Cara Membeli Kartu Elektronik untuk Angkot Feeder MJT di Bandung, Bisa di Minimarket

Posted on

Penggunaan Kartu Uang Elektronik untuk Angkot Feeder Metro Jabar Trans

Angkot feeder Metro Jabar Trans (MJT) kini bisa digunakan oleh masyarakat dengan menggunakan kartu uang elektronik. Kartu uang elektronik adalah alat pembayaran digital dalam bentuk kartu atau aplikasi yang menyimpan nilai uang untuk transaksi non-tunai. Di kota-kota dengan sistem transportasi publik yang lebih canggih seperti Jakarta, penggunaan kartu uang elektronik sudah menjadi hal biasa dalam berbagai layanan transportasi, termasuk TransJakarta, MRT, LRT, hingga KRL.

Di Kota Bandung, penggunaan kartu uang elektronik telah dimulai di bus-bus yang terintegrasi dalam Metro Jabar Trans atau MJT. MJT sendiri merupakan layanan bus rapid transit (BRT) yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk transportasi publik di wilayah Bandung Raya.

Terbaru, Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan angkot feeder MJT rute Pasar Baru-Tenth Avenue yang menghubungkan pusat kota dengan wilayah timur Kota Bandung. Saat ini, feeder MJT masih dalam masa uji coba gratis yang berlangsung sejak 1 sampai dengan 8 Oktober 2025. Meskipun masih uji coba, penumpang tetap harus melakukan transaksi senilai Rp0 menggunakan kartu uang elektronik di alat Tap On Bus (TOB) yang tersedia di dalam angkot feeder.

Kartu uang elektronik yang bisa digunakan antara lain seperti E-Money Mandiri, Tapcash BNI, Brizzi BRI, atau Flazz BCA. Berikut beberapa cara membeli kartu e-money:

  • Kantor Cabang Bank: BCA, Mandiri, BRI, BNI, Bank DKI.
  • E-Commerce: Marketplace daring seperti Tokopedia, Shopee, dan lain-lain.
  • Minimarket: Indomaret dan Alfamart yang bekerja sama.

Rute Angkot Feeder MJT

Sepanjang rute Tenth Avenue–Pasar Baru ABC, feeder MJT melayani 51 titik pemberhentian resmi. Beberapa di antaranya berada di lokasi yang sudah familiar bagi warga Bandung, seperti ISBI Bandung, SMKN 8 Bandung, Kantor PLN Karawitan, Disnaker Kota Bandung, Kantor Pos Kosambi, Gedung Sate, Taman Lalu Lintas, hingga Museum Mandala Wangsit.

Berbeda dengan angkot konvensional yang kerap berhenti mendadak untuk menunggu penumpang naik dan turun, feeder MJT hanya menaikkan dan menurunkan penumpang di titik yang telah ditentukan.

Berikut rute lengkap angkot feeder di Kota Bandung:

Rute Simpang Soekarno Hatta Kiaracondong – Pasar Baru

  • Simpang Soekarno Hatta Kiaracondong (Samsat)
  • Sekelimus I
  • SPBU Simpang Buah Batu Soetta
  • Seberang Jalan Guntursari Wetan
  • Seberang Jalan Kayuagung II
  • Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung
  • Seberang SMKN 4 Bandung
  • SMKN 8 Bandung
  • Kantor PLN Jalan Karawitan
  • Jalan Guntur Madu
  • Jalan Asmarandana – Maskumambang
  • DPPKB Kota Bandung
  • Disnaker Kota Bandung
  • Jalan Kangkung Kidul
  • Simpang Talaga Bodas – Terusan Galunggung
  • Simpang Palasari
  • Talaga Bodas – Patuha
  • SD Al-Azhar 36 Bandung
  • Taman Pers Malabar 1
  • Simpang Malabar – Gatot Subroto 1
  • Simpang Samoja – Malabar
  • Kantor Pos Kosambi
  • Pasar Kosambi Jalan Baranang Siang
  • Katapang Kaler 1
  • Simpang Naripan
  • Sunda 1
  • Jalan Panaitan
  • Yogya Sunda
  • SPBU Jalan Sunda
  • Balai Bahasa Jawa Barat
  • Taman Musik Jalan Sumbawa
  • Simpang Banda – Belitung
  • Simpang Bangka – Belitung
  • Siliwangi Golf 1
  • Simpang Menado – Aceh 1
  • Polsek Bandung Wetan 1
  • Pasar Cihapit 2
  • Simpang Brantas
  • Pasar Cihapit 2
  • Taman Cibeunying Selatan
  • Simpang Cilaki
  • Cimanuk
  • Museum Pos Indonesia
  • Gedung Sate
  • Taman Segitiga Trunojoyo 1
  • Simpang Sultan Tirtayasa – Trunojoyo 1
  • Jalan Sultan Agung
  • Simpang Merdeka – Riau
  • Taman Pujasera BIP
  • Taman Lalu Lintas Kota Bandung
  • SMPN 2 Kota Bandung
  • Polrestabes Bandung 2
  • SDN Merdeka
  • Museum Mandala Wangsit Siliwangi
  • Simpang Kejaksaan
  • Markoni
  • Jalan Braga Gang Cikapundung
  • Suniaraja Braga
  • Banceuy – Suniaraja
  • Pasar Baru
  • Pasar Baru Jalan ABC

Rute Angkot Feeder Pasar Baru Jalan ABC – Simpang Soekarno Hatta Kiaracondong

  • Pasar Baru Jalan ABC
  • Simpang Banceuy – ABC
  • Jalan Braga Gang Cikapundung
  • Suniaraja Braga
  • Perintis Kemerdekaan
  • Balai Kota Bandung
  • Museum Kota Bandung
  • Merdeka Santa Angela
  • Polrestabes Bandung 2
  • Seberang SMPN 2 Kota Bandung
  • Universitas Pasundan Jalan Sumatera
  • Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung
  • Jalan Trunojoyo Riau Junction
  • Simpang Sultan Tirtayasa – Trunojoyo 2
  • Taman Segitiga Trunojoyo 2
  • Seberang Gedung Sate
  • Lapangan Gasibu A
  • Seberang Jalan Melania RRI Bandung
  • Seberang Museum Geologi
  • Simpang Cisangkuy – Cimanuk
  • Simpang Cisangkuy – Citarum
  • Pet Park
  • Taman Cibeunying Utara
  • Simpang Brantas – Cihapit 2
  • Pasar Cihapit 2
  • Polsek Bandung Wetan 2
  • Simpang Manado – Aceh 2
  • Siliwangi Golf 2
  • Simpang Gudang Utara – Manado
  • Simpang Jawa -Sunda
  • Simpang Jawa – Kalimantan
  • Seberang SMPN 5 Kota Bandung
  • Jalan Sumatera Gojek
  • Rumah Sakit Umum Bungsu
  • Simpang Embong – Veteran
  • Rumah Sakit Umum Murni Teguh Naripan
  • Simpang Veteran Sunda
  • Seberang SMKN 5 Kota Bandung
  • Simpang Gatot Subroto – Guntur
  • Simpang Malabar
  • Gatot Subroto 2
  • Taman Pers Malabar 2
  • SD Al-Azhar 36 Bandung
  • Simpang Talaga Bodas – Patuha
  • Seberang Jalan Kangkung
  • Seberang Disnaker Kota Bandung
  • Sesko TNI
  • Simpang Reog – Martanegara
  • Jalan Reog 1
  • Kantor Kelurahan Turangga Jalan Reog
  • Seberang SMKN 8 Kota Bandung
  • SMKN 4 Bandung
  • Seberang ISBI Bandung
  • Jalan Kayuagung II
  • Jalan Guntursari Wetan
  • Simpang Samsat Soetta 1
  • Sekelimus 2
  • Simpang Soekarno Hatta Kiaracondong 2

Perkembangan Rute ke Depan

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat, Dhani Gumelar, menjelaskan bahwa angkot feeder ini merupakan moda transportasi penghubung dengan Metro Jabar Trans (MJT). “Kalau MJT jenis modanya bus. Nah, kalau ini angkot, ke depannya akan menjadi satu angkutan pengumpan bagi penumpang MJT ke wilayah-wilayah yang memang tidak dilayani oleh MJT,” ujarnya.

Saat ini, baru dioperasikan untuk satu rute saja yakni Simpang Kiaracondong Soekarno-Hatta sampai dengan Pasar Baru. “Nah, nanti ke depannya secara berangsur-angsur akan ke daerah lain, karena baru pengenalan. Hari ini baru beroperasi tiga unit yang beroperasi dari total 22 unit yang akan beroperasi pada tanggal 8 Oktober,” katanya.

Perbedaan mendasar antara angkot konvensional dengan angkot feeder ini adalah dalam kenyamanan dan keamanan. “Yang pasti pelayanannya akan lebih baik, sistem pembayaran juga kalau misalkan angkot konvensional kan pakai manual ya, pakai cash. Nah, kalau ini menggunakan kartu e-money atau kartu tol,” ucapnya.

Sistem pembayaran e-money ini, mengikuti MJT yang sebelumnya sudah lebih dulu menerapkan sistem cashless. “Jadi tinggal tap, menggunakan kartu e-money,” katanya.

Adapun skema operasionalnya, kata Dhani, dikerjakan oleh BUMD PT Jasa Sarana yang melakukan kerja sama dengan koperasi angkutan di Bandung Raya. “Nah, nanti nanti skema operasionalnya adalah PT. Jasa Sarana akan menanggung biaya operasional yang dikeluarkan oleh Koperasi angkutan, dengan syarat mereka harus memenuhi persyaratan standar pelayanan minimal yang memang sudah kita tentukan. Salah satunya tadi sistem pembayarannya adalah menggunakan cashless,” katanya.

Selain itu, angkot konvensional yang diubah menjadi angkot feeder ini wajib melakukan perbaikan kenyamanan dan keamanannya. “Dan yang pasti ini supirnya adalah tidak menerapkan sistem setoran kayak di angkot biasa. Jadi supir itu digaji. Jadi ada dan tidak ada penumpang, tetap beroperasi dan harus mematuhi seluruh peraturan lalu lintas yang ada. Jadi misalkan tidak boleh ngetem,” ucapnya.

Adapun jam operasionalnya akan mengikuti jadwal MJT dari pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB. Ke depan, kata Dhani, akan ada lima sampai sepuluh rute lain yang akan dijangkau oleh angkot feeder ini. “Nah, nanti juga ditambah lagi nanti seluruh jalur yang feeder-nya juga, karena jalur feeder ini kan akan menggunakan skema angkutan kota yang saat ini dijalankan oleh pemerintah kota atau kabupaten gitu ya,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *