Bobot di bawah 1 kg dan fitur kelas flagship, ASUS siap luncurkan ExpertBook ultra ringan di 2026

Posted on

SUARA FLORES – ASUS kembali menunjukkan keseriusannya di pasar laptop bisnis premium.

Pada tahun 2026 mendatang, perusahaan teknologi asal Taiwan tersebut berencana merilis laptop unggulan terbaru dari lini ExpertBook dengan bobot yang diklaim tidak sampai 1 kilogram.

Jika terealisasi, perangkat ini akan menjadi salah satu laptop bisnis paling ringan di kelasnya.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Country Commercial Product Marketing ASUS Indonesia, Aldy Ramadiansyah, dalam sebuah pertemuan media di Jakarta, Selasa. Menurut Aldy, ASUS tengah menyiapkan peluncuran besar yang akan menjadi sorotan utama tahun depan.

 

Tahun depan kita akan melakukan launching yang sangat-sangat besar. Produknya juga sangat terkini dan benar-benar flagship. Targetnya, kita akan mengundang sekitar seribu orang,ujar Aldy.

 

Lebih lanjut, Aldy menegaskan bahwa laptop ExpertBook yang akan diperkenalkan bukanlah sekadar versi pembaruan dari produk lama. Sebaliknya, perangkat ini merupakan produk yang benar-benar baru, baik dari sisi pengembangan maupun konsep desain.

Bukan Sekadar Penyegaran Produk

Berbeda dari strategi refresh yang biasa dilakukan dengan mengganti prosesor atau spesifikasi tertentu, ASUS menegaskan bahwa ExpertBook terbaru ini dikembangkan dari nol. Oleh karena itu, ASUS Indonesia masih memilih untuk merahasiakan detail penting seperti nama resmi produk, spesifikasi lengkap, hingga banderol harga.

 

Namun demikian, sejumlah gambaran awal mulai diungkap. Laptop ini disebut memiliki bobot sekitar 900 gram, jauh lebih ringan dibandingkan kebanyakan laptop bisnis premium di pasaran saat ini.

 

Sebagai perbandingan, MacBook Air dari Apple yang selama ini dikenal sebagai laptop tipis dan ringan—memiliki bobot sekitar 1,2 hingga 1,5 kilogram, tergantung varian layar dan generasi. Artinya, jika klaim ASUS tersebut akurat, ExpertBook terbaru ini akan berada satu level lebih ringan.

Desain Tipis dengan Audio Andal

Menariknya, meski hadir dengan bodi ultra ringan, ASUS tetap memperhatikan aspek hiburan dan kenyamanan pengguna. Laptop ini dikabarkan akan dibekali total enam speaker, sebuah konfigurasi yang tergolong tidak umum untuk laptop setipis ini.

 

Beberapa speaker dirancang menghadap ke atas (top-firing), sehingga mampu menghasilkan suara yang lebih jernih dan langsung ke pengguna. Dengan pendekatan ini, ASUS tampaknya ingin memastikan bahwa perangkat bisnis pun tetap mumpuni untuk kebutuhan presentasi, konferensi video, hingga konsumsi konten multimedia.

 

Fokus pada Portabilitas dan Produktivitas

Selain unggul dari sisi bobot, ExpertBook terbaru ini juga dirancang untuk mendukung mobilitas tinggi para profesional. ASUS menyebut perangkat tersebut akan mengombinasikan empat aspek utama, yakni portabilitas, produktivitas, keandalan, dan keamanan.

Dari sisi performa, laptop ini akan ditenagai prosesor generasi terbaru, dipadukan dengan RAM berkapasitas besar serta penyimpanan SSD ganda. Kombinasi ini diharapkan mampu menangani multitasking berat, aplikasi produktivitas, hingga kebutuhan komputasi bisnis modern tanpa hambatan berarti.

 

Sementara itu, dari aspek keandalan, ASUS memastikan ExpertBook ini akan lolos uji ketahanan standar militer MIL-STD-810H. Standar tersebut mencakup pengujian terhadap guncangan, suhu ekstrem, kelembapan, hingga getaran, sehingga laptop tetap dapat diandalkan dalam berbagai kondisi kerja.

 

Keamanan Data Jadi Prioritas

Tak hanya soal performa dan desain, ASUS juga menempatkan keamanan data sebagai salah satu nilai jual utama. Laptop ini akan dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan kelas bisnis, yang ditujukan untuk melindungi data sensitif perusahaan maupun pengguna profesional.

Meski detail teknisnya belum diungkap, fitur keamanan tersebut umumnya mencakup perlindungan berbasis hardware, sistem enkripsi, serta dukungan autentikasi tingkat lanjut.

 

Dua Produk Lain Ikut Diperbarui

Selain meluncurkan satu produk ExpertBook yang benar-benar baru, ASUS Indonesia juga memastikan akan menghadirkan dua produk lain dengan pembaruan terbatas. Namun, pembaruan tersebut hanya berfokus pada sektor performa.

 

Yang diluncurkan itu satu yang benar-benar baru. Dua lagi hanya refreshment dari sisi prosesornya. Untuk bentuk, desain, dan materialnya masih sama, jelas Aldy.

Dengan strategi ini, ASUS ingin tetap menjaga lini produknya tetap relevan tanpa harus mengubah identitas desain yang sudah dikenal pasar.

 

Peluncuran Dijadwalkan Kuartal II 2026

Terkait waktu peluncuran, ASUS menargetkan acara perkenalan produk tersebut berlangsung pada kuartal kedua tahun 2026. Hingga saat itu, ASUS tampaknya masih akan menyimpan rapat-rapat detail teknis demi menjaga unsur kejutan.

 

Jika spesifikasi dan bobot yang dijanjikan benar-benar terwujud, ExpertBook terbaru ini berpotensi menjadi standar baru laptop bisnis ultra ringan, khususnya bagi profesional yang membutuhkan perangkat ringkas tanpa mengorbankan performa dan keamanan.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *