Kepemilikan Baru dan Harapan untuk Manchester United
Setiap musim panas, para pendukung Manchester United selalu berharap bisa kembali ke negeri ajaib yang penuh dengan harapan dan impian. Namun, setiap musim, mereka kembali ke realitas yang menyedihkan, mengamati pemain baru dan menuntut perubahan di lini manajemen.
Beberapa waktu terakhir, muncul rumor bahwa miliarder Saudi, Turki Al-Sheikh, telah mengajukan tawaran untuk mengakuisisi klub sepak bola legendaris ini. Menurut laporan dari Manchester Evening News, keluarga Glazer akan terbuka untuk negosiasi dengan nilai tawaran sebesar £5,2 miliar atau sekitar Rp104 Triliun.
Kepemilikan dari pihak Saudi telah membawa banyak perubahan pada beberapa klub lain, seperti Manchester City. Jika hal ini terjadi, maka Manchester United bisa saja kembali ke masa kejayaannya yang dulu sering diimpikan oleh para penggemarnya sejak 2013.
Susunan Skuad yang Mungkin Terjadi
Jika ada investasi besar yang dilakukan, maka susunan skuad Manchester United juga bisa berubah. Penjaga gawang menjadi salah satu posisi yang perlu diperhatikan. Fakta bahwa Sir Jim Ratcliffe telah menjanjikan kontrak penuh kepada Ruben Amorim menunjukkan bahwa klub sangat percaya pada kemampuan pelatih tersebut. Namun, penampilan yang tidak stabil dalam beberapa musim terakhir membuat banyak orang khawatir.
Di posisi penjaga gawang, Senne Lammens mungkin akan digantikan oleh Emi Martinez, yang sudah lama menjadi incaran tim rekrutmen. Di lini pertahanan, Marc Guehi juga bisa menjadi target baru jika kontraknya habis dalam waktu dekat. Mendapatkan pemain seperti ini bisa memberikan keuntungan besar bagi United, terutama jika mereka bisa mengalahkan Liverpool dan Real Madrid dalam proses rekrutmen.
Lini Tengah yang Perlu Diperkuat
Lini tengah adalah area yang paling membutuhkan perbaikan. Saat ini, Bruno Fernandes bermain terlalu ke dalam, sehingga membuat Amorim kesulitan dalam memaksimalkan potensinya. Pemain-pemain seperti Manuel Ugarte maupun Casemiro juga tidak bisa diandalkan untuk bertahan selama sembilan puluh menit tanpa melakukan kesalahan fatal.
Eduardo Camavinga, yang jarang mendapat kesempatan bermain di Real Madrid, bisa menjadi solusi untuk posisi gelandang box-to-box atau jangkar. Selain itu, Patrick Dorgu, yang baru berusia 20 tahun, juga menunjukkan kemampuannya sebagai bek sayap kiri. Denzel Dumfries, yang merupakan rekan senegaranya, juga bisa menjadi alternatif ideal karena kecepatannya.
Lini Depan yang Masih Butuh Pencetak Gol
Meskipun Manchester United telah menghabiskan hampir £200 juta hanya untuk penyerang, mereka masih belum puas dengan lini depan. Di awal musim, mereka bahkan gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut. Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha bisa menjadi krusial dalam menciptakan peluang, tetapi pencetak gol sejati yang mampu mencetak lebih dari 20 gol dalam satu musim masih belum ditemukan.
Harry Kane, salah satu penyerang terbaik dunia, telah lama menjadi incaran klub. Meskipun ia pernah ingin pindah ke Old Trafford, kesulitan keuangan akibat pandemi membuat kesepakatan tidak tercapai. Jika United ingin kembali ke masa kejayaan, mereka membutuhkan seorang penyerang tengah yang berkarakter seperti Wayne Rooney.
Tyrell Malacia Siap Hengkang
Selain itu, Tyrell Malacia diperkirakan akan meninggalkan Manchester United ketika kontraknya berakhir tahun depan. Ia belum bermain semenit pun musim ini dan hanya tampil delapan kali musim lalu. Dengan kedatangan Patrick Dorgu, posisi Malacia semakin terancam.
Menurut Fabrizio Romano, Malacia pasti akan meninggalkan klub pada tahun 2026. Ia absen hampir 18 bulan karena cedera lutut dan baru kembali ke skuad tim utama pada November tahun lalu. Bek Denmark tersebut kini menjadi pilihan utama di posisi bek sayap kiri, sementara Malacia kembali ke Eredivisie dengan status pinjaman.
Man United memiliki beberapa pemain tim utama dengan kontrak yang akan berakhir tahun depan, termasuk Casemiro, Harry Maguire, dan Tom Heaton. Pihak klub sedang dalam pembicaraan dengan Maguire untuk memperpanjang masa tinggalnya di klub. Pertemuan telah berlangsung dalam beberapa hari terakhir untuk membahas kesepakatan barunya.


