Fakta Terbaru: Malut United Gagal Akuisisi PSIS Semarang

Posted on

Kegagalan Akuisisi PSIS Semarang oleh Malut United

Pembelian saham PT Mahesa Jenar Semarang, yang merupakan entitas pengelola klub PSIS Semarang, akhirnya gagal terlaksana. Proses akuisisi ini sebelumnya digadang-gadang menjadi langkah strategis untuk mengembangkan bisnis dan mempercepat pertumbuhan sebuah perusahaan. Dalam konteks industri sepakbola, akuisisi biasanya dilakukan dengan membeli lebih dari 50 persen saham dari sebuah perusahaan.

PSIS Semarang, yang kini berkompetisi di Championship 2025/2026, adalah tim asal Jawa Tengah yang tengah mengalami kesulitan dalam kompetisi tersebut. Klub ini saat ini berada di dasar klasemen sementara Grup 2 Championship. Isu tentang penjualan saham PT Mahesa Jenar Semarang selaku entitas pengelola klub PSIS Semarang mulai muncul beberapa waktu lalu. Investor yang dikabarkan tertarik membeli saham tersebut adalah Malut United, klub Super League asal Provinsi Maluku Utara.

Penjelasan Malut United

Asisten Manajer Malut United, Asghar Saleh, menyatakan bahwa negosiasi yang hampir mencapai kesepakatan akhir bersama PT Mahesa Jenar Semarang dibatalkan secara sepihak tanpa adanya penjelasan resmi dari pihak pemegang saham PSIS. Ia mengaku baru mengetahui pembatalan itu melalui unggahan di media sosial berisi rilis pembatalan rencana penjualan saham PT MJS–PSIS Semarang.

Asghar menjelaskan bahwa proses negosiasi berjalan baik selama beberapa pekan terakhir. Kedua pihak beberapa kali bertemu dan bersikap terbuka. Kesepakatan penting mengenai harga saham bahkan telah dicapai. Yang tersisa hanya detail teknis tentang mekanisme pembayaran, apakah dilakukan sekaligus atau bertahap. Draf perjanjian sudah disiapkan oleh notaris yang ditunjuk pihak Mahesa Jenar.

Namun, tiga hari sebelum pembatalan, komunikasi mulai sulit. Asghar berkali-kali mencoba menghubungi jajaran Mahesa Jenar, tetapi tidak mendapat respons jelas. Hingga akhirnya pesan pembatalan disampaikan melalui staf, disusul rilis publik yang ditandatangani Joni Kurnianto selaku juru bicara PT Mahesa Jenar Semarang.

Pemegang Saham Mengungkap Alasan

Dalam rilis tersebut, disebutkan bahwa pembatalan dilakukan karena tidak tercapainya titik temu pada beberapa aspek material. Pemegang Saham Pengendali PT Mahesa Jenar Semarang (PT MJS) menyampaikan pernyataan resmi terkait perkembangan proses negosiasi penjualan saham kepada calon investor. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan tidak tercapai titik temu yang memadai pada sejumlah aspek material yang menjadi dasar transaksi.

Ketua Pemegang Saham Pengendali PT MJS menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas hubungan profesional, kerja sama, serta waktu yang telah diberikan oleh calon investor selama proses negosiasi berlangsung. Selanjutnya, PT MJS tetap berkomitmen menjaga stabilitas klub dan melanjutkan program pembenahan internal, serta memastikan PSIS Semarang dapat menjalani kompetisi secara optimal pada sisa musim berjalan.

Dana Talangan Operasional

Selama proses negosiasi, Asghar mengatakan pihaknya sempat ikut menalangi kebutuhan operasional PSIS, mulai dari gaji pemain, pelatih, staf, biaya tandang, hingga persiapan pertandingan. Totalnya sekira Rp700 juta. “Dana itu sudah kami minta kembali dan telah dikembalikan, karena ternyata proses ini tidak dilanjutkan,” katanya.

Struktur tim sudah mereka siapkan mengikuti rencana awal akuisisi. Tim pelatih dibentuk, jadwal latihan disusun, hingga koordinasi dengan kepolisian terkait izin pertandingan telah dilakukan. “Semua sudah on the track, lalu mendadak dibatalkan. Kami tidak siap menerima keputusan ini,” ujar Asghar.

Klasemen Grup 2 Championship

1    PS BARITO PUTERA     25

2    PSS SLEMAN      23

3    PERSIPURA JAYAPURA     20

4    PERSELA LAMONGAN      20

5    DELTRAS FC     17

6    KENDAL TORNADO FC     17

7    PERSIBA BALIKPAPAN     10

8    PERSIKU KUDUS     7

9    PERSIPAL FC     5

10    PSIS SEMARANG     2