Kisah Hafithar, Bocah yang Berjuang 70 Kilometer untuk Sekolah
Seorang bocah SD bernama Hafithar (8 tahun) menjadi sorotan publik setelah kisahnya menginspirasi banyak orang. Setiap hari, ia harus menempuh jarak sekitar 70 kilometer dari Tangerang ke Jakarta Timur hanya untuk bersekolah di SDN Klender 04. Perjalanan ini dilakukan sendirian menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) dengan waktu tempuh hingga tiga jam. Keberaniannya dan semangatnya membuat Wali Kota Jakarta Timur terharu dan memberikan dukungan penuh.
Hafithar awalnya tinggal bersama ibunya di kawasan Klender, Jakarta Timur. Namun, kondisi keluarga berubah setelah ayahnya meninggal dunia ketika usianya lima tahun. Untuk mencari nafkah, ibunya akhirnya bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di wilayah Tangerang. Karena alasan tersebut, Hafithar ikut pindah ke Tangerang dan tinggal di kontrakan. Meski begitu, ia tetap setia bersekolah di SDN Klender 04, Jakarta Timur.
Semangat Hafithar Menginspirasi Banyak Orang
Pengakuan dari pihak sekolah menyebutkan bahwa Hafithar tidak pernah terlambat datang ke sekolah, bahkan meskipun harus berangkat sejak pukul 03.00 WIB. Ia juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan telah hafal Iqra dua atau tiga. Semangatnya ini menjadi contoh bagi teman-temannya. Bahkan, Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta, bertemu langsung dengan Hafithar dan memberikan hadiah spesial seperti bola yang ditandatangani oleh pemain Persija Jakarta, Bambang Pamungkas dan Eksel Runtukahu.
Rano Karno mengungkapkan rasa kagumnya terhadap Hafithar. “Ini dia yang bapak nonton tiap hari nih, hebat kamu nak, apa kabar, sehat?” tanyanya. Hafithar menjawab dengan antusias, mengatakan dirinya berangkat pukul 03.00 WIB setiap hari. Dalam pertemuan itu, Rano juga meminta Hafithar tetap sekolah di Jakarta dan memberinya kesempatan untuk duduk di kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Dukungan Penuh dari Pemerintah
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, merasa terharu dengan semangat Hafithar. Ia menyatakan akan memberikan peralatan sekolah seperti tas, sepatu, dan seragam kepada bocah tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan memastikan pendidikan Hafithar berjalan lancar. Munjirin menegaskan bahwa proses pemindahan Hafithar ke sekolah dekat rumahnya di Tangerang akan dilakukan pada tahun ajaran baru.
Saat ini, Hafithar tinggal sementara di rumah temannya bernama Gibran yang berada di Kecamatan Duren Sawit. Ini adalah langkah sementara hingga ia bisa pindah ke sekolah yang lebih dekat dengan tempat tinggal barunya. Munjirin juga berkoordinasi dengan guru, camat, dan lurah tempat Hafithar bersekolah untuk membahas rencana pemindahan tersebut.
Latar Belakang Sosok Munjirin
Munjirin, Wali Kota Jakarta Timur, memiliki latar belakang karier yang cukup panjang di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Ia mulai bekerja sejak tahun 1994 dan telah menjabat berbagai posisi penting. Sebelum menjadi Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin pernah menjabat sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan. Ia juga sempat menjabat sebagai Kepala Suku Dinas Kehutanan Kota Administrasi Jakarta Pusat.
Selama masa karier, Munjirin telah meraih beberapa penghargaan, termasuk SLKS 20 Tahun dari Presiden RI tahun 2015 dan penghargaan Masa Kerja 15 Tahun dari Gubernur DKI Jakarta di tahun 2009. Saat ini, ia tengah menempuh pendidikan S3 Doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Kehidupan Hafithar di Sekolah
Di SDN Klender 04, Hafithar dikenal sebagai siswa yang baik dan aktif. Ia tidak pernah terlambat datang ke sekolah, bahkan saat harus menempuh perjalanan jauh. Guru-guru juga mengapresiasi semangatnya dalam belajar dan keikutsertaannya dalam kegiatan ekstrakurikuler. Plt Kepala SDN Klender 04, Dwiyanti Lestari, menyatakan bahwa Hafithar akan pindah sekolah ke wilayah Bogor atau lokasi yang lebih dekat dengan tempat tinggal barunya pada Desember 2025 mendatang.
Hafithar juga memiliki cita-cita ingin menjadi tentara. Dengan semangat dan tekadnya, ia menjadi contoh bagi banyak orang. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat akan terus diberikan agar ia bisa meraih impian dan masa depan yang cerah.


