, konflik dan integrasi, globalisasi, serta teori-teori sosiologi klasik dan modern. Siswa dapat mengakses latihan soal melalui simulasi dari Kemendikdasmen, platform belajar daring, maupun bank soal sekolah. Guru juga dianjurkan memberikan simulasi dan pembahasan soal secara berkala agar siswa terbiasa dengan format asesmen. Bagi siswa kelas XII, latihan TKA Sosiologi bukan hanya sarana meraih skor tinggi, tetapi juga kesempatan untuk memahami relevansi ilmu sosiologi dalam kehidupan nyata dan masa depan mereka.
Soal TKA Sosiologi SMA 2025 dan Kunci Jawaban
Lina adalah seorang mahasiswa yang aktif menggunakan media digital untuk mengakses berbagai konten gaya hidup dan hiburan dari luar negeri. Ia sering mengikuti influencer global yang menampilkan gaya hidup mewah, tren kecantikan, dan standar hidup serba instan. Tanpa disadari, Lina mulai mengubah penampilan, pola konsumsi, serta cara berbicara agar mirip dengan figur publik tersebut. Ia juga mulai merasa tidak percaya diri dengan kehidupannya sendiri dan jarang terlibat dalam kegiatan sosial di kampus. Teman-temannya khawatir karena Lina semakin menjauh dari interaksi nyata dan lebih banyak meniru budaya luar secara berlebihan tanpa mempertimbangkan nilai-nilai lokal maupun kondisi dirinya.
- Apa saja langkah atau sikap kritis yang dapat dilakukan untuk menghindari dampak negatif globalisasi seperti yang dialami Lina?
- A. Mengadopsi pengaruh global secara selektif sambil mempertahankan identitas budaya lokal.
- B. Sepenuhnya mengisolasi diri dari tren global untuk menghindari dampak negatif yang menyertainya.
- C. Mendorong penggunaan media sosial untuk mempromosikan nilai-nilai budaya lokal.
- D. Mengembangkan literasi media untuk menyaring konten secara kritis dan bertanggung jawab.
-
E. Meniru budaya global sepenuhnya agar diterima dalam pergaulan modern sebagai bentuk adaptasi.
Kunci Jawaban: A, C dan D -
Di sebuah kota besar, terdapat komunitas pemuda bernama “Gerak Kota”. Komunitas ini dibentuk oleh anak-anak muda dari latar belakang sosial yang beragam seperti mahasiswa, buruh, seniman jalanan, dan pengusaha muda. Mereka tidak memiliki hubungan kekerabatan atau kesamaan daerah asal, namun terhubung oleh cita-cita yang sama, yaitu mengadvokasi ruang kota yang inklusif dan mendorong ekspresi budaya. Kegiatan mereka meliputi diskusi rutin, pertunjukan seni, dan kampanye sosial melalui media digital.
- Berdasarkan karakteristik tersebut, apakah jenis kelompok sosial komunitas Gerak Kota?
- A. Kelompok primer, karena interaksi anggotanya bersifat akrab dan informal.
- B. Kelompok okupasional, karena terdiri atas individu dari berbagai latar pekerjaan.
- C. Kelompok etnis, karena anggotanya memiliki latar budaya yang sama.
- D. Kelompok sekunder, karena terbentuk atas dasar tujuan dan kepentingan bersama.
-
E. Kerumunan sosial, karena terbentuk secara spontan dari masyarakat sekitar.
Kunci Jawaban: D -
Sebuah tim pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi mengembangkan model pengelolaan sampah berbasis partisipasi warga di sebuah kelurahan padat penduduk. Model ini menggabungkan pemilahan sampah rumah tangga, program bank sampah, serta edukasi rutin tentang pengurangan sampah plastik.
- Setelah diterapkan selama enam bulan, terjadi penurunan signifikan jumlah sampah dan peningkatan kesadaran warga terhadap lingkungan. Melihat dampak positifnya, model ini mulai diadaptasi oleh beberapa sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kebijakan lingkungan.
- Berdasarkan ilustrasi tersebut, jenis penelitian sosial yang sesuai adalah ….
- A. Eksploratif – untuk menggambarkan realitas sosial yang belum diketahui secara jelas.
- B. Verifikatif – untuk menguji kebenaran suatu teori dalam situasi sosial tertentu.
