Ringkasan Gempa Bumi di Pacitan, Jawa Timur
Pada tanggal 1 Februari 2026 pukul 06.27 WIB, wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa bumi dengan magnitudo 4,3. Berdasarkan data dari BMKG, pusat gempa berada pada kedalaman 10 km. Gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami dan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Gempa yang terjadi di wilayah Jawa Timur ini termasuk dalam kategori gempa dangkal akibat aktivitas subduksi di zona selatan Pulau Jawa. Informasi mengenai gempa ini dirilis oleh BMKG hanya 2 menit setelah kejadian, sehingga masuk dalam kategori gempa terkini yang banyak dicari masyarakat.
Detail Gempa BMKG Hari Ini
BMKG mencatat detail gempa sebagai berikut:
- Magnitudo: 4,3
- Waktu: 1 Februari 2026, pukul 06:27:27 WIB
- Koordinat: 9.04 LS – 111.27 BT
- Pusat Gempa: 97 km tenggara Pacitan, Jawa Timur
- Kedalaman: 10 km
Dengan kedalaman dangkal, getaran gempa bisa dirasakan di beberapa wilayah sekitar Pacitan dan pesisir selatan Jawa Timur. Meskipun demikian, dampaknya tidak signifikan dan tidak menyebabkan kerusakan yang serius.
Penjelasan BMKG dan Disclaimer
BMKG menegaskan bahwa informasi gempa disampaikan dengan mengutamakan kecepatan agar masyarakat dapat segera waspada. Namun, hasil pengolahan data masih bisa berubah seiring kelengkapan data. Masyarakat diimbau untuk selalu menunggu pembaruan resmi dari BMKG jika terjadi perubahan data magnitudo, kedalaman, atau lokasi pusat gempa.
Cara Memantau Gempa Terkini
Untuk mendapatkan update gempa hari ini dan pusat gempa terkini, masyarakat disarankan memantau sumber resmi seperti:
- Aplikasi resmi BMKG
- Media sosial BMKG
- Website resmi BMKG
Langkah ini penting untuk menghindari hoaks dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Link Resmi untuk Cek Gempa Terkini di Seluruh Indonesia
BMKG menyediakan beberapa sumber resmi untuk memantau gempa bumi secara cepat dan langsung:
-
Gempa Bumi Real-time BMKG – Menampilkan daftar gempa terbaru termasuk waktu kejadian, magnitudo, kedalaman, dan lokasi.
https://www.bmkg.go.id/gempabumi/gempabumi-realtime/ -
Halaman Gempa Bumi Terkini BMKG – Informasi gempa bumi terbaru yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
https://www.bmkg.go.id/gempabumi/ -
InaTEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System) – Situs inti untuk informasi gempa signifikan dan potensi tsunami, termasuk katalog kejadian penting.
https://inatews.bmkg.go.id/eng/m5 -
Aplikasi Resmi Info BMKG – Aplikasi mobile untuk Android dan iOS yang menyediakan informasi gempa bumi real-time, prakiraan cuaca, kualitas udara, serta potensi tsunami.
Download di Play Store / App Store (Info BMKG App)
BMKG juga aktif membagikan update gempa melalui akun media sosialnya (@infoBMKG) di platform seperti X, Facebook, dan Instagram.
Cara Cek Info Gempa di Situs Resmi BMKG
Berikut langkah mudah untuk cek gempa terkini:
- Buka situs utama BMKG: https://www.bmkg.go.id/
- Pilih menu “Gempabumi & Tsunami”.
- Klik “Gempabumi Terkini” atau “Real-time” untuk melihat daftar gempa terbaru.
- Informasi gempa muncul lengkap dengan data magnitudo, lokasi, dan waktu kejadian.
Dengan aplikasi Info BMKG, Anda juga dapat menyalakan notifikasi gempa di ponsel, sehingga mendapat peringatan dini ketika kejadian terjadi.
Mengapa Informasi Gempa BMKG Penting?
BMKG mengoperasikan jaringan seismograf luas dan sistem peringatan dini gempa serta tsunami untuk memberi informasi cepat dan akurat kepada publik. Dalam sistem InaTEWS, informasi gempa dan potensi tsunami dapat terbit hanya dalam beberapa menit setelah gempa terjadi, dengan parameter seperti:
- waktu kejadian
- magnitudo
- kedalaman
- peta guncangan (shakemap)
Info ini sangat penting untuk langkah keselamatan.
Arti Skala I–X pada Informasi Gempa BMKG
Dalam setiap rilis gempa bumi, BMKG tidak hanya menyebut magnitudo, tetapi juga menampilkan skala intensitas I–X. Skala ini dikenal sebagai Skala Intensitas MMI (Modified Mercalli Intensity), yang menggambarkan seberapa kuat gempa dirasakan di permukaan, bukan besar energi gempanya.
Skala I–II (Tidak Dirasakan – Sangat Lemah)
- I: Tidak dirasakan manusia, hanya terekam alat seismograf.
- II: Dirasakan sangat lemah oleh beberapa orang dalam kondisi diam.
Skala III–IV (Lemah)
- III: Dirasakan nyata di dalam rumah, benda gantung sedikit bergoyang.
- IV: Dirasakan banyak orang, pintu dan jendela berderik.
Skala V–VI (Sedang)
- V: Hampir semua orang merasakan, barang ringan jatuh, jam dinding berhenti.
- VI: Kerusakan ringan mulai terjadi, retak rambut pada dinding.
Skala VII–VIII (Kuat – Merusak)
- VII: Kerusakan sedang, bangunan kualitas rendah rusak.
- VIII: Kerusakan berat, dinding runtuh, perabot besar bergeser.
Skala IX–X (Sangat Kuat – Hancur)
- IX: Kerusakan sangat berat, bangunan roboh sebagian besar.
- X: Kehancuran hampir total, tanah retak, infrastruktur lumpuh.
Penting Dipahami
- Magnitudo ≠ Intensitas
Magnitudo: energi gempa (satu nilai).
Intensitas (I–X): dampak gempa di suatu lokasi (bisa berbeda tiap daerah).
Gempa magnitudo kecil bisa terasa kuat jika: - Dangkal
- Dekat pemukiman
- Struktur tanah lunak
Informasi Keselamatan Gempa Bumi
Berikut langkah keselamatan yang disarankan jika terjadi gempa:
Sebelum Gempa
- Siapkan alat darurat seperti senter, radio, dan P3K.
- Identifikasi titik aman di rumah (bawah meja yang kuat, sudut ruangan).
- Lakukan latihan evakuasi secara berkala.
Saat Gempa
- Drop, Cover, and Hold On — turun ke lantai, berlindung di bawah meja kokoh, dan pegang posisi sampai getaran berhenti.
- Jauhi jendela kaca, rak tinggi, dan peralatan yang bisa jatuh.
Setelah Gempa
- Periksa keselamatan diri dan orang sekitar.
- Waspadai gempa susulan.
- Jika di daerah pesisir dan merasa gempa kuat berkepanjangan, siaga potensi tsunami — segera menjauhi pantai.
Mengetahui lokasi titik aman dan rencana evakuasi keluarga dapat menyelamatkan nyawa saat kejadian.


