Amalan Islam: Zikir dan Doa Setelah Salat Wajib, Perhatikan Adab Ibadah

Posted on

Waktu Salat dalam Islam

Dalam agama Islam, salat merupakan salah satu kewajiban utama yang harus dikerjakan oleh setiap Muslim, baik pria maupun wanita. Salat lima waktu terdiri dari Salat Subuh, Salat Dzuhur, Salat Ashar, Salat Maghrib, dan Salat Isya. Setiap waktu salat memiliki ketentuan dan cara pelaksanaannya masing-masing.

Salat Subuh

Salat Subuh biasanya dilakukan sejak pukul 4.00 hingga 5.30. Namun menurut pendapat ulama, salat Subuh dimulai ketika fajar sadik muncul. Fajar sadik adalah cahaya putih yang melintang di ufuk timur dan berakhir sesaat sebelum matahari terbit (syuruk). Salat Subuh dilaksanakan dalam 2 rakaat wajib.

Salat Dzuhur

Salat Dzuhur biasanya dilaksanakan dari pukul 11.30 hingga mendekati waktu Ashar. Dzuhur dimulai ketika matahari telah condong ke arah barat dan berakhir ketika masuk waktu Ashar. Secara astronomis, waktu Dzuhur dimulai ketika tepi “piringan” matahari telah keluar dari garis zenit. Secara teoretis, antara istiwa dengan masuknya Dzuhur membutuhkan waktu 2,5 menit, dan untuk faktor keamanan, biasanya pada jadwal salat, waktu zuhur adalah 5 menit setelah istiwa. Salat Dzuhur dilaksanakan 4 rakaat.

Salat Ashar

Salat Ashar biasanya dikerjakan dari pukul 3.00 hingga mendekati waktu Maghrib. Menurut mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hambali, waktu Ashar diawali jika panjang bayang-bayang benda melebihi panjang benda itu sendiri. Sementara mazhab Hanafi mendefinisikan waktu Ashar jika panjang bayang-bayang benda dua kali melebihi panjang benda itu sendiri. Salat Ashar dilaksanakan 4 rakaat.

Salat Maghrib

Waktu Maghrib umumnya jatuh pada pukul 18.00. Maghrib diawali sesaat setelah matahari terbenam dan berakhir setelah syafak selesai dan waktu Isya dimulai. Terbenam matahari di sini berarti seluruh “piringan” matahari telah “masuk” di bawah horizon (cakrawala). Salat Maghrib dilaksanakan dalam 3 rakaat wajib.

Salat Isya

Salat Isya dimulai setelah berakhirnya waktu Maghrib. Yaitu sekitar pukul 7.00. Hingga menjelang terbitnya matahari. Salat Isya terdiri dari 4 rakaat.

Bacaan Dzikir Setelah Salat Fardhu

Setelah melaksanakan salat fardhu, dianjurkan untuk membaca dzikir sebagai bentuk pengingat akan kebesaran Allah dan meningkatkan ketaqwaan. Berikut beberapa bacaan dzikir yang dapat dibaca:

  • (3x) أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

    Artinya: Aku meminta ampun pada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepadaNya.

  • لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

    Artinya: Tidak ada Tuhan kecuali Allah sendiri, tak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya-lah kerajaan, dan bagi-Nya-lah segala pujian. Ia menghidupkan dan mematikan, dan Ia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

  • اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمُ وَأَدْخِلْنَا اْلجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

    Artinya: Wahai Allah! Engkaulah (pemilik) kedamaian, dari Engkaulah kedamaian, dan kepada Engkaulah kembalinya kedamaian. Oleh karena itu hidupkanlah kami, wahai Tuhan kami, dengan penuh kedamaian. Masukkanlah kami ke dalam surga, tempat kedamaian. Engkau, ya Tuhan kami, Maha Suci dan Maha Tinggi, wahai Zat Yang Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan.

  • أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

    Artinya: Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.

  • بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

    Artinya: Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Doa Setelah Salat Fardhu

Setelah salat fardhu, dianjurkan untuk membaca doa-doa tertentu agar diterima oleh Allah. Berikut beberapa doa yang bisa dibaca:

  • بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرِّحِيْمِ اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.

  • حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

    Artinya: Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.

  • اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ.

    Artinya: Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya, yaitu rahmat yang dapat menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan penyakit, yang dapat memenuhi segala kebutuhan kami, yang dapat mensucikan diri kami dari segala keburukan, yang dapat mengangkat derajat kami ke derajat tertinggi di sisi-Mu, dan dapat menyampaikan kami kepada tujuan maksimal dari segala kebaikan, baik semasa hidup maupun sesudah mati. Sesunggunya Dia (Allah) Maha Mendengar, Maha Dekat, lagi Maha Memperkenankan segala doa dan permohonan. Wahai Dzat yang Maha Memenuhi segala kebutuhan Hamba-Nya.

Adab Sebelum Salat

Agar salat dapat dilaksanakan dengan sempurna, dianjurkan untuk memperhatikan adab-adab sebelum salat, seperti:

  • Bersuci dengan sempurna: Melakukan wudu atau mandi wajib dengan benar dan tertib.
  • Menutup aurat: Memastikan aurat tertutup dengan baik dengan pakaian yang bersih dan sopan.
  • Menghadap kiblat: Mengarahkan tubuh ke arah Ka’bah.
  • Melaksanakan salat pada awal waktu: Mendahulukan salat di awal waktu yang telah ditetapkan.
  • Berjalan ke masjid dengan tenang: Mendatangi masjid dengan langkah yang santai dan penuh ketenangan, tidak terburu-buru.
  • Menjaga kebersihan: Memastikan badan, pakaian, dan tempat salat bersih dari najis.