- C. Deskriptif – untuk memetakan tingkat pengelolaan di berbagai sekolah secara statistik.
- D. Praktis – untuk memberikan solusi nyata terhadap persoalan sosial yang diteliti.
- E. Teoritis – untuk merumuskan konsep-konsep baru dalam memahami perilaku menyimpang.
Kunci Jawaban: D
- Perhatikan kutipan jurnal berikut!
- Fitur account switching di media sosial memungkinkan pengguna memiliki lebih dari satu akun. Hal ini melatarbelakangi maraknya penggunaan akun alter di media sosial. Akun alter biasanya dibuat untuk membangun sisi personalitas lain pengguna agar dikenal oleh banyak orang. Akibatnya, banyak akun anonim atau akun palsu yang menampilkan sisi lain dari penggunanya. Penalaran remaja yang belum sempurna dapat membuat mereka kesulitan memanfaatkan akun alter dengan baik.
- Hasil penelitian menemukan bahwa ketika menggunakan akun utama remaja cenderung menampilkan diri yang ideal. Mereka menunjukkan identitas asli mereka secara jelas. Sementara itu, pada akun alter, remaja menyusun profil dengan membangun identitas baru yang tidak menampilkan identitas asli mereka secara jelas.
- Berdasarkan ilustrasi tersebut, apakah dampak negatif paling utama dari fenomena identitas multidimensi terhadap individu?
- A. Ketergantungan pada respons sosial untuk membentuk rasa percaya diri dalam berinteraksi.
- B. Keinginan berlebihan untuk tampil sempurna dalam berbagai platform media sosial yang digunakan.
- C. Kesulitan menjalin hubungan pertemanan yang terbuka karena tekanan untuk menjaga citra tertentu.
- D. Ketidakmampuan membedakan antara citra diri ideal dan jati diri yang sebenarnya secara konsisten.
- E. Kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial karena khawatir tidak sesuai ekspektasi publik.
Kunci Jawaban: D
- Jenis-jenis kerusakan lingkungan hidup – Soal TKA Sosiologi SMA
- Jenis-jenis kerusakan lingkungan hidup – Soal TKA Sosiologi SMA
- Tentukan Sesuai atau Tidak Sesuai pada peran ilmu sosiologi untuk menyikapi kasus pada infografis berikut!
- A. Meneliti dampak kerusakan lingkungan terhadap terjadinya perubahan perilaku sosial masyarakat.
- B. Menganalisis proses peluruhan gas rumah kaca di atmosfer untuk mengurangi pemanasan global.
- C. Mendorong pemberdayaan masyarakat di bidang pengelolaan sampah melalui komunitas bank sampah.
Kunci Jawaban: - A (Sesuai)
- B (Tidak Sesuai)
-
C (Sesuai)
-
Gelombang Korea (Hallyu) telah berkembang dan menyebar pesat satu dekade ini. Musik K-Pop, Drama Korea, mode, makanan dan tren gaya hidup banyak digandrungi anak muda di Indonesia. Pada satu sisi budaya ini memberikan inspirasi budaya baru dan konektivitas global. Di sisi lain, budaya ini juga memengaruhi perilaku remaja, mulai dari konsumerisme berlebih terhadap barang- barang bermerek, pengabaian produk lokal dan standar kecantikan yang tidak realistis. Beberapa kalangan mulai mengungkapkan keprihatinan atas pergeseran nilai dan identitas di kalangan remaja.
- Manakah respon kritis yang tepat untuk menanggapi perubahan sosial tersebut?
- A. Mengikuti tren tanpa syarat sebagai bagian dari masyarakat global.
- B. Mendorong refleksi diri dan literasi media untuk memahami pengaruh budaya.
- C. Menyeimbangkan penghargaan terhadap tren Korea dengan dukungan untuk budaya lokal.
Kunci Jawaban: - A (Tidak Tepat)
- B (Tepat)
-
C (Tepat)
-
Kota Praja merupakan kota multikultural yang memiliki banyak komunitas. Baru-baru ini di kota tersebut terjadi konflik antara penduduk lama dengan pendatang terkait dengan penggunaan ruang publik untuk kegiatan budaya. Penduduk lama merasa tradisi turun- temurun mereka mulai dipinggirkan, sedangkan pendatang mengklaim kebutuhan aktivitas mereka diabaikan. Ketegangan meningkat di media sosial melalui perang tagar dan mulai mengarah pada protes dan ancaman kekerasan. Pemerintah setempat berada di bawah tekanan untuk mengembalikan kedamaian dan mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
- Apa rekomendasi yang dapat diberikan untuk menurunkan tensi konflik berdasarkan kasus tersebut?
- Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
- A. Menegakkan regulasi ketat untuk melarang acara budaya guna menghindari bentrokan antar masyarakat.
- B. Membentuk forum yang dipimpin oleh komunitas untuk pengambilan keputusan partisipatif tentang penggunaan ruang publik.
- C. Memfasilitasi dialog komunitas yang inklusif dengan melibatkan kedua pihak untuk membangun saling pengertian
- D. Menggunakan mediasi oleh pihak ketiga yang netral dan terlatih tentang kepekaan budaya.
-
E. Memisahkan kelompok secara permanen ke kawasan yang berbeda untuk mengurangi interaksi.
Kunci Jawaban: B, C dan D -
Seorang murid ingin melakukan penelitian sosial sederhana mengenai pengaruh pergaulan sebaya terhadap kelekatan hubungan antar anggota keluarga di kalangan remaja. Ia telah merancang beberapa langkah awal, yaitu:
-
- Merumuskan masalah: Apakah terdapat hubungan antara pergaulan sebaya dengan kelekatan hubungan antar anggota keluarga?
-
- Menyusun pertanyaan terbuka sebanyak sepuluh butir untuk menggali pengalaman responden.
-
- Mengolah jawaban informan menjadi bentuk angka dan menganalisisnya dengan aplikasi statistik.
- Berdasarkan langkah-langkah tersebut, manakah pernyataan yang tepat untuk menyempurnakan penelitian tersebut?
- Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
- A. Peneliti perlu memperjelas rumusan masalah agar sesuai dengan pengalaman sosial remaja dalam berinteraksi dengan keluarga dan teman sebaya.
- B. Peneliti perlu mengubah jenis pertanyaan menjadi pertanyaan tertutup agar data lebih mudah dianalisis secara statistik.
- C. Peneliti perlu menyesuaikan kembali isi penelitian agar tidak terlalu rumit dan tetap sesuai dengan kemampuan.
- D. Peneliti perlu menentukan jenis dan jumlah sampel terlebih dahulu sebelum menyusun instrumen pengumpulan data.
- E. Peneliti sebaiknya menggunakan metode observasi partisipatif untuk menggantikan instrumen pertanyaan terbuka.
Kunci Jawaban: A, B dan D
- Anjuran pada infografis tersebut mencerminkan adanya gejala sosial yang timbul akibat penggunaan internet yang tidak terkontrol oleh anak-anak.
- Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan gejala sosial dalam infografis tersebut?
- A. Penggunaan internet pada anak perlu diawasi oleh orang tua agar anak tidak mudah terpapar konten negatif.
- B. Pola asuh yang terlalu longgar terhadap penggunaan internet dapat pembentukan kepribadian anak. memengaruhi
- C. Anak-anak merupakan salah satu kelompok pengguna internet terbesar di Indonesia dan dapat diklasifikasikan berdasarkan jenjang usia.
Kunci Jawaban: - A (Sesuai)
- B (Sesuai)
-
C (Tidak Sesuai)
-
Objek kajian sosiologi memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan cabang ilmu lainnya. Berdasarkan pernyataan berikut, manakah yang paling tepat menggambarkan objek kajian sosiologi?
- A. Gempa bumi berkekuatan 7,7 yang terjadi di Myanmar dan terasa hingga Thailand pada 28 Maret 2025 sebagai akibat pergeseran lempeng bumi.
- B. Kecanduan teknologi di kalangan generasi muda yang mengubah cara berpikir, berperilaku, dan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari.
- C. Long COVID yang menyebabkan gangguan kesehatan fisik dan mental selama berbulan-bulan pada sebagian besar penyintas COVID-19.
- D. Aktivitas vulkanik yang menyebabkan kerusakan infrastruktur dan memaksa masyarakat mengungsi dari daerah rawan bencana.
- E. Penyebaran virus baru yang menimbulkan krisis kesehatan global dan berdampak pada sistem imun tubuh manusia.
Kunci Jawaban: B


