Ringkasan Berita:
- Kalimantan Timur memiliki total 243 pulau pada 2024, termasuk enam pulau milik pemerintah provinsi, berdasarkan data resmi Kementerian Dalam Negeri
- Kutai Kartanegara menjadi daerah dengan pulau terbanyak (82 pulau), disusul Berau (71 pulau), Kutai Timur (22 pulau), Kota Bontang (17 pulau), dan Penajam Paser Utara (16 pulau)
- Sebaran pulau di Kaltim dipengaruhi karakter wilayah pesisir, dengan peran strategis dalam pariwisata, perikanan, dan pengembangan kawasan IKN.
PasarModern.comProvinsi Kalimantan Timur dikenal luas sebagai wilayah dengan bentang alam yang beragam, mulai dari kawasan hutan tropis, sungai besar, hingga wilayah pesisir dan kepulauan.
Karakter geografis ini menjadikan Kalimantan Timur tidak hanya kaya sumber daya alam daratan, tetapi juga memiliki ratusan pulau yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Luas Daerah dan Jumlah Pulau Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024 yang terakhir diperbarui pada 27 Februari 2025, tercatat bahwa Kalimantan Timur memiliki total 243 pulau.
Jumlah tersebut mencakup pulau-pulau yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten/kota, serta enam pulau yang menjadi aset Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Data ini bersumber dari Kementerian Dalam Negeri, merujuk pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.1.1-6117 Tahun 2022 tentang penetapan dan pembakuan nama pulau, yang menjadi dasar administratif pengelolaan wilayah kepulauan di Indonesia.
Pulau sebagai Bagian dari Wilayah Administratif
Dalam konteks administrasi pemerintahan, istilah jumlah pulau merujuk pada pulau-pulau yang telah teridentifikasi secara resmi dan diakui negara, baik yang berpenghuni maupun tidak berpenghuni.
Pulau-pulau ini memiliki peran strategis, tidak hanya dari sisi potensi ekonomi seperti perikanan dan pariwisata, tetapi juga dalam aspek kedaulatan wilayah dan tata kelola pemerintahan.
Di Kalimantan Timur, sebaran pulau tidak merata. Beberapa daerah pesisir dan kota industri justru memiliki jumlah pulau yang lebih banyak dibanding wilayah pedalaman yang didominasi sungai dan pegunungan.
1 . Kutai Kartanegara
Kabupaten Kutai Kartanegara menempati posisi teratas sebagai daerah dengan jumlah pulau terbanyak di Kalimantan Timur pada 2024.
Kabupaten ini tercatat memiliki 82 pulau, menjadikannya penyumbang terbesar pulau di provinsi ini.
Dengan luas wilayah mencapai 26.926,49 kilometer persegi, Kutai Kartanegara mencakup kawasan daratan luas serta wilayah pesisir dan laut yang membentang hingga Selat Makassar.
Ibu kota wilayah ini berada di Tenggarong, yang secara historis dikenal sebagai pusat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Banyaknya pulau di Kutai Kartanegara tidak terlepas dari garis pantainya yang panjang dan wilayah laut yang cukup luas. Pulau-pulau tersebut sebagian besar berada di kawasan pesisir dan muara sungai, serta memiliki potensi besar untuk pengembangan perikanan, pariwisata bahari, dan energi.
2. Berau
Di posisi kedua terdapat Kabupaten Berau dengan 71 pulau.
Berau memiliki luas wilayah 21.008,64 kilometer persegi dan beribu kota di Tanjung Redeb.
Kabupaten ini dikenal luas karena kawasan Kepulauan Derawan yang menjadi destinasi wisata bahari kelas dunia.
Pulau-pulau di Berau tidak hanya berjumlah banyak, tetapi juga memiliki nilai ekologis tinggi.
Terumbu karang, padang lamun, dan ekosistem laut yang masih terjaga menjadikan wilayah ini pusat konservasi sekaligus pariwisata berkelanjutan.
Kontribusi pulau-pulau Berau terhadap total pulau di Kalimantan Timur cukup signifikan, sekaligus memperkuat posisi daerah ini sebagai wajah maritim provinsi di mata nasional dan internasional.
3. Kutai Timur
Berikutnya adalah Kabupaten Kutai Timur, yang memiliki 22 pulau.
Meski berada di urutan ketiga dalam jumlah pulau terbanyak, Kutai Timur justru merupakan kabupaten terluas di Kalimantan Timur, dengan luas wilayah mencapai 31.580,18 kilometer persegi atau sekitar 24,87 persen dari total luas provinsi.
Ibu kota Kutai Timur berada di Sangatta, wilayah yang dikenal sebagai pusat pertambangan dan industri.
Karakter geografis Kutai Timur didominasi daratan, hutan, dan kawasan industri, sehingga jumlah pulaunya tidak sebanyak daerah pesisir lain.
Meski demikian, pulau-pulau di Kutai Timur tetap memiliki peran strategis, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi pesisir dan menjaga keseimbangan ekosistem laut.
4. Kota Bontang
Menariknya, Kota Bontang menempati posisi berikutnya dengan 17 pulau, meski memiliki luas wilayah yang sangat kecil, yakni hanya 160,81 kilometer persegi.
Kota industri ini dikenal sebagai pusat industri petrokimia dan energi, dengan wilayah administratif yang mencakup daratan dan perairan laut.
Pulau-pulau di Bontang sebagian besar berada di sekitar wilayah pesisir dan perairan kota. Keberadaan pulau ini memperlihatkan bahwa jumlah pulau tidak selalu berbanding lurus dengan luas wilayah daratan.
5. Penajam Paser Utara
Daerah kelima dengan pulau terbanyak di Kalimantan Timur adalah Kabupaten Penajam Paser Utara, dengan 16 pulau.
Kabupaten ini memiliki luas wilayah 3.173,30 kilometer persegi dan beribu kota di Penajam.
Penajam Paser Utara memiliki posisi strategis sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Keberadaan pulau-pulau di wilayah ini dinilai penting dalam mendukung pengembangan kawasan pesisir dan tata ruang wilayah ibu kota baru.
Daerah dengan Jumlah Pulau Minim
Di luar lima besar tersebut, beberapa daerah memiliki jumlah pulau yang relatif sedikit.
Kabupaten Paser tercatat memiliki delapan pulau, sementara Kota Balikpapan memiliki lima pulau dan Kota Samarinda hanya satu pulau.
Adapun Kabupaten Mahakam Ulu tidak tercatat memiliki pulau. Hal ini disebabkan karakter wilayahnya yang berada di pedalaman, didominasi pegunungan dan aliran Sungai Mahakam, tanpa wilayah pesisir laut.
Total Pulau dan Tantangan Pengelolaan
Secara keseluruhan, 243 pulau di Kalimantan Timur menjadi aset penting yang memerlukan pengelolaan terpadu. Tantangan utama mencakup pemetaan wilayah, perlindungan lingkungan, hingga pemanfaatan ekonomi yang berkelanjutan.
Pemerintah pusat dan daerah terus mendorong pendataan pulau secara akurat, karena keberadaan pulau juga berkaitan dengan aspek hukum, batas wilayah, serta kedaulatan negara.
Ke depan, seiring berkembangnya kawasan IKN dan meningkatnya perhatian terhadap wilayah pesisir, pulau-pulau di Kalimantan Timur diperkirakan akan semakin strategis, baik dari sisi ekonomi, lingkungan, maupun geopolitik.


