Tips membuat resolusi tahun baru 2026 agar terealisasi

Posted on

PasarModern.com, JAKARTA – Di akhir dan awal tahun biasanya hampir semua orang membuat resolusi untuk dijalankan sepanjang tahun baru.

Begitu juga di tahun 2026 kali ini pasti Anda juga memiliki resolusi yang ingin dicapai.

Resolusi ini bisa saja terkait pekerjaan, asmara atau kehidupan pribadi lainnya.

Sebelum membuat resolusi, ada baiknya Anda mengetahui dulu bagaimana membuat resolusi yang baik agar target Anda bisa tercapai.

Dilansir dari ruangguru dan prudential, ini kiat membuat resolusi di tahun 2026 agar terealisasi

1. Mulai dari langkah kecil

Mulailah dengan membuat target yang realistis dan kamu yakin bisa untuk mewujudkannya. Biasanya, langkah kecil justru akan menuai sukses yang lebih besar.

Menetapkan target yang terlalu ambisius akan membuat kamu kewalahan atau bahkan frustasi. Sebaliknya, dengan menetapkan target yang lebih logis, kamu memiliki kemungkinan untuk mewujudkan resolusi yang lebih besar.

Misalnya, Anda ingin lebih sering berolahraga di tahun yang baru. Maka, buatlah jadwal berolahraga 3-4 kali dalam seminggu. Atau Anda bisa mengganti kebiasaan mengonsumsi gorengan dan makanan manis dengan makanan yang lebih sehat seperti yoghurt. Ingatlah bahwa perubahan dimulai dari hal kecil!

2. Buat daftar yang spesifik

Kedua, resolusi yang kamu buat harus jelas dan spesifik. Jangan hanya mengatakan, “Aku ingin menurunkan berat badan” atau “Aku ingin mendapatkan nilai yang lebih bagus”.

Sebaliknya, buatlah target, berapa banyak berat badan yang ingin Anda turunkan atau Anda ingin meraih ranking berapa di semester depan dan sebagainya. Kalimat resolusi yang lebih spesifik akan menjamin hal tersebut bukan hanya wacana, melainkan target yang harus Anda wujudkan.

3. Masukkan hal yang Anda sukai

Apa Anda punya hobi yang Anda suka? Misalnya, seperti bermain badminton, naik gunung, atau memasak. Nah, kamu bisa juga loh memasukkan hal-hal itu sebagai resolusi tahun baru.

Memasukkan hal yang sudah menjadi hobi kamu, tentu akan lebih mudah untuk ditekuni. Selain itu, kamu juga bisa belajar dan mengembangkan passion tersebut, loh.

4. Jangan terlalu banyak

Seringkali, dalam membuat resolusi tahun baru, kita ingin mencapai banyak hal. Bukannya mencegah untuk optimis, tapi, terkadang hal ini justru akan membuat kamu kewalahan dan malas karena terlalu muluk-muluk.

Buatlah goals yang sewajarnya saja. Balik lagi ke poin nomer 1, realistis. Karena Anda nggak bisa mengubah kebiasaan atau mencapai sesuatu hanya dalam satu malam saja. Semua perlu proses. Jadi, jangan terlalu menuntut terlalu banyak, ya!

5. Beritahu resolusimu untuk mendapat dukungan

Dukungan dari teman dekat dan keluarga akan membuat Anda lebih berkomitmen dalam mewujudkan resolusi, loh. Dr John Michael, seorang ahli filsafat dari Universitas Warwich menyebutkan, tekanan sosial akan membuat kita lebih menepati janji.

So, nggak ada salahnya kamu memberitahu resolusi tahun 2026 kepada keluarga atau beberapa teman dekat yang Anda percaya, untuk membantu kamu lebih berkomitmen dalam menjalankannya. Siapa tahu Anda juga bisa mengajak mereka untuk lebih baik bersama kan?

6. Buat tenggat waktu

Cara untuk mewujudkan resolusi tahun baru berikutnya adalah buatlah target yang detail, termasuk manajemen waktu. Namun, tenggat waktu yang Anda buat harus realistis juga!

Berikan diri Anda waktu untuk mewujudkannya. Anda bisa memecah atau mengkategorikan target jangka panjang menjadi target jangka pendek. Jika kamu sudah menetapkan resolusi tahun baru, sekarang saatnya membuat strategi yang detail untuk mewujudkannya.

7. Jangan takut gagal

Tersandung sekali jangan lantas membuat kamu patah semangat ya! Terlalu takut gagal bisa menyebabkan resolusimu tidak tercapai. SaatAnda mengalami kegagalan, maka berhentilah sejenak dan evaluasi dirimu.

Jika targetmu masih terlalu ambisius, maka cobalah untuk merevisinya menjadi beberapa target yang lebih realistis. SaatAnda merasa jenuh menjalani resolusimu, coba buat variasi atau istirahat sejenak. Eits, gagal bukan berarti menyerah, ya!

 8. Beri reward saat berhasil meraihnya

Reward atau penghargaan dapat menjadi penyemangat dan membuat Anda tetap fokus untuk mewujudkan resolusimu. Misalnya, jika kamu berhasil masuk ke PTN impian, kamu akan memberikan hadiah pada diri sendiri dengan berjalan-jalan ke tempat yang sudah Anda impikan selama ini.

9. Buat antisipasi jika ada halangan

Anda pasti pernah mendengar ucapan, “manusia hanya bisa berencana, namun Tuhan lah yang menentukan”, bukan? Ada kalanya, rencana yang sudah kita susun sebaik mungkin, bisa gagal karena satu dan lain hal. Kalau sudah begitu, apa yang harus kita lakukan?

Sedih? Sudah pasti iya, tapi jangan berlarut-larut, ya. Untuk mengantisipasinya, kamu bisa membuat rencana cadangan. Jadi, ketika keinginan utama Anda belum bisa terealisasi, kamu sudah tahu harus menuju ke mana, dan melakukan apa.

10. Sabar dalam proses

Ingat, tidak ada hal yang bisa didapatkan secara instan, ya! Semua tentunya butuh proses dan perjuangan yang harus kamu jalani dengan sabar. Begitu juga untuk resolusi tahun barumu.

Perubahan yang Anda buat di resolusi tahun baru, bisa saja membutuhkan waktu yang lama atau cepat tergantung pada seberapa kuat Anda berusaha mencapainya.

11. Melakukan Refleksi dan Introspeksi Selama Setahun Lalu

Refleksi adalah kunci untuk memahami diri sendiri dan mengidentifikasi bagian-bagian dari kehidupan yang memerlukan perubahan. Pada langkah ini, luangkan waktu untuk merenungkan pencapaian, kegagalan, dan pengalaman selama setahun sebelumnya. Ingat kembali momen-momen berarti, pelajaran yang didapat, serta perubahan dalam diri Anda. Hal ini akan membantu Anda memahami nilai-nilai yang penting, aspirasi yang mungkin telah berubah, dan hal-hal yang perlu diubah.

Evaluasi yang jujur terhadap pencapaian dan kegagalan di tahun sebelumnya memberikan wawasan berharga. Tinjau resolusi yang telah ditetapkan dan analisis sejauh mana Anda berhasil mencapainya. Identifikasi faktor-faktor yang mendukung kesuksesan dan hambatan yang mungkin perlu diatasi. Evaluasi ini bukan hanya tentang merayakan keberhasilan, tetapi juga mengambil pelajaran berharga dari kegagalan untuk memperkuat perencanaan di masa depan.

12. Mengidentifikasi Hal-hal yang Perlu Diperbaiki

Mengidentifikasi area-area dalam hidup yang memerlukan perhatian khusus adalah langkah penting menuju perbaikan diri. Baik itu kesehatan, hubungan sosial, karir, atau aspek-aspek lainnya, kenali dengan jelas di mana Anda ingin membuat perubahan positif. Anda dapat meningkatkan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional, memperbaiki kebiasaan makan, atau memperkuat koneksi sosial. Identifikasi dengan jelas hal-hal ini untuk memperkokoh resolusi Anda.

13. Menetapkan Tujuan yang Spesifik dan Terukur

Tujuan yang spesifik dan terukur memberikan arah yang jelas pada resolusi Anda. Alihkan dari pernyataan umum menjadi tujuan yang lebih konkret. Sebagai contoh, daripada menetapkan tujuan umum seperti “ingin menjadi lebih sehat,” Anda bisa merinci dengan mengatakan “menurunkan berat badan sebanyak 5 kilogram dalam enam bulan.” Hal ini membantu Anda memiliki visi yang lebih tajam tentang apa yang ingin dicapai.

14. Menggunakan Pendekatan SMART

Pendekatan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Timebound) atau Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Relevan, dan Terbatas

Waktu adalah pedoman penting dalam merancang tujuan yang efektif. Pastikan bahwa setiap tujuan Anda memenuhi kriteria-kriteria ini. Tujuan yang spesifik dan terukur dapat membantu Anda tetap fokus, sementara tujuan yang dapat dicapai, relevan, dan memiliki batasan waktu membuatnya lebih mudah diukur dan diimplementasikan.

15. Menyusun Prioritas

Dengan memiliki beberapa tujuan, penentuan prioritas menjadi kunci. Pertimbangkan mana yang paling penting atau mendesak untuk diatasi. Prioritas ini membantu Anda memberikan perhatian yang lebih intensif pada area-area yang memerlukan perubahan, sehingga energi dan usaha Anda  dapat digunakan dengan lebih efektif.