Laga Perdana Persikad Depok Kontra Sumsel United Hari Ini

Posted on

Persikad Depok Siap Tampil Perdana di Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026

Persikad Depok akan melakoni laga perdana dalam kompetisi Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 dengan menjamu Sumsel United di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, yang menjadi markas tim. Pertandingan ini dijadwalkan kick-off pada pukul 15.30 WIB. Penggemar sepak bola dapat menyaksikan pertandingan ini secara langsung melalui streaming Vidio.

Sehari sebelum laga, klub menggelar launching di salah satu hotel di bilangan Margonda, Depok. Dalam kesempatan itu, Presiden Persikad Depok, Muhamad Rijal Bey menyampaikan optimisme bahwa timnya mampu meraih hasil positif di laga perdana. Ia menegaskan bahwa persiapan tim telah maksimal dan siap untuk bertanding. “Kami sudah siap untuk besok, dan mudah-mudahan kita bisa meraih kemenangan,” ujarnya.

Rijal menyatakan bahwa skuad Persikad Depok saat ini telah memenuhi harapan manajemen. Menurutnya, semua aspek berjalan lancar tanpa kendala. Ia juga menekankan bahwa tim yang dipimpin saat ini berbeda dari sebelumnya, karena susunan pemain hingga kepengurusan seluruhnya baru. “Jadi pokoknya kami beda, yang ini sekarang adalah bagaimana kita bisa membangkitkan sepak bola Depok.”

Pelatih dan Skuad yang Berkomitmen

Persikad Depok dipimpin oleh Ridwan Saragih sebagai kepala pelatih untuk musim ini. Menurut Rijal, pelatih ini telah menyatakan pola permainan yang diterapkan akan dinamis setiap pertandingan, sesuai dengan lawan yang dihadapi.

Dalam acara launching klub tersebut, Persikad Depok memperkenalkan skuad yang akan mengarungi kompetisi Liga 2. Mereka akan diperkuat tiga pemain asing, yaitu gelandang serang asal Uzbekistan Kamron Saydazimov, penyerang Prancis Enzo Celestine, dan bek tengah Aljazair Mohamed Riad Belhadj Kacem.

Selain itu, tim ini juga akan diisi pemain berlabel Timnas Indonesia U-20, seperti Luthfi Kamal, serta mantan sayap kanan Bali United, Dillan Rinaldi.

Asisten Pelatih Persikad Depok, Susanto, menyatakan bahwa tim belum mematok target khusus di kompetisi ini. Biasanya, kata dia, target awal musim lebih fokus pada pembentukan karakteristik tim. “Yang penting saat ini adalah mengembangkan performa dan kekompakan tim dalam menjalankan strategi pelatih,” ujarnya.

Anggaran dan Pemain Baru

Mengenai anggaran dan belanja pemain, manager Persikad Depok Diego Tobi tidak mau membahas detailnya. Ia menyatakan bahwa pembahasan terkait belanja pemain akan dilakukan di internal manajemen tim. Selain itu, ada akademi Pro U-19 yang turut berkontribusi dalam pengembangan pemain.

Menurut data transfermarket, Persikad Depok merekrut pemain dengan nilai pasar fantastis. Berikut daftarnya:

  1. Lutfi Masrohan eks kiper Persiku Kudus datang dengan status bebas transfer. Adapun nilai pasar Rp 1,74 miliar.
  2. Mochammad Zaenuri, mantan bek tengah Persis Solo didatangkan dengan status bebas transfer. Adapun nilai pasarnya Rp 1,74 miliar.
  3. Yudi Safrizal mantan bek Nusantara Lampung FC status bebas transfer dengan nilai pasar Rp 869 juta.
  4. Riad Belhadj bek tengah yang diboyong dari CSKA 1948 II senilai Rp 434 juta.
  5. Vikra Fahlepi mantan bek tengah Rans Nusantara FC status bebas transfer dengan nilai pasar Rp 434 juta.
  6. Nasir mantan bek kiri Deltras FC juga berstatus bebas transfer.
  7. Luthfi Kamal, eks gelandang bertahan Timnas Indonesia U-20 yang didatangkan dari Bali United berstatus bebas transfer dari nilai pasar Rp 1,74 miliar.
  8. Kamron eks gelandang serang Surtan Ghuzar, Uzbekistan status bebas transfer dengan nilai pasar Rp 869 juta.
  9. Enzo eks Persibo Bojonegoro status bebas transfer dengan nilai pasar Rp 3,4 miliar.

Sisa pemain yang bergabung di Persikad Depok belum diketahui nilai pasarnya. Namun, rata-rata berstatus bebas transfer.

Visi untuk Masa Depan Sepak Bola Depok

Pada kesempatan tersebut, Rijal mengungkapkan tekadnya untuk membawa Persikad Depok ke level tertinggi di kancah sepak bola. Ia mengusung tiga visi utama. Pertama, menciptakan kualitas sepak bola dengan sportifitas dan profesionalitas. Kedua, mengangkat prestasi Depok ke tingkat nasional dan internasional melalui kompetisi, pelatihan intensif, dan kolaborasi semua pihak. Terakhir, mendorong partisipasi masyarakat dalam sepak bola secara luas, dengan menaruh perhatian besar untuk komunitas sepak bola yang kondusif dan solid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *