Sahara Akui Diperkosa 4 Kali, Farhat Abbas Marah dengan Ucapan Ini

Posted on

Konflik Nurul Sahara dan Yai Mim Memicu Perdebatan Publik

Pertikaian antara Nurul Sahara dengan Imam Muslim atau dikenal sebagai Yai Mim menjadi perhatian publik. Tidak hanya itu, seorang pengacara, Farhat Abbas, juga turut mengungkapkan kekesalannya terhadap pernyataan Sahara yang dianggap memfitnah Yai Mim. Menurut Farhat, pengakuan Sahara yang menyebut Yai Mim melecehkan dirinya tanpa bukti sangat berbahaya.

“Sahara jangan terlalu kepintaran, kau berkoar-koar menuduh orang dia dilecehkan. Tidak segampang mana buktinya, itu harusnya suaminya yang ajari bagaimana cara berinteraksi,” ujar Farhat Abbas dalam sebuah video yang diunggah di YouTube Intens Investigasi, Senin (6/10/2025).

Farhat Abbas juga menyoroti RT dan RW tempat Yai Mim tinggal yang dinilai sekongkol dengan Sahara untuk mengarang cerita tanpa bukti. “Begitu zalimnya RT, RW. Justru sebenarnya perempuan ini malu mengarang cerita karena tidak ada bukti dan faktanya,” katanya.

Untuk itu, ia meminta Sahara untuk meminta maaf dan bertobat. “Silakan bertobat, saya gak memaksa orang untuk memenjarakan kamu tapi perbuatan kamu tu bisa dipenjara Sahara dan suaminya.” terangnya. “Saya minta minta maaf aja, minta ampun tobat,” imbuhnya. “Kalau bicara masalah hukum bisa terjungkir kamu, malu nanti. Mangkanya saya gak mau kompori penjarakan tetangga, tetangga tu tetap tetangga terdekat kita,” tambahnya.

Farhat meminta Sahara berubah menghadapi orang yang lebih tua darinya. “Saya ingin karakter dan perilaku mereka berubah untuk menghadapi orang tua. Ini kalian buka kalian bongkar yang tidak pun kalian omongi,” terangnya. Selain itu, Farhat menyinggung RT dan RW untuk tidak bersekongkol dengan Sahara. “Pokoknya RT RW jangan mata duitan,” tandasnya.

Pengakuan Sahara

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya didatangi Nurul Sahara, pemilik rental mobil yang berseteru dengan Yai Mim. Seperti diketahui, Yai Mim lebih dulu menemui Dedi Mulyadi, kini Sahara juga mengunjungi rumah dinas Dedi Mulyadi. Dalam momen itu, Sahara menceritakan awal mulanya konflik perseteruannya dengan Yai Mim terjadi.

Di hadapan Kang Dedi, Sahara mengungkapkan soal kendaraan rental mobil yang dimilikinya bukan mencapai ratusan unit, namun hanya 12 unit mobil. Sehingga aktivitas bisnis tersebut tidak menimbulkan gangguan di lingkungan sekitar. Namun, selain isu lahan, perselisihan ini juga diperkeruh dengan pengakuan Sahara, bahwa dirinya sempat mengalami pelecehan dari Yai Mim. Bahkan Sahara mengaku empat kali dilecehkan oleh Yai Mim.

Dugaan pelecehan itu berupa ucapan Yai Mim yang dianggap mengganggu Sahara. “Saya udah gak kuat sampai emosi saya memuncak di dalam, akhirnya dari situ saya nahan. Nah munculah kasus-kasus berikutnya, kasus parkir itu,” ucapnya.

Tak hanya itu, Sahara juga menjelaskan, soal penyewaan lahan di depan rumah Yai bersifat legal dan terbatas. Dilakukan melalui proses akad resmi, dan sepenuhnya digunakan untuk keperluan bisnis rental mobil. Lahan yang disewa bukan rumah atau properti pribadi dari sang dosen, melainkan area tambahan untuk menampung kendaraan rental agar tidak mengganggu aktivitas pemilik rumah.

Menanggapi soal dugaan pelecehan tersebut, lewat Instagram miliknya Kang Dedi berharap perseteruan keduanya bisa diselesaikan dengan baik-baik. “Bincang santai bareng Mbak Sahara, tetangga Yai Mim. Semoga semuanya baik-baik saja. Aamiin,” tulis Kang Dedi, Sabtu (4/10/2025).

Yai Mim Minta Maaf ke Sahara

Sebelumnya, lewat Instagramnya, Yai Mim membagikan momennya saat menghampiri Sahara dan Shofwan yang sedang bersantai di sebuah gubuk bersama beberapa pria lainnya. Awalnya, Yai Mim menghampiri Shofwan untuk meminta maaf. “Saya minta maaf nggih,” kata Yai Mim. Permintaan maaf Yai Mim langsung dijawab oleh Shofwan dengan ucapan memaafkan. “Nggih,” kata Shofwan.

Mendapat maaf dari suami Sahara, Yai Mim langsung mengucap syukur dan rasa terima kasih ke Shofwan. “Alhamdulillah, terima kasih ya Allah,” kata Yai Mim. Usai meminta maaf ke Shofwan, Yai Mim lalu beralih ke Sahara yang berada di pojok gubuk. Ia juga meminta maaf kepada Sahara dan berharap mendapat permintaan maaf darinya. “Mbak Sahara, saya minta maaf,” ucap Yai Mim.

Namun, bukan langsung memaafkan, Sahara justru meminta Yai Mim untuk meletakkan ponselnya. Sebab, saat Yai Mim meminta maaf, istrinya di belakang merekam momen tersebut lewat video di HP. “Taruh aja HP-nya dulu, jangan direkam kalau memang dari hati,” kata Sahara.

Saling Lapor

Sahara melaporkan Yai Mim dan istrinya, Rosida ke Polresta Malang Kota. Pihak Sahara, melalui kuasa hukumnya, Mohammad Zaki, tercatat lebih dulu mengajukan laporan pada Kamis (18/9/2025) lalu. Imam Muslimin dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah, yang diatur dalam Pasal 310 dan 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Selain itu, Imam juga dilaporkan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya mempertimbangkan adanya laporan susulan terkait dugaan pelecehan.

“Kami melaporkan ini untuk mencari kejelasan dan keadilan. Klien kami merasa dirugikan secara finansial pada bisnis rental mobilnya akibat fitnah yang beredar,” ujar Zaki pada Rabu (1/10/2025).

Sehari berselang, pada Jumat (19/9/2025) lali, giliran pihak Imam Muslimin yang mengambil langkah hukum. Didampingi kuasa hukumnya, Austian Siagian, Imam Muslimin melaporkan akun TikTok @sahara_vibesssss dengan serangkaian pasal berlapis. Laporan tersebut mencakup pelanggaran UU ITE, pencemaran nama baik (Pasal 310 KUHP), pengancaman yang menimbulkan rasa takut (Pasal 335 KUHP), ancaman pembunuhan (Pasal 336 KUHP), hingga memasuki properti tanpa izin (Pasal 167 KUHP).

“Langkah hukum ini terpaksa kami ambil karena dampak viral dari unggahan tersebut luar biasa merugikan klien kami. Pekerjaannya terganggu, bahkan beberapa proyek terpaksa dibatalkan,” kata Austian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *