Visi dan Strategi Ekspansi Fast Retailing
Pemilik bisnis ritel fashion Fast Retailing, yang menaungi brand Uniqlo dan GU, tetap optimis terhadap prospek bisnis ritel meskipun situasi ekonomi saat ini sedang mengalami penurunan. Koji Yanai, Direktur Fast Retailing Co Ltd, yang juga anak dari pendiri Uniqlo Tadashi Yanai, menyatakan keyakinan bahwa bisnis Uniqlo dan merek-merek lainnya masih memiliki potensi pertumbuhan di masa depan.
Dia menjelaskan bahwa meskipun banyak bisnis ritel yang mengalami kesulitan, Fast Retailing masih memiliki peluang besar karena ada pasar-pasar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Salah satu contohnya adalah negara-negara Eropa seperti Polandia, yang belum masuk dalam strategi ekspansi perusahaan.
Koji Yanai juga menyampaikan bahwa rencana ekspansi akan terus dilakukan oleh perusahaan. Hal ini sejalan dengan kebijakan Fast Retailing untuk memperluas jaringan toko di berbagai wilayah global.
Jumlah Toko dan Distribusi Pasar
Sementara itu, Gary Conway, Corporate Communications Fast Retailing, menjelaskan bahwa saat ini Uniqlo telah hadir di Asia, Eropa, dan Oseania. Total jumlah toko Uniqlo mencapai 2.500, dengan rincian sebagai berikut:
- Jepang: 794 toko
- Asia Tenggara dan Oseania: 397 toko
- Tiongkok Raya: 1.008 toko
- Amerika Utara: 106 toko
- Korea Selatan: 132 toko
- Eropa: 82 toko
Kinerja Bisnis yang Mengesankan
Fast Retailing melaporkan kinerja bisnis konsolidasi tertinggi sepanjang masa. Hasil positif ini didorong oleh kinerja Uniqlo Jepang yang mencatat pendapatan melampaui satu triliun yen untuk pertama kalinya, serta kinerja internasional yang memecahkan rekor.
Selama periode dua belas bulan yang berakhir pada 31 Agustus 2025, Fast Retailing mencatat peningkatan signifikan dalam pendapatan dan laba. Pendapatan konsolidasi meningkat menjadi ¥3,4005 triliun (naik 9,6% secara tahunan), sementara laba usaha meningkat 13,6% menjadi ¥551,1 miliar.
Perusahaan juga mencatat pendapatan keuangan bersih setelah biaya sebesar ¥86,3 miliar, yang terdiri dari pendapatan bunga sebesar ¥52,4 miliar dan keuntungan selisih kurs sebesar ¥33,8 miliar. Akibatnya, laba sebelum pajak penghasilan meningkat 16,8% menjadi ¥650,5 miliar, sementara laba yang diatribusikan kepada pemilik Induk meningkat 16,4% menjadi ¥433,0 miliar.
Proyeksi Kinerja Tahun Fiskal 2026
Fast Retailing mengumumkan proyeksinya untuk tahun fiskal 2026, yang memproyeksikan pendapatan konsolidasi tumbuh 10,3% menjadi ¥3,75 triliun, dan laba usaha naik 10,7% menjadi ¥610,0 miliar. Laba yang diatribusikan kepada pemilik Induk diproyeksikan tumbuh 0,5% menjadi ¥435,0 miliar.
Dividen tahunan per saham diproyeksikan sebesar ¥520, dibagi atas dividen interim dan akhir tahun masing-masing sebesar ¥260; meningkat sebesar ¥20 dibandingkan dengan tahun fiskal 2025.
Kinerja Segmen Bisnis
UNIQLO Jepang melaporkan peningkatan pendapatan dan laba yang signifikan, dengan pendapatan mencapai ¥1,0260 triliun (naik 10,1% dari tahun sebelumnya) dan laba bisnis meningkat 17,5% menjadi ¥181,3 miliar. Laba operasional meningkat 18,4% menjadi ¥184,4 miliar.
Di sisi lain, UNIQLO International mencatat kinerja tertinggi yang memecahkan rekor pada tahun fiskal 2025, dengan pendapatan naik 11,6% menjadi ¥1,9102 triliun dan laba bisnis meningkat 10,6% menjadi ¥305,3 miliar.
Pasar UNIQLO Tiongkok Daratan sedang menjalani proses reformasi struktural bisnis, dengan hasil yang diharapkan akan muncul dalam jangka menengah. Sementara itu, UNIQLO Amerika Utara dan Eropa mencatat peningkatan signifikan dalam pendapatan dan laba.
Perkembangan Merek Lain
GU, merek fesyen kasual Grup, melaporkan peningkatan pendapatan tetapi mengalami kontraksi laba yang signifikan pada tahun fiskal 2025. Sementara itu, segmen Merek Global melaporkan penurunan pendapatan tetapi peningkatan laba. Di sisi lain, merek PLST menghasilkan peningkatan pendapatan dan laba yang signifikan karena penjualan yang kuat untuk produk-produk populer.
Saat ini, Fast Retailing memiliki enam brand internasional, yaitu Uniqlo, PLST, Theory, J Brand, Comptoir des Cotonniers, Helmut Lang, dan Princesse Tam-Tam.


