Gubernur Sulsel bela Bupati Lutim hadapi larangan keluar daerah Mendagri

Posted on

PasarModern.com– Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) bela Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam hadapi larangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Tito Karnavian melarang kepala daerah meninggalkan wilayahnya hingga 15 Januari 2026.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Mendagri.

Kepala daerah diminta tetap siaga di wilayah masing-masing menghadapi cuaca ekstrem belakangan ini.

Khususnya di daerah rawan bencana hidrometeorologi.

Di tengah larangan tersebut, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dikabarkan menjalani ibadah umroh.

Irwan Bachri Syam diketahui berangkat umrah pada 11 Desember 2025.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengumumkan larangan kepala daerah keluar wilayah pada 9 Desember 2025.

Andi Sudirman menyebut, pengajuan cuti umrah Irwan disetujui sebelum terbitnya surat edaran Mendagri.

“Pengajuannya sebelum pelaksanaan perintah itu. Dia pengajuannya sebelum ada perintah. Tapi ujung-ujungnya kita rekomendasikan sebelum ada perintah itu,” ujar Andi Sudirman saat ditemui di pinggir Jalan Hertasning, Makassar, Rabu (17/12/2025).

Andi Sudirman mengklaim, kepergian umroh Bupati Luwu Timur dilakukan sebelum adanya edaran larangan dari Mendagri, sehingga Irwan tetap melaksanakan ibadah tersebut.

“Saya rasa kalau tidak salah itu selisih empat hari atau dua hari dari perintah. Pengajuannya sebelum,” sambungnya.

Perjalanan umroh Irwan Bachri Syam mencuat ke publik melalui unggahan media sosial salah satu anggota keluarganya.

Dalam foto yang diunggah, Irwan tampak berada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, bersama rombongan.

Informasi tersebut kemudian menyebar luas dan memantik beragam respons warganet.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian telah mengingatkan kepala daerah agar tidak meninggalkan wilayah tugasnya.

Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada momen pergantian tahun.

“Saya juga sudah mengeluarkan surat edaran agar kepala daerah tidak meninggalkan tempat dan tidak ke luar negeri sampai dengan tanggal 15 Januari,” ujar Tito kepada wartawan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).

Irwan Bachri Syam yang akrab disapa Ibas dikenal sebagai sosok sederhana dan memiliki jiwa sosial tinggi.

Ia kerap berbaur dengan masyarakat Luwu Timur.

Ibas juga aktif berkecimpung di dunia politik dengan tujuan mendorong kemajuan Kabupaten Luwu Timur agar mampu bersaing dengan daerah lain di Sulawesi Selatan.

Ia merupakan Ketua DPD Partai Nasdem Luwu Timur.

Pada Pemilu 14 Februari 2024, Partai Nasdem di bawah kepemimpinannya berhasil meningkatkan perolehan kursi di DPRD Luwu Timur dari empat menjadi tujuh kursi, sekaligus mempertahankan posisi pimpinan DPRD.

Selain itu, Ibas juga berhasil mengantarkan istrinya, Ani Nurbani, menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melalui Pemilihan Legislatif. 

Rekam jejak Andi Sudirman

Andi Sudirman menjadi sorotan publik karena memecat dua guru di Luwu Utara.

Kini, Andi harus memulihkan status Rasnal dan Abdul Muis guru SMAN 1 Luwu Utara sebagai PNS.

Pemulihan ini setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan rehabilitasi hukum untuk Rasnal dan Abdul Muil.

Andi Sudirman bersyukur Presiden Prabowo Subianto menggunakan haknya menyelamatkan karir Abdul Muis dan Rasnal.

“Alhamdulillah bapak Presiden Prabowo Subianto menggunakan hak rehabilitasi dengan memberikan kepada dua guru Drs Abdul Muis dan Drs Rasnal,” tegas Gubernur Andi Sudirman dalam keterangan instagramnya pada Kamis (13/11/2025) pagi.

“Apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto beserta jajaran kementerian dan juga seluruh lapisan masyarakat, DPRD Sulsel dan DPR RI serta semua pihak yang telah membantu pemulihan hak kepegawaian, harkat dan martabat kepada dua guru tersebut,” kata Andi.

Guru berstatus PNS bernama Rasnal dan Abdul Muis itu dipecat setelah Mahkamah Agung (MA) memutuskan keduanya bersalah di tingkat kasasi.

