Tangis Denada Pecah, Dipertemukan dengan Orang yang Bantu Beli Rumahnya Saat Butuh Uang

Posted on

– Denada pernah berada dalam keadaan terpuruk ketika putrinya yang berada di dalam sematawayang jatuh sakit.

Aisha Aurum divonis mengidap leukemia dan harus menjalani perawatan intensif.

Pada saat itu, Denada memutuskan untuk membawa Aisha ke Singapura untuk melanjutkan pengobatan dan kemoterapi.

Ibu Denada, yang sudah bercerai dengan Jerry Aurum, berjuang sendirian untuk membiayai dan menjaga kebutuhan putrinya selama proses perawatan medis.

Biaya perawatan Aisha saat itu ternyata tidak sedikit, Denada diketahui menjual beberapa harta miliknya di Jakarta, agar bisa bertahan hidup di negara orang.

Pada saat itu, Jerry Aurum juga tidak bisa berkontribusi banyak karena sedang menjalani hukuman penjara karena kasus narkotika.

Namun beruntung, Denada memiliki seorang teman sekaligus manajer bernama Risna Ories yang benar-benar menjadi pendukungnya.

“(Dia hadir) ketika aku tidak punya uang,” katanya sambil menangis, saat menjadi bintang tamu acara FYP Trans7, Selasa (25/2/2025).

“Aku tidak punya uang, aku tidak bisa bekerja karena pandemi,” kata Denada dengan kalimat terbata-bata.

Hal yang teringat Denada, ia harus menjual rumahnya di Bintaro, agar mendapatkan uang segera untuk biaya pengobatan anaknya di Singapura.

Tapi pada saat itu, Denada mengaku bingung, kepada siapa ia harus menjual asetnya dalam waktu singkat.

Ternyata, sang manajer ingin menjadi pembeli dadakan, sebidang tanah milik Denada di Bintaro.

“Saat kehidupan orang lagi susah, dia orang pertama yang membantu, dia bertanya apa yang bisa saya bantu,” ujar Denada sambil menangis.

“Tuhan memberikan tugas lain (anak sakit),” kata Denada.

“Saya harus menjualnya, akhirnya tanah itu dipotong dan dia dan kakaknya yang membelinya,” kata Denada sambil menunjuk Risna.

Saat itu, Risna mengaku tidak memiliki niat untuk membeli apa pun, apalagi properti, mengingat kondisi ekonomi saat pandemi yang sedang sulit secara keuangan.

“Padahal gak terpikir untuk membeli properti, toh pas pandemi kan,” kata Risna.

“Bismillah gue aja yang beli, niatnya hanya ingin membantu, ya, akhirnya beli,” kata Risna sambil memegang tangan Denada.

Rupanya kebaikan Risna tidak sampai di situ, dia sendiri yang membantu Denada untuk menjual beberapa barang mewahnya, termasuk perhiasan.

Tidak dapat disangkal, Denada membutuhkan banyak biaya untuk kesembuhan putrinya.

“Dia yang mengelilingi bantuan menjual perhiasan aku, dia mencari orang yang mau membeli, menjual tas aku,” kata Denada sambil menangis.

Sekarang, badai dalam hidup Denada mulai mereda, Aisha pun telah pulih, dan kondisi ekonomi Denada juga semakin stabil.

Persahabatan Denada dan Risna semakin erat.

“Aku tidak pernah terbayang bahwa dalam kehidupan aku akan bertemu dengan orang yang memiliki pengaruh besar terhadap hidupku,” kata Denada.

“Dia banyak memperkenalkan aku pada kebaikan, kegiatan belajar, mengirimkan ceramah, tausyiah, aku sangat bersyukur, aku berterima kasih karena Allah telah memperkenalkan aku kepada kamu, semoga kebaikan kamu menjadi amal ibadah kamu,” katanya.

“Semoga Allah berikan kamu kebahagiaan yang berlipat-lipat dari apa yang telah kamu berikan kepadaku,” kata Denada.

“Terima kasih atas pandangan indahmu padaku, sebenarnya hatimulah yang indah, apa pun yang terjadi, Allahlah yang menggerakkan bukan karena kehebatan aku, tapi Allah yang Maha Hebat, apa yang kita lakukan semua karena Allah,” kata Risna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *