Menteri Keuangan Purbaya Disukai dengan Gaya Koboi, Pakar: Jarang Ada Menteri Jadi Sorotan Media

Posted on

Purbaya Yudhi Sadewa: Menteri Keuangan yang Menggemparkan Dinamika Politik dan Ekonomi

Purbaya Yudhi Sadewa, seorang menteri keuangan yang baru saja menjabat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, telah menjadi sorotan utama dalam dinamika politik dan ekonomi nasional. Dalam waktu kurang dari setahun masa pemerintahannya, ia berhasil menciptakan gelombang optimisme di tengah masyarakat. Pengamat politik dari Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, menyebutkan bahwa kemunculan Purbaya memberikan angin segar bagi pemerintahan saat ini.

Dengan gaya khasnya yang seperti koboi dan langkah-langkah kebijakan yang berani, Purbaya berhasil mencuri perhatian publik dan media. Ia dianggap mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan yang tidak konvensional, namun justru mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Sejak resmi menjabat sebagai Menkeu, berbagai terobosan yang diusung Purbaya tak hanya menjadi bahan perbincangan, tapi juga kerap menjadi viral di media sosial. Gaya komunikasinya yang lugas dan kebijakannya yang progresif menjadikannya figur yang semakin menarik di mata publik.

Hendri Satrio mengatakan bahwa Purbaya mungkin akan menjadi fenomena media darling yang tidak biasa karena selama ini sangat jarang terjadi, apalagi terhadap Menteri Keuangan. “Mungkin hasil timnas kita lawan Arab Saudi pun akan dikomentari oleh Purbaya dan bisa viral juga itu nanti. Jadi ini fenomena media darling yang nggak biasa, mana ada Menteri Keuangan media darling, jarang terjadi,” ujarnya.

Gebrakan Purbaya Selama Jabat Menkeu

Salurkan Dana Rp200 Triliun ke Bank Himbara

Purbaya menyalurkan sekitar Rp200 triliun dari kas negara yang selama ini mengendap di rekening BI ke lima bank nasional, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Tabungan Negara (BTN). Tujuan dana tersebut disalurkan untuk mendukung ketersediaan likuiditas guna mendorong peningkatan penyaluran kredit sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pastikan Cukai Rokok Tak Naik 2026

Purbaya juga memastikan tidak ada kenaikan tarif cukai rokok pada 2026 mendatang. Pihaknya, kata Purbaya, tengah menyiapkan sistem khusus industri hasil tembakau (IHT) dengan konsep sentralisasi dengan melibatkan pelaku industri kecil hingga besar. Harapannya, sistem itu bisa menekan peredaran rokok ilegal yang selama ini tidak membayar pajak.

Kejar Penunggak Pajak

Selanjutnya, Purbaya menyatakan tengah mengejar 200 penunggak pajak yang sudah berkekuatan hukum (inkracht) dan targetnya negara bisa mengantongi Rp 60 triliun. Dengan adanya status yang sudah inkracht secara hukum, kata Purbaya, membuat para penunggak pajak besar tidak bisa menghindar lagi.

Ancam Tarik Anggaran Kementerian yang Tak Bisa Belanja

Purbaya juga menyampaikan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan dana menganggur di kementerian dan lembaga yang serapannya belum optimal. Dana yang ditarik dari kementerian itu akan segera didistribusikan ke program-program lain yang siap berjalan.

Tarik Dana MBG yang Tak Terserap Optimal

Selain itu, Purbaya juga menyatakan bakal menarik anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) jika dananya tidak terserap maksimal, terhitung akhir Oktober hingga Desember. Purbaya menegaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari disiplin fiskal dan efisiensi belanja negara.

Desak Pembangunan Kilang Minyak

Purbaya meminta PT Pertamina (Persero) segera merealisasikan pembangunan kilang minyak yang telah lama direncanakan. Dia mengatakan, langkah ini penting untuk menekan subsidi BBM yang terus membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pangkas Transfer ke Daerah

Purbaya menyatakan bakal memotong anggaran transfer ke daerah (TKD) 2026. Namun, sejumlah gubernur dari berbagai daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), meminta agar Purbaya tak memotong anggaran TKD tersebut.








Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *