Sragen: Kekayaan Budaya dan Kuliner yang Menarik Perhatian
Kabupaten Sragen, atau sering disebut sebagai “Bumi Sukowati”, memiliki daya tarik unik baik dari segi sejarah maupun kuliner. Terletak di jalur utama antara Kota Solo dan Surabaya, Sragen menjadi titik singgah populer bagi para pelancong. Selain itu, kabupaten ini juga dikenal secara internasional karena adanya Situs Purbakala Sangiran yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia.
Sragen tidak hanya menawarkan keindahan alam dan sejarah, tetapi juga deretan kuliner khas yang sangat lezat dan terjangkau. Pasangan selebgram Fauzan dan Putri Ayu, yang berasal dari Sragen, memberikan rekomendasi kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Bumi Sukowati. Berikut beberapa makanan yang mereka rekomendasikan:
-
Gablok
Gablok merupakan makanan tradisional yang terbuat dari ampas tahu yang dikukus dengan campuran bumbu seperti bawang putih dan garam. Teksturnya padat dan sedikit kenyal, biasanya disajikan dengan pecel atau dimakan bersama lontong sayur. Jajanan ini wajib dicoba karena memiliki cita rasa yang gurih dan sangat khas. Dalam konten yang dibagikan di Tik-Tok, Putri Ayu mencicipi jajan tradisional ini lengkap dengan sayuran dan bumbu kacang. Harganya yang murah, hanya Rp2 ribu per porsi, membuatnya menjadi pilihan yang sangat menarik. -
Sambel Tumpang
Sambel tumpang merupakan sayur yang dibuat dengan bahan utama tahu fermentasi. Kudapan ini biasanya disajikan bersama dengan nasi putih hangat dan rebusan sayur. Menu ini terbilang mudah ditemui di Sragen, terutama di pasar tradisional. Harganya yang murah, yaitu Rp5 ribu untuk seporsi nasi, sayuran rebus dan sambel tumpang, menjadikannya pilihan sarapan yang populer. -
Soto
Soto menjadi menu sarapan andalan warga Sragen. Di Bumi Sukowati ini masih ditemui penjual soto dengan harga Rp1 ribu. Warung soto sangat mudah ditemui, dan harganya yang terjangkau membuatnya menjadi pilihan favorit banyak orang. -
Kampung Pentol
Kampung Salam di Kedawung Sragen dikenal sebagai tempat yang mayoritas warganya berjualan pentol. Pentol merupakan camilan berat berbahan dasar tepung dan daging ayam. Fauzan mengatakan bahwa pentol sering viral dan menjadi salah satu menu yang diminati oleh banyak orang. Ia pun menceritakan pengalamannya saat mengunjungi festival pentol di Kampung Salam. -
Donat Labu
Donat labu adalah kue donat kekinian yang menggunakan campuran labu kuning sebagai bahan dasar. Kudapan ini memiliki warna kuning alami serta tekstur yang jauh lebih lembut dan empuk. Donat labu tersedia dalam berbagai pilihan topping kekinian seperti cokelat glaze, keju melimpah, hingga rasa tiramisu dan green tea. Keunggulan donat labu terletak pada teksturnya yang lembut alami dan warna kuning yang segar. Harganya yang terjangkau membuatnya menjadi camilan favorit baru bagi para pelancong.




