Berita Populer Kalteng,Kanwil Kemenhaj Resmi Berkantor di Asrama Haji Palangka Raya Sementara

Posted on

Kementerian Haji dan Umrah Resmi Hadir di Kalteng, Kanwil Sementara di Asrama Haji Palangka Raya

   

Ringkasan Berita:

  • Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Kalteng hadir di Palangka Raya
  • Terkait keberadaan kantor, Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalteng  Hasan Basri menyebutkan bahwa Kanwil Kemenhaj Kalteng untuk sementara pakai fasilitas Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya.

PasarModern.com, PALANGKA RAYA– Kehadiran Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Kalimantan Tengah, resmi diperkenalkan kepada pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.

Momentum tersebut ditandai melalui kegiatan koordinasi tahapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Palangka Raya, Senin (15/12/2025).

Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalteng Hasan Basri mengatakan, ini tidak hanya membahas persiapan teknis penyelenggaraan haji, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus pengenalan lembaga baru Kementerian Haji dan Umrah kepada stakeholder daerah.

“Selain koordinasi tahapan haji, kegiatan ini memang kami rangkai sebagai salam kenal Kementerian Haji dan Umrah kepada pemerintah daerah dan mitra terkait,” ujar Hasan Basri saat dikonfirmasi, Selasa (16/12/2025).

Ia menjelaskan, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Agama kini resmi beralih ke Kementerian Haji dan Umrah, sesuai kebijakan pemerintah pusat.

Baca Selengkapnya

Banjir di Kalteng, Merendam 3 Kecamatan dan 5 Desa di Barito Timur, Ratusan Jiwa Terdampak

   

Ringkasan Berita:

  • BPB-PK Kalteng mencatat Bencana banjir merendam 3 kecamatan dan 5 desa di Barito Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng).
  • Berdasarkan data per 15 Desember 2025 terdampak banjir ratusan jiwa di daerah tersebut.
  • Instansi terkait lainnya tetap bersiap menghadapi potensi bencana, mengingat saat ini Kalteng masih memasuki musim hujan.

PasarModern.com, PALANGKA RAYA-Banjir di Kalteng, bencana banjir merendam 3 kecamatan dan 5 desa di Barito Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pusadalops Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran atau BPB-PK Kalteng mencatat, per 15 Desember 2025 sebanyak 211 kepala keluarga dan 587 jiwa terdampak banjir di Barito Timur.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPB-PK Kalteng Alpius Patanan mengungkapkan, banjir di Barito Timur terjadi sejak 12 Desember 2025.

Tiga kecamatan yang terendam tersebut, kata Alpius, yakni Kecamatan Awang, Dusun Timur, dan Paku.

“Titik banjir paling banyak di Kecamatan Awang, yakni di Desa Tangkan, Desa Mansiwui, dan Desa Hayaping,” ujar Alpius, Selasa (16/12/2025).

Baca Selengkapnya

Akademisi Fisip UPR Sebut Penunjukkan Plt Kadis ESDM Kalteng Mendesak Pasca Terlibat Korupsi

   

Ringkasan Berita:

  • Penunjukkan Plt Kadis ESDM Kalteng itu, disebut sebagai kebutuhan mendesak pasca Kadis ESDM sebelumnya tersandung kasus korupsi tambang zirkon.
  • Hal itu diungkapkan akademisi dari Fisip Universitas Palangka Raya (UPR), Suprayitno.
  • Kasus korupsi yang menyeret nama Kadis ESDM Kalteng itu bakal berpengaruh terhadap kepercayaan publik terhadap pemerintah.

PasarModern.com, PALANGKA RAYA– Pengamat kebijakan pemerintah sekaligus akademisi dari Fisip Universitas Palangka Raya (UPR), Suprayitno menilai Gubernur Kalimantan Tengah, mesti segera menununjuk Plt Kadis ESDM Provinsi.

Penunjukkan Plt Kadis ESDM Kalteng itu, disebut sebagai kebutuhan mendesak pasca Kadis ESDM sebelumnya tersandung kasus korupsi tambang zirkon.

Ya, Kejati Kalteng telah menetapkan Kadis ESDM Kalteng inisial VC dan Direktur PT Investasi Mandiri atas dugaan korupsi pada penjualan hasil tambang zirkon ke berbagai negara oleh PT IM pada 2020-2025.

Dugaan korupsi tersebut diperkirakan merugikan negara sebesar Rp 1,3 triliun.

Menurut Suprayitno, kasus korupsi yang menyeret nama Kadis ESDM Kalteng itu bakal berpengaruh terhadap kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Baca Selengkapnya

Pemprov Kalteng Godok Tiga Program Ketahanan Pangan Daging dan Sawit Berkelanjutan

   

Ringkasan Berita:

  • Pemprov Kalteng sedang menggodok tiga program ketahanan pangan daging dan industri sawit berkelanjutan.
  • Termasuk Sistem Integrasi Sapi Sawit (Siska), Hilirisasi Peternakan Ayam Terintegrasi, serta Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS).
  • Program Siska mengutamakan prinsip saling menguntungkan dan berkelanjutan, baik bagi perusahaan sawit maupun peternak.

PasarModern.com, PALANGKA RAYA –Pemprov Kalteng atau Kalimantan Tengah sedang menggodok tiga program ketahanan pangan daging dan industri sawit berkelanjutan.

Ketiga program penting tersebut diantaranya Sistem Integrasi Sapi Sawit (Siska), Hilirisasi Peternakan Ayam Terintegrasi, serta Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS).

Wagub Kalteng Edy Pratowo menjelaskan, program Siska mengutamakan prinsip saling menguntungkan dan berkelanjutan, baik bagi perusahaan sawit maupun peternak.

Penerapan program Siska, kata dia, bakal menciptakan ekosistem lebih efisien serta mengurangi penggunaan pupuk kimia.

“Program ini akan menciptakan ekosistem yang lebih efisien, mengurangi ketergantungan pupuk kimia yang mahal, dan meningkatkan nilai tambah,” ujar Edy saat membuka rapat koordinasi (rakor) Peternakan dan Kesehatan Hewan di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur, Selasa (16/12/2025).

Baca Selengkapnya

Kejar Swasembada Daging, Program Integrasi Sapi–Sawit Didorong di Kalteng

   

Ringkasan Berita:

  1. Integrasi sapi dengan perkebunan sawit dinilai sebagai solusi strategis untuk meningkatkan populasi ternak nasional.
  2. Limbah sawit juga memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
  3. Program SISKA merupakan bagian dari upaya pemerintah menuju swasembada daging, mengingat saat ini konsumsi daging nasional masih bergantung pada impor hingga 52 persen.

 

PasarModern.com, PALANGKA RAYA — Keterbatasan lahan peternakan serta tingginya ketergantungan impor daging mendorong pemerintah mengembangkan Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (SISKA) dengan memanfaatkan jutaan hektare perkebunan sawit, termasuk yang tersebar di Kalimantan Tengah.

Direktur Pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Tri Melasari mengatakan, integrasi sapi dengan perkebunan sawit dinilai sebagai solusi strategis untuk meningkatkan populasi ternak nasional.

“Untuk memelihara sapi tentu dibutuhkan lahan. Sementara lahan yang sangat luas dan tersedia saat ini berasal dari perkebunan kelapa sawit, luasnya mencapai sekitar 16,3 juta hektare,” ujar Tri Melasari saat ditemui usai Rapat Koordinasi Peternakan dan Kesehatan Hewan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (16/12/2025).