PasarModern.com – Pemerintah telah menetapkan harga token listrik untuk seluruh pelanggan prabayar PLN yang berlaku pada 15-21 Desember 2025.
Nominal token listrik yang bisa dibeli beragam, mulai Rp 5.000, Rp 100.000, hingga Rp 1 juta.
Setelah membeli, pelanggan akan memperoleh kode token listrik yang kemudian dimasukkan ke meteran untuk mendapatkan daya listrik.
Kode token listrik tersebut bakal dikonversikan ke dalam satuan listrik berupa kilowatt hour (kWh) saat dimasukkan ke meteran.
Perlu dicatat, ada perbedaan harga token listrik untuk pelanggan keperluan rumah tangga, bisnis, dan industri, serta daya volt ampere (VA).
Rincian tarif listrik Desember 2025
Berikut ini rincian lengkap harga token atau tarif listrik PLN yang berlaku pada 15-21 Desember 2025:
- Tarif listrik pelanggan rumah tangga:
- Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh
- Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan R-3/TR,TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh.
- Tarif listrik pelanggan bisnis:
- Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh.
- Tarif listrik pelanggan industri:
- Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
- Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh.
- Tarif listrik keperluan fasilitas pemerintah dan penerangan jalanan umum:
- Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
- Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp 1.644,52 per kWh.
- Tarif listrik keperluan pelayanan sosial:
- Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp 325 per kWh
- Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp 455 per kWh
- Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp 708 per kWh
- Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp 760 per kWh
- Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp 900 per kWh
- Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp 925 per kWh.
- Tarif listrik subsidi pelanggan rumah tangga:
- Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh
- Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh.
Beli token Rp 100 ribu dapat berapa kWh?
Pembelian token PLN diketahui bakal selalu disesuaikan dengan tarif dasar listrik terkini yang berlaku.
Lalu nominal token listrik yang dibeli juga akan dipotong Pajak Penerangan Jalan (PPJ) daerah sesuai kebijakan pemerintah setempat.
Misalnya, PPJ Jakarta besarannya sebagai berikut:
- Sampai 2.200 VA: 2,4 persen
- 3.500-5.500 VA: 3 persen
- 6.600 VA ke atas: 4 persen.
Adapun rumus penghitungan besaran kWh yang diperoleh berikut ini:
- (Nominal token – PPJ daerah) : tarif dasar listrik = kWh yang didapatkan.
Lebih lengkap, berikut rincian besaran kWh yang diperoleh jika beli token Rp 100.000 untuk masing-masing golongan pelanggan rumah tangga non-subsidi di Jakarta:
Token Rp 100.000 untuk rumah tangga daya 900 VA
- (Rp 100.000 – 2,4 persen) : Rp 1.352 = kWh yang didapatkan
- (Rp 100.000 – Rp 2.400) : Rp 1.352 = kWh yang didapatkan
- Rp 97.600 : Rp 1.352 = kWh yang didapatkan
- Rp 97.600 : Rp 1.352 = 72,19 kWh.
Token Rp 100.000 untuk rumah tangga daya 1.300-2.200 VA
- (Rp 100.000 – 2,4 persen) : Rp 1.444,70 = kWh yang didapatkan
- (Rp 100.000 – Rp 2.400) : Rp 1.444,70 = kWh yang didapatkan
- Rp 97.600 : Rp 1.444,70 = kWh yang didapatkan
- Rp 97.600 : Rp 1.444,70 = 67,56 kWh.
Token Rp 100.000 untuk rumah tangga daya 3.500-5.500 VA
- (Rp 100.000 – 3 persen) : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan
- (Rp 100.000 – Rp 3.000) : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan
- Rp 97.000 : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan
- Rp 97.000 : Rp 1.699,53 = 57,07 kWh.
Token Rp 100.000 untuk rumah tangga daya 6.600 VA lebih
- (Rp 100.000 – 4 persen) : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan
- (Rp 100.000 – Rp 4.000) : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan
- Rp 96.000 : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan
- Rp 96.000 : Rp 1.699,53 = 56,49 kWh.


