IHSG Hari Ini Mampu Bertahan di 7.000? Cek Analisis dan Rekomendasi Saham Selasa

Posted on

Proyeksi Penguatan IHSG yang Terbatas pada Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mengalami penguatan terbatas pada hari ini, Selasa (15/7/2025). Pada penutupan bursa pekan lalu, IHSG ditutup dengan kenaikan sebesar 49,71 poin atau 0,71 persen, mencapai level 7.097.

Perkembangan ekonomi China menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar. Nilai ekspor China meningkat menjadi 5,8 persen secara tahunan, naik dari sebelumnya 4,8 persen. Sementara itu, impor China juga mengalami kenaikan menjadi 1,1 persen, dibandingkan dengan -3,4 persen sebelumnya. Hal ini menyebabkan surplus neraca perdagangan China meningkat menjadi 114,77 juta dolar AS, naik dari 103,22 juta dolar AS sebelumnya.

Peningkatan ekspor ke Amerika Serikat mulai stabil setelah sempat mengalami penurunan tajam lebih dari 34 persen pada Mei lalu. Meskipun jumlah perdagangan dengan AS turun, China tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasar tersebut dan mulai mengalihkan perdagangannya ke negara-negara di Asia Tenggara, yang mencatat pertumbuhan hingga 17 persen secara tahunan.

Di dalam negeri, ancaman tarif impor sebesar 32 persen dari AS mendorong Indonesia untuk mempercepat penyelesaian perjanjian dagang Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dengan Uni Eropa. Langkah ini dinilai strategis sebagai upaya diversifikasi pasar ekspor. Produk tekstil dan agrikultur, yang selama ini menjadi penyumbang utama ekspor ke AS, kini dialihkan ke pasar Eropa.

Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyampaikan bahwa berdasarkan analisa teknikal, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.025–7.240.

Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menyoroti bahwa IHSG telah mencapai dua resisten sekaligus, yaitu 7.080 dan 7.122 pada hari Senin. Meskipun candle bearish terbentuk, IHSG dapat melanjutkan reli jika masih berada di atas 7.026. Namun, jika IHSG turun di bawah 7.026, potensi koreksi lebih jauh bisa terjadi, dengan kemungkinan menguji garis SMA-20 pada chart harian sebagai support dinamis.

Level support IHSG saat ini adalah 7.026, 6.993, 6.971, dan 6.921, sedangkan level resistennya berada di 7.181, 7.240, dan 7.324. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish.

Berikut ini rekomendasi teknikal dari beberapa perusahaan sekuritas:

Rekomendasi Teknikal dari Pilarmas Investindo

  • RAJA: Last price 2.680, support 2.570, resistance 2.860, target 2.840
  • ENRG: Last price 368, support 350, resistance 386, target 380
  • RATU: Last price 7.500, support 7.200, resistance 8.250, target 8.175

Rekomendasi Teknikal dari Binaartha Sekuritas

  • AKRA: Trading buy, support 1.130, resistance 1.305-1.535, target 1.305
  • AMRT: Hold, support 2.040, resistance 2.450-2.820, target 2.540
  • ASII: Take profit, support 4.440, resistance 4.760-5.050, target 4.760
  • BBCA: Buy on weakness, support 8.250, resistance 8.825-10.125, target 8.825

Rekomendasi Teknikal dari MNC Sekuritas

  • AKRA: Buy on weakness 1.195-1.215, stoploss below 1.180, target 1.255-1.285
  • ANTM: Buy on weakness 2.900-2.970, stoploss below 2.870, target 3.150-3.250
  • MAPI: Speculative buy 1.125-1.165, stoploss below 1.100, target 1.265-1.345
  • INCO: Sell on strength 3.490-3.540

Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Semua rekomendasi dan analisis saham berasal dari analis sekuritas yang bersangkutan, dan PasarModern.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Pastikan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.