Rasnal dan Abdul Muis tersangkut kasus penggalangan dana Rp20 ribu dari orang tua siswa tersebut bertujuan membantu guru honorer yang tidak menerima gaji selama 10 bulan berturut-turut, bukan untuk keuntungan pribadi.

Setelah putusan MA turun, kasus keduanya inkrah atau memiliki kekuatan hukum tetap. 

Berdasarkan Undang-Undang ASN, ASN yang kena hukuman pidana diberhentikan tidak hormat dari ASN. 

Gubernur Andi Sudirman kemudian mengeluarkan surat pemecatan terhadap Rasnal dan Abdul Muis.

Pemecatan ini memunculkan reaksi publik termasuk PGRI dan DPRD di Sulsel.

Hingga akhirnya Presiden Prabowo Subianto memberikan rehabilitasi hukum terhadap Rasnal dan Abdul Muis.

Dengan terbitnya keppres rehabilitasi hukum, dua guru SMAN 1 Luwu Utara, Sulsel itu dipulihkan harkat dan martabatnya. Dan Gubernur Sulsel diminta mengaktifkan kembali Rasnal dan Abdul Muis sebagai ASN.

Profil Andi Sudirman Sulaiman

H Andi Sudirman Sulaiman ST merupakan seorang politikus yang kini menjabat Gubernur Sulawesi Selatan periode 2025-2030.

Ia maju dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024 berpasangan dengan mantan Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi.

Pasangan Andi Sudirman dan Fatmawati Rusdi yang diusung 10 partai termasuk Partai Gerindra, 

mulai menjabat pada 20 Februari 2025.

Sebelumnya, Andi menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulsel pada periode 2018-2023.

Dua tahun sebelum jabatannya berakhir, Andi menjabat Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan periode 2022-2023 menggantikan Nurdin Abdullah yang tersandung kasus korupsi.

Andi  Sudirman asal Dusun Bakunge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan ini memulai karier politiknya saat mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Sulsel pada Pilkada 2018.

Di tengah perjalanannya sebagai wakil gubernur itu, pada 10 Maret 2022, Andi dilantik Joko Widodo (Jokowi) yang pada saat itu masih menjabat sebagai Presiden RI, menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel menggantikan Nurdin Abdullah yang terjerat dalam kasus korupsi.

Saat dilantik Jokowi sebagai Gubernur Sulsel, Andi berusia 38 tahun dan menjadi gubernur termuda di Indonesia.

Kemudian, Andi terpilih lagi menjadi Gubernur Sulsel pada Pemilu 2024 lalu, untuk periode 2024-2029.

Pria kelahiran 25 September 1983 itu merupakan adik dari Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman. Dia adalah anak ke-11 dari 12 bersaudara.

Ayah Andi adalah seorang anggota TNI sekaligus petani, sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga.

Secara garis keturunan, Andi diketahui masih memiliki keturunan dari Raja Bone ke-23, La Tenri Tappu, bergelar Sultan Ahmad Saleh, yakni melalui jalur La Pawawoi Arung Sumaling, yang merupakan anak keempat dari La TenriTappu.

Andi merupakan lulusan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Semasa kuliah, dia mendapatkan beasiswa dari ikatan dinas di perusahaan multinasional PT. Thiess Contractors Indonesia.

Selama kuliah, Andi juga aktif dalam organisasi luar kampus dan sebagai salah satu inisiator berdirinya pelajar mahasiswa “Forum Pelajar Mahasiswa” dan dipercayakan sebagai ketua umum pertama dalam organisasi tersebut.

Setelah lulus kuliah, Andi sempat bekerja di berbagai perusahaan multinasional, bahkan pernah menjabat sebagai Project Manager di PT Offshore Service Indonesia, sebelum akhirnya dia terjun ke dunia politik.

Riwayat pendidikan

SD Inpres 10 73 Mappesangka, Bone (1989–1995)

SLTP Negeri 1 (Ujung Lamuru) Lappariaja, Bone (1995–1998)

SMU Negeri 1 Watampone (1998–2001)

Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Riwayat kerier di pemerintahan

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (2018–2021)

Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (2021–2022)

Gubernur Sulawesi Selatan (2025–sekarang)

Profil Andi Sudirman

Mulai Menjabat 20 Februari 2025

Nama : Andi Sudirman Sulaiman

Agama : Islam

Tempat Tanggal Lahir : Bone, 25 September 1983. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *