Louis van Gaal, Pelatih Timnas Indonesia yang Sukses Latih Bayern Muenchen dan Belanda

Posted on

Louis van Gaal, Pelatih Legendaris yang Dirumorkan Jadi Calon Pelatih Timnas Indonesia

Louis van Gaal, pelatih asal Belanda yang memiliki reputasi besar di dunia sepak bola, kembali menjadi sorotan setelah munculnya rumor bahwa ia akan menjadi calon pelatih Timnas Indonesia. Kebijakan ini terjadi setelah Patrick Kluivert dipecat oleh PSSI. Van Gaal, yang dikenal dengan filosofi permainan terstruktur dan disiplin tinggi, telah membuktikan kemampuannya dalam berbagai klub besar seperti Ajax Amsterdam, Bayern Munich, Barcelona, dan Manchester United.

Media luar negeri 433 mengungkap bahwa Louis van Gaal akan mengadakan konferensi pers besar pada Senin (20/10/2025). Dalam konferensi tersebut, ia akan membawa berita besar yang berkaitan dengan karier kepelatihannya. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa Van Gaal akan menjadi pengganti Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Ketua PSSI Erick Thohir sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan pernyataan resmi terkait pengganti Kluivert. Meski belum ada pengumuman resmi hingga hari Sabtu (18/10/2025) malam WIB, rumor tentang Van Gaal semakin kuat setelah jurnalis media The Touchline, Victor Catalina, memberikan kepastian bahwa pelatih legendaris itu akan menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Jika benar, maka Louis van Gaal akan menjadi sosok penting bagi sepak bola nasional. Dengan pengalaman dan karakter kuat, ia bisa membantu memperkuat fondasi taktis dan mental Timnas Indonesia.

Profil Louis van Gaal

Louis van Gaal lahir di Amsterdam pada 8 Agustus 1951. Ia dikenal dengan filosofi permainan yang menekankan kolektivitas dan disiplin tinggi. Dalam karier panjangnya, Van Gaal telah mengoleksi 20 trofi bergengsi, termasuk membawa Ajax Amsterdam menjuarai Liga Champions 1995. Ia juga pernah sukses menukangi Bayern Munich, Barcelona, hingga Manchester United.

Di level klub, Van Gaal berhasil membawa Barcelona juara Liga Spanyol dua kali (1998/1999 dan 1997/1998). Di Bayern, ia pernah mengalungkan gelar Liga Jerman dan DFB Pokal musim 2009/2010. Sementara di MU, ia hanya pernah membawa Setan Merah juara Piala FA 2015/2016.

Dari tangannya lahir pemain besar seperti Patrick Kluivert, Edgar Davids, Clarence Seedorf, hingga Xavi Hernandez. Sebelum menjadi pelatih, Van Gaal lebih dulu berkarier sebagai pemain. Lulusan akademi Ajax ini menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya bersama Royal Antwerp di Belgia.

Usai pensiun, ia memulai perjalanan kepelatihan dari bawah sebagai asisten pelatih AZ Alkmaar pada 1986. Kesempatan besar datang pada 1991 ketika ia dipercaya menangani Ajax. Dalam enam tahun, ia mempersembahkan 11 gelar, termasuk tiga Eredivisie dan satu Liga Champions.

Kesuksesan itu membuka jalan ke klub-klub besar seperti Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester United. Di level internasional, Van Gaal tiga kali melatih timnas Belanda, dengan pencapaian terbaik membawa Oranje finis ketiga di Piala Dunia 2014.

Menurut data Transfermarkt, Van Gaal telah memimpin lebih dari 928 pertandingan resmi, menjadikannya salah satu pelatih paling berpengalaman di sepak bola modern. Dari 928 sebagai pelatih, ia memperoleh 563 menang, 182 imbang dan 183 kalah. Rapor tersebut tentu sangat menarik.

Kini, di usia 74 tahun, ia masih aktif sebagai Konsultan Akademi Ajax, fokus membina generasi muda Belanda agar siap bersaing di level internasional.

Biodata Louis van Gaal

  • Nama lengkap: Aloysius Paulus Maria van Gaal
  • Tanggal lahir: 8 Agustus 1951 (Usia 74 tahun pada 2025)
  • Kewarganegaraan: Belanda
  • Karier sebagai pemain: Pernah bermain sebagai gelandang di klub-Belanda dan Belgia seperti Ajax, Royal Antwerp, Sparta Rotterdam, AZ Alkmaar.
  • Karier sebagai pelatih: Menangani Timnas Belanda, Ajax, Barcelona, Bayern Munich, Manchester United serta Timnas Belanda.
  • Pencapaian: Meraih 20 trofi di level klub.

Louis van Gaal dan Spekulasi Jabatan Direktur Teknik

Sebelumnya, Louis van Gaal juga sempat dirumorkan akan menjadi Direktur Teknik Timnas Indonesia. Rumor ini muncul bersamaan dengan kabar Patrick Kluivert yang akan menjadi pelatih Timnas Indonesia. Van Gaal muncul kembali setelah lama tak tampak di media.

Pada kesempatan itu, Louis van Gaal bak menggoda penggemar sepak bola. Hal itu tampak dari media Belanda, ESPN NL. Padahal LvG, singkatan nama Louis van Gaal, memutuskan pensiun dari dunia si kulit bundar setelah menangani Belanda di Piala Dunia 2022 lalu.

Kemunculan van Gaal di ESPN NL dikemas dalam sebuah video singkat. Video berdurasi 15 detik tersebut menampakkan Louis van Gaal yang seperti sedang bersiap melakukan hal besar. Pasalnya pria berusia 73 tahun itu nampak menggunakan setelan jas resmi sebagaimana yang sering ia lakukan saat melatih dahulu.

Ia mengancingkan jasnya dan membenahi dasi yang ia kenakan. Tak cuma itu, ia juga mengucapkan kata-kata yang menguatkan indikasi dirinya akan kembali beraksi. “Apakah Anda siap?” kata van Gaal dalam video tersebut.

Kemunculan van Gaal dengan gimmick sebagaimana di video tersebut membuat spekulasi dirinya akan mengisi pos Direktur Teknik Timnas Indonesia menguat. Bisa saja ungkapan van Gaal itu diartikan sebagai tantangan baru yang akan diambil sang pelatih.

Terlepas dari itu, van Gaal sebenarnya memang memiliki pengalaman sebagai seorang Direktur Teknik. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Teknik Ajax Amsterdam. Hal itu terjadi pada 1 November 2003 hingga 31 Oktober 2004, sebagaimana dikutip dari Transfermarkt.

Ia mengakhiri jabatannya di Ajax karena berkonflik dengan pelatih tim saat itu, Ronald Koeman. Setelah itu, ia melanjutkan petualangan sebagai pelatih di beberapa klub. Klub Belanda, AZ Alkmaar, menjadi yang beruntung mendapatkan penanganan dari van Gaal.

Ia cukup lama berada di klub tersebut. Sang meneer menangani AZ Alkmaar selama empat tahun lamanya. Masa kepelatihannya di sana dimulai pada 1 Juli 2005 hingga 30 Juni 2009. Ia lalu memutuskan menerima pinangan Bayern Munchen pada awal musim 2009.

Van Gaal juga pernah menolak posisi sebagai Direktur Teknik Timnas Belanda pada medio 2014 lalu. Ia lebih memilih menjadi pelatih Manchester United yang masih dalam masa peralihan. Manchester United menjadi tim terakhir yang dilatih van Gaal. Setelah itu, ia kembali melatih Timnas Belanda yang sedang berjuang merebut tiket Piala Dunia.

Tugas kepelatihannya yang terakhir datang bersama Timnas Belanda di Piala Dunia 2022 lalu. Sayangnya, skuad asuhannya gagal menjadi juara setelah kalah dari Argentina di babak perempat final.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *