Drama OTT KPK di Riau: Pemprov Nafi Penangkapan, Gubernur Dibawa ke Jakarta

Posted on

KPK Lakukan OTT di Dinas PUPR Riau, 10 Orang Diamankan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau. Dalam operasi tersebut, sebanyak 10 orang diamankan, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid. Namun, informasi ini masih memicu perdebatan antara pihak KPK dan Pemerintah Provinsi Riau.

Penjelasan dari KPK

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi adanya penangkapan terhadap pejabat di lingkungan Dinas PUPR Riau. Ia menyatakan bahwa salah satu dari 10 orang yang ditangkap adalah Gubernur Riau, Abdul Wahid. Hal ini diperkuat oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, yang menjelaskan bahwa total ada 10 orang yang diamankan dalam operasi tersebut.

“Benar, ada kegiatan tangkap tangan yang KPK lakukan di wilayah Provinsi Riau. Saat ini atau sampai dengan saat ini ada sekitar sejumlah 10 orang yang diamankan,” ujar Budi Prasetyo dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (3/11/2025).

Budi juga menyatakan bahwa dari 10 orang tersebut, sebagian besar merupakan penyelenggara negara. Meskipun identitas lengkap para tersangka belum diungkapkan, KPK menegaskan bahwa kasus ini sedang dalam proses penyelidikan.

Pemprov Riau Membantah

Namun, Pemerintah Provinsi Riau melalui Plt Kepala Diskominfotik Riau, Teza Darsa, membantah adanya OTT. Ia menegaskan bahwa Gubernur Riau tidak ditangkap, tetapi hanya dimintai keterangan oleh penyidik KPK.

“Kami luruskan, Bapak Gubernur tidak ditangkap. Beliau hanya dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait kegiatan pemeriksaan. Begitu juga Wakil Gubernur, beliau juga hanya dimintai keterangan,” ujar Teza Darsa.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu rilis resmi dari KPK terkait operasi tersebut.

Abdul Wahid Dibawa ke Jakarta

Setelah operasi OTT, Abdul Wahid dan beberapa orang lainnya diberangkatkan ke Jakarta. Dalam foto yang diterima Tribunpekanbaru, Gubernur Riau terlihat bersama tim KPK sudah sampai di Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Abdul Wahid tampak santai dengan menggunakan kaos oblong putih dan masker.

Menurut informasi yang beredar, Gubernur Abdul Wahid bersama tim KPK akan diberangkatkan ke Jakarta menggunakan pesawat pada Selasa pagi. Namun, suasana di Bandara SSK II Pekanbaru tampak normal meskipun sehari sebelumnya publik dihebohkan dengan kabar OTT terhadap Gubernur Riau.

Suasana Bandara SSK II Pekanbaru

Suasana di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Selasa pagi, tampak seperti biasa. Tidak ada aktivitas luar biasa di area terminal keberangkatan maupun kedatangan. Aktivitas penumpang terlihat seperti hari biasa, dengan beberapa calon penumpang antre di area check-in maskapai domestik.

Petugas bandara juga terlihat menjalankan tugas sebagaimana mestinya tanpa ada tanda-tanda peningkatan pengamanan khusus. Informasi mengenai keberangkatan Gubernur Riau Abdul Wahid dari Bandara SSK II sempat mencuat sejak Senin malam. Salah seorang dari pihak manajemen Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru mengonfirmasi bahwa pihaknya sempat menerima kabar mengenai pemberangkatan Gubernur Abdul Wahid. Namun, proses tersebut dilakukan melalui jalur VIP bandara.

Abdul Wahid Akan Diperiksa di Gedung KPK

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa 10 orang yang terjaring OTT di Pekanbaru akan diboyong KPK ke Jakarta besok. “Rencana tim akan membawa ke gedung KPK Merah Putih, kemungkinan dijadwalkan besok (hari ini-red),” kata Budi Prasetyo di gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (3/10/2025).

Sebelumnya Budi menyebutkan ada 10 orang diamankan dalam OTT KPK di Riau. Namun ia belum merinci daftar pejabat yang diamankan. “Dari 10 orang tersebut, pihak-pihak yang diamankan dari pihak-pihak penyelenggara negara. Jadi nanti kami akan update juga siapa saja yang diamankan,” kata Budi.

Jubir KPK belum memerinci lebih lanjut kasus perkaranya, termasuk kabar sejumlah uang yang diamankan dikarenakan saat ini tim KPK masih berada di lapangan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *