Panggung Futsal Pelajar Menuju Eropa Dibuka di Gresik

Posted on

Turnamen Futsal TPAAF 2026 di Gresik: Panggung untuk Bakat Muda Jawa Timur

Turnamen futsal bergengsi Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) Jatim Series #1 2026 resmi dibuka di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Acara ini berlangsung pada Jumat (12/6/2026) dan menjadi ajang penting bagi para pemain muda yang ingin menembus panggung internasional.

Pembukaan turnamen ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Selain itu, hadir pula sejumlah tokoh penting seperti Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Syahrul Munir, Ketua Federasi Futsal Indonesia, Michael Victor Sianipar, serta perwakilan dari PT Freeport Indonesia dan Tribun Network.

Turnamen TPAAF 2026 akan berlangsung hingga Kamis, 18 Juni 2026. Diikuti oleh 16 tim SMA/SMK terbaik yang dibagi dalam empat grup. Tujuan utama dari ajang ini adalah sebagai wadah untuk menyalurkan bakat atlet muda Jawa Timur, khususnya dalam bidang futsal.

Harapan dari Wakil Gubernur Jawa Timur

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyampaikan harapannya agar TPAAF menjadi sarana positif bagi generasi muda. Ia menekankan bahwa ajang ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan semangat sportivitas dan penggunaan waktu secara produktif.

“Kita buktikan di TPAAF generasi z bukanlah generasi mager. Semoga TPAAF menjadi ajang dampak positif anak-anak muda kita semuanya,” ujarnya.

Visi dari CEO Tribun Network

CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, menjelaskan bahwa TPAAF 2026 merupakan inisiatif yang didukung oleh PT Freeport Indonesia. Ia berharap ajang ini dapat menjadi langkah awal menuju kompetisi tingkat provinsi dan nasional. Selain itu, pemain terbaik akan diberangkatkan ke Spanyol untuk pelatihan lanjutan.

“Kita berharap talenta-talenta Gresik dan Indonesia tidak hanya menjadi pemain terbaik di Indonesia, tetapi juga di tingkat internasional,” tambahnya.

Peran Federasi Futsal Indonesia

Ketua Federasi Futsal Indonesia, Michael Victor Sianipar, menilai TPAAF 2026 sebagai inisiatif penting yang mampu memperkaya ekosistem futsal di Indonesia. Ia juga menyebutkan bahwa pemain terbaik akan diberangkatkan ke Spanyol untuk meningkatkan kemampuan mereka.

“Semakin banyak kompetisi, semakin baik untuk meningkatkan peringkat Timnas Futsal Indonesia yang saat ini berada di peringkat 14 dunia,” ujarnya.

Dukungan dari PT Freeport Indonesia

Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia, Katri Kisnati, mengapresiasi penyelenggaraan TPAAF 2026 di Gresik. Ia menekankan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana perusahaan mendukung pengembangan anak muda.

“Kami sangat bangga untuk ikut berpartisipasi membuka pintu kesempatan bagi anak muda Gresik,” tuturnya.

Laga Perdana yang Mengesankan

Laga perdana TPAAF 2026 di Gresik berlangsung dengan antusias. SMAN 1 Sidayu menang telak 8-0 atas SMAN 1 Balongpanggang. Gol-gol dicetak oleh Fembri, Faisul, Jabbar, dan A’an yang mencatat tiga gol dalam pertandingan tersebut.

Sementara itu, laga SMKN 1 Kalitengah vs SMAN 1 Menganti juga berjalan menarik. Meski skor akhir 7-2 untuk kemenangan SMKN 1 Kalitengah, pertandingan sempat berjalan ketat dengan beberapa gol yang tercipta.

Di laga lainnya, SMA Muhammadiyah 1 Gresik berhasil menang tipis 3-2 atas SMK Islamic Con melalui drama kejar-kejaran gol. Pertandingan ini menunjukkan intensitas yang tinggi dan kualitas permainan yang baik.

Kesimpulan

Turnamen TPAAF 2026 di Gresik menjadi momen penting bagi para pemain muda Jawa Timur. Selain menjadi ajang kompetisi, ajang ini juga menjadi wadah untuk pengembangan bakat olahraga dan peningkatan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, TPAAF 2026 diharapkan menjadi awal dari kiprah gemilang para atlet muda Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *