Yasika Aulia Ramadhani, Anak Wakil Ketua DPRD yang Kuasai 41 Dapur MBG di Sulsel

Posted on

Profil Yasika Aulia Ramadhani dan Peran Pentingnya dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan

Yasika Aulia Ramadhani adalah sosok yang kini menjadi perhatian publik di Sulawesi Selatan. Sebagai anak pertama dari pasangan Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud dan Andi Tenri Engka, ia memiliki latar belakang keluarga yang kuat dan berpengaruh. Namun, yang membuatnya menjadi sorotan adalah perannya sebagai Pembina Yayasan Yasika Group, yang telah menghadirkan 41 unit dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

Program ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, terpenuhi secara merata. Dapur-dapur tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah. Sebanyak 17 dapur yang sudah beroperasi telah menyerap sekitar 50 pekerja per unit, sehingga total 850 tenaga kerja telah terserap. Selain itu, penerima manfaat program ini telah mencapai 60 ribu orang.

Sebaran Dapur SPPG di Sulawesi Selatan

Sebaran dapur SPPG yang dikelola oleh Yayasan Yasika Group cukup luas. Di Kota Makassar terdapat 16 dapur, sementara di Parepare ada 3 dapur, di Gowa 2 dapur, dan di Kabupaten Bone baru saja diresmikan 10 dapur. Selain itu, masih ada 3 dapur tambahan yang sedang dalam tahap penyelesaian di wilayah Tanete Riattang, Tanete Riattang Barat, Tanete Riattang Timur, Tellu Siattinge, Dua Boccoe, dan Kajuara.

Peresmian 10 dapur SPPG di Kabupaten Bone dilakukan pada Jumat (14/11/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud, serta beberapa tokoh lainnya. Dalam sambutannya, Yasika Aulia Ramadhani menyampaikan bahwa program ini dimulai sejak 6 Januari 2025 dengan fokus pada pengembangan makanan bergizi di Sulsel melalui Asta Cita MBG.

Dampak Ekonomi dari Program MBG

Menurut Yasika, program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah. Seluruh bahan baku yang digunakan berasal dari petani, peternak, dan pekebun lokal. Hal ini membantu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil dan menengah di daerah. Bangunan dapur dirancang kokoh dengan masa pakai 30–35 tahun dan dilengkapi peralatan modern dari Gastro.

Target utama dari program ini adalah melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Dengan demikian, program ini tidak hanya menjawab kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun masa depan bangsa.

Apresiasi dari Wakil Gubernur Sulsel

Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara pemerintah dan mitra daerah dalam menjalankan program ini. Ia menyebut bahwa Yasika Group telah menghadirkan lebih dari 40 dapur SPPG, yang merupakan kontribusi nyata dari Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud dalam membangun ekonomi daerah.

Ia menekankan pentingnya ketersediaan bahan pangan dari pemerintah daerah serta pelibatan industri lokal. Menurutnya, SPPG memberikan multiefek ekonomi, menekan pengangguran, sekaligus memastikan kecerdasan dan kesehatan anak melalui pemenuhan gizi. Fatmawati menutup sambutannya dengan mengajak semua pihak untuk mempertahankan kolaborasi dalam menekan angka stunting di Sulawesi Selatan.

Profil Yasir Machmud, Ayah Yasika Aulia Ramadhani

Yasir Machmud, ayah dari Yasika Aulia Ramadhani, adalah sosok yang tak kalah penting dalam dunia politik dan bisnis di Sulawesi Selatan. Lahir pada 1 Februari 1983 di Watampone, ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di SDN Maccege Bone tahun 1994, MTS Negeri Watampone tahun 1997, SMK Negeri 1 Watampone pada 2000, dan kemudian menamatkan pendidikan sarjana di Universitas Muslim Indonesia (UMI) pada program studi Ilmu Manajemen pada 2004.

Setelah lulus, Yasir mulai berkarier di dunia bisnis sebagai pengusaha. Ia terjun ke dunia politik dan menjadi kader Partai Gerindra pada 2013. Terpilih menjadi Wakil Ketua II DPRD Sulsel pada 2024. Pada 2022, Yasir mengambil studi magister Ilmu Pemerintahan di Universitas Hasanuddin (Unhas), dan menjadi wisudawan terbaik dengan predikat kelulusan cumlaude. Setelah menyelesaikan studi magister pada 2023, Yasir langsung melanjutkan studi doktoralnya pada bidang Ilmu Politik di Unhas hingga saat ini.

Yasir menikah dengan Andi Tenri Engka pada 2004 dan dikaruniai tiga orang anak: Yasika Aulia Ramadhani, Yasika Dwi Ardina, dan Yasika Raja Aditya.

Karier bisnis Yasir dimulai saat ia menjadi direktur di CV. TS Leader Group (2004-2008), dan direktur utama di PT. Tadisangka (2008-2014). Ia pernah menjadi komisaris di PT. Yasika Bhakti Nusantara (2008-2013) dan PT Yasika Nusantara Tour & Travel (2011-2019).

Pada 2011, ia pernah menjadi ketua Dewan Penasehat Organda di Bone hingga 2015. Yasir sempat beberapa kali menjadi stock holder di beberapa perusahaan hingga 2025. Pada 2021, ia menjadi direktur utama di PT Sulsel Citra Indonesia hingga 2023, sebelum akhirnya ia terjun dalam dunia politik.

Sukses di dunia bisnis, Yasir Machmud menjajal dunia politik di Partai Gerindra tahun 2013 hingga kini. Pada 2016, Yasir pernah menjadi Ketua Dewan Pakar Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sulawesi Selatan hingga 2019. Ia kemudian juga terpilih sebagai ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel periode 2016-2019.

Ia kemudian juga menjadi ketua Dewan Penasehat Garda Nusantara (2020-2025). Ketua Harian PW JAPNAS (Jaringan Pengusaha Nasional) Sulsel dari 2021 hingga 2025. Tahun 2021, Yasir diamanahkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman sebagai direktur utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sulsel PT Sulsel Citra Indonesia. Ia berhasil mengangkat dividen dan menyelamatkan aset daerah senilai ratusan miliar rupiah hingga tahun 2023.

Selain itu, Yasir dipercaya menjadi ketua umum Pabersi Sulsel (2020-2024). Pada 2022, ia terpilih sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel sampai 2026. Tahun 2024 Yasir Machmud diangkat sebagai ketua umum Repnas (Relawan Pengusaha Muda Nasional) Prabowo – Gibran Sulawesi Selatan sampai 2029. Kemudian pada 2024, ia dipercaya menjadi ketua umum DPD Prabu Pinisi Sulawesi Selatan.

Yasir mulai mengikuti kontestasi Pemilu serentak Indonesia di Sulawesi Selatan pada 2024 sebagai calon legislatif, meskipun sebelumnya ia sempat menyatakan mundur dari pencalonan bupati di Pilkada Bone. Ia terpilih menjadi anggota DPRD Sulsel dengan perolehan 51.432 suara. Pada 31 Oktober 2024, Yasir diangkat menjadi Wakil Ketua II DPRD Sulsel Fraksi Partai Gerindra. Ia mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) 7, meliputi 27 kecamatan di Kabupaten Bone.