Penjelasan Lengkap Sanksi Komdis PSSI Tahun 2025
Komite Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) telah mengeluarkan beberapa sanksi terhadap berbagai klub, pemain, dan ofisial sepak bola nasional pada bulan Oktober 2025. Sanksi ini diberikan sebagai bentuk penegakan aturan dalam kompetisi sepak bola di Indonesia. Berikut adalah rincian lengkap dari sidang Komdis PSSI yang dilakukan pada tanggal 23, 29, dan 30 Oktober 2025.
Sanksi untuk Klub Super League
Beberapa klub Super League seperti Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya mendapat denda sebesar Rp 25 juta karena pelanggaran terkait suporter tamu. Pelanggaran ini terjadi saat pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta pada 18 Oktober 2025. Persija Jakarta dianggap tidak mematuhi larangan bagi suporter tamu, sedangkan Panpel Persebaya gagal mengantisipasi kehadiran mereka.
Selain itu, Arema FC juga menerima denda sebesar Rp 50 juta karena terlambat menyerahkan E-startlist saat menjamu Borneo FC pada 26 Oktober 2025.
Berikut daftar detail sanksi yang diberikan:
Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 23 Oktober 2025
- Persija Jakarta
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta
- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persija Jakarta sebagai suporter klub tamu
-
Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-
-
Panitia Pelaksana Pertandingan Persebaya Surabaya
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta
- Jenis Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persija Jakarta
-
Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-
-
Tim Persib Bandung U18
- Nama Kompetisi: EPA Super League U18 2025/2026
- Pertandingan: Bali United FC U18 vs Persib Bandung U18
- Jenis Pelanggaran: ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
-
Keputusan: denda Rp. 12.500.000,-
-
Sdr. I Made Deva Laksmana Putra (Pemain Bali United FC U18)
- Nama Kompetisi: EPA Super League U18 2025/2026
- Pertandingan: Bali United FC U18 vs Persib Bandung U18
- Jenis Pelanggaran: menyikut pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
-
Sdr. Rachmad Rohman Requilmi (Pemain Persik Kediri U20)
- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026
- Pertandingan: Semen Padang U20 vs Persik Kediri U20
- Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
-
Sdr. Muhammad Hermawan Widodo (Pemain Borneo FC Samarinda U20)
- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026
- Pertandingan: Borneo FC Samarinda U20 vs Persebaya Surabaya U20
- Jenis Pelanggaran: menyikut pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
-
Sdr. Zukifli Yahya (Pemain Semen Padang U20)
- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026
- Pertandingan: Semen Padang U20 vs Persik Kediri U20
- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan denda Rp.10.000.000,-
-
Sdr. Andhika Putra Setiawan (Pemain Borneo FC Samarinda U20)
- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026
- Pertandingan: Borneo FC Samarinda U20 vs Persebaya Surabaya U20
- Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
-
Sdr. Agusti Ardiansyah (Pemain Arema FC U20)
- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026
- Pertandingan: Arema FC U20 vs Persija Jakarta U20
- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius menanduk pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
-
Tim PSM Makassar U20
- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026
- Pertandingan: Persis Solo U20 vs PSM Makassar U20
- Jenis Pelanggaran: ada 4 orang pemain dan 1 orang ofisial
- Keputusan: denda Rp. 12.500.000,-
Sanksi untuk Klub Championship
Beberapa klub di kasta kedua sepakbola nasional seperti PSMS Medan dan PSIS Semarang juga menerima sanksi. PSMS Medan terkena denda hingga Rp 30 juta karena suporternya memasuki area lapangan dan menyanyikan yel-yel provokatif. Sementara PSIS Semarang didenda karena suporter tamu hadir dalam pertandingan melawan Deltras FC.
Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 29 Oktober 2025
- Sdr. Irwanto Bajo (Pemain Sumsel United)
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: Sumsel United vs Adhyaksa FC Banten
- Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol mengenai tangan serta mendapatkan kartu merah langsung
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp. 5.000.000,-
-
Tim Persipal FC
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: Persipal FC vs Kendal Tornado FC
- Jenis Pelanggaran: ada 4 orang pemain dan 1 orang ofisial mendapatkan kartu kuning
-
Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-
-
Tim PSS Sleman
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: Persela Lamongan vs PSS Sleman
- Jenis Pelanggaran: menggunakan seragam tanpa badge
-
Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-
-
Tim PSS Sleman
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: Persela Lamongan vs PSS Sleman
- Jenis Pelanggaran: ofisial melakukan pelemparan air minuman kemasan kepada fotografer
-
Keputusan: denda Rp. 15.000.000,-
-
Klub PSMS Medan
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: PSMS Medan vs Persiraja Banda Aceh
- Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan gulungan kertas ke dalam area lapangan
-
Keputusan: denda Rp. 15.000.000,-
-
Klub PSMS Medan
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: PSMS Medan vs Persiraja Banda Aceh
- Jenis Pelanggaran: 3 orang suporter masuk area lapangan
-
Keputusan: denda Rp. 30.000.000,-
-
Klub PSMS Medan
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: PSMS Medan vs Persiraja Banda Aceh
- Jenis Pelanggaran: suporter menyanyikan yel-yel provokatif
-
Keputusan: denda Rp. 15.000.000,-
-
Tim Persiraja Banda Aceh
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: PSMS Medan vs Persiraja Banda Aceh
- Jenis Pelanggaran: ofisial melempar air minum ke penonton
-
Keputusan: denda Rp. 15.000.000,-
-
Panitia Pelaksana Pertandingan Persela Lamongan
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: Persela Lamongan vs PSS Sleman
- Jenis Pelanggaran: keributan dan pelemparan air minuman
-
Keputusan: denda Rp. 15.000.000,-
-
Klub PSIS Semarang
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: Deltras FC vs PSIS Semarang
- Jenis Pelanggaran: suporter tamu hadir dalam pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 12.500.000,-
Sanksi untuk Klub Super League dan Liga Elite Pro Academy
Di luar sanksi yang diberikan pada klub Super League, beberapa tim elite pro academy juga mendapat sanksi. Misalnya, Tim Bali United FC U20 dihukum karena adanya 4 pemain yang mendapatkan kartu kuning, sementara Tim Persija Jakarta U20 didenda karena terlambat mengumpulkan E-startlist.
Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 30 Oktober 2025
- Sdr. Leonardo Silva Lelis (Pemain Persebaya Surabaya)
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: PSBS Biak vs Persebaya Surabaya
- Jenis Pelanggaran: tekel keras terhadap pemain lawan
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
-
Sdr. Novri Setiawan (Pemain Persik Kediri)
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persik Kediri vs PSM Makassar
- Jenis Pelanggaran: tekel keras terhadap pemain lawan
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 3 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
-
Panitia Pelaksana Pertandingan Persik Kediri
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persik Kediri vs PSM Makassar
- Jenis Pelanggaran: masalah genset VAR dan ruang medis tidak steril
-
Keputusan: teguran keras
-
Tim PSM Makassar
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persik Kediri vs PSM Makassar
- Jenis Pelanggaran: 5 pemain mendapatkan kartu kuning
-
Keputusan: denda Rp. 50.000.000,-
-
Sdr. Bayu Setiawan (Pemain Arema FC)
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Arema FC vs Borneo FC Samarinda
- Jenis Pelanggaran: tekel keras terhadap pemain lawan
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 3 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
-
Tim Arema FC
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Arema FC vs Borneo FC Samarinda
- Jenis Pelanggaran: terlambat mengumpulkan E-startlist
- Keputusan: denda Rp. 50.000.000,-
Kesimpulan
Sidang Komdis PSSI pada Oktober 2025 menunjukkan bahwa penegakan disiplin dalam sepak bola nasional tetap menjadi prioritas utama. Dari denda hingga larangan bermain, setiap pelanggaran dianggap serius dan diberi konsekuensi sesuai aturan. Hal ini menunjukkan komitmen PSSI dalam menjaga fair play dan keamanan seluruh kompetisi sepak bola di Indonesia.


