Kehidupan dan Perjalanan Syifa, Atlet Teqball yang Menginspirasi
Awal Mula Perkenalan dengan Olahraga Teqball
Zahrotus Syifa, akrab disapa Syifa, adalah seorang atlet muda yang berasal dari desa terpencil di Kabupaten Rupat, Provinsi Riau. Meski tinggal di lingkungan yang sederhana, ia berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan dalam olahraga Teqball. Dalam wawancara dengan PasarModern.com, Syifa mengungkapkan bahwa awalnya ia bermain sepak takraw selama tujuh tahun. Pada saat itu, ia mendengar tentang kompetisi internasional Teqball di Bahrain. Informasi tersebut berasal dari pelatihnya, Pak Safrudin atau dikenal juga sebagai Pak Majid.
Karena kesamaan dasar permainan antara sepak takraw dan Teqball, Syifa merasa tertarik untuk mencoba olahraga baru ini. Ia percaya diri bahwa pengalamannya dalam sepak takraw bisa menjadi bekal untuk berkompetisi dalam Teqball. Setelah memastikan kemampuannya, Syifa kemudian ditawarkan untuk mengikuti latihan lebih serius.
Persiapan untuk Kompetisi Internasional
Syifa menjalani dua minggu latihan intensif dalam olahraga Teqball. Dasar dari sepak takraw yang sudah ia kuasai membantunya fokus pada teknik dan cara bermain Teqball. Selanjutnya, ia melanjutkan pelatihan selama dua bulan di Sukabumi untuk meningkatkan skill dan pemahaman tentang olahraga ini. Selama masa pelatihan tersebut, Syifa berlatih keras hingga akhirnya siap mewakili Indonesia dalam ajang Asian Youth Games 2025 di Bahrain.
Prestasi yang Menginspirasi
Di ajang Asian Youth Games 2025, Syifa berhasil meraih medali perunggu setelah mengalahkan atlet Teqball asal Irak, Narjis Al Dulami. Ini adalah prestasi pertamanya dalam kompetisi internasional. Syifa tidak memiliki target khusus, namun ia yakin bahwa pengalaman dalam sepak takraw memberinya kepercayaan diri untuk memberikan yang terbaik.
Dukungan Keluarga dan Motivasi
Keluarga Syifa, yang terdiri dari ayah Supianto, seorang petani karet, dan ibu Rubiana, seorang ibu rumah tangga, sangat mendukung keinginan Syifa untuk berkompetisi. Meskipun hidup dalam kesederhanaan, mereka memberikan dukungan penuh kepada Syifa. Adik-adiknya juga bangga dengan prestasi kakaknya, meskipun belum tahu apakah mereka akan mengikuti jejak Syifa.
Harapan dan Tantangan di Masa Depan
Meskipun ini hanya tahap awal bagi Syifa, ia menyadari bahwa tantangan di masa depan akan lebih besar. Namun, ia tetap antusias dan ingin terus berbagi pengalamannya. Dengan tekad yang kuat dan semangat yang luar biasa, Syifa berharap bisa menjadi atlet profesional di tingkat nasional maupun internasional.
Kesimpulan
Perjalanan Syifa menggambarkan betapa pentingnya ketekunan, dukungan keluarga, dan motivasi dalam meraih mimpi. Dari tempat yang terpencil dengan fasilitas sederhana, ia berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan. Semangat dan tekadnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama anak-anak di daerah terpencil yang ingin meraih impian mereka.
