Performa Mengesankan Garudayaksa FC dalam Pertandingan Kontra Sriwijaya FC
Garudayaksa FC menunjukkan performa yang sangat mengesankan saat menjamu Sriwijaya FC di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Selasa (11/11/2025). Dalam pertandingan tersebut, tim asuhan Khamid Mulyono berhasil mencetak tujuh gol ke gawang Sriwijaya FC. Gol-gol tersebut dicatatkan oleh Everton Nascimento (5′), Dedi Tri Maulana (32′), Concha (46′), Ryu (75′), Roken Tampubolon (90+1′), Taufik Hidayat (90+5′) dan Asep Berlian (90+9′). Sementara itu, Sriwijaya FC hanya mampu membalas dengan dua gol dari Vieri (60′) dan Sutan Zico (62′).
Kemenangan ini membawa Garudayaksa FC semakin menjauh dari kejaran Adhyaksa FC dan FC Bekasi City. Saat ini, Garudayaksa FC telah mengumpulkan 23 poin, sementara Adhyaksa FC dan FC Bekasi City masing-masing memiliki 6 dan 9 poin. Dengan catatan 7 kali menang, 2 kali seri, dan 1 kali kalah, Garudayaksa FC juga berhasil mencetak 26 gol dan hanya kebobolan 7 kali. Selisih gol mereka mencapai 19 gol.
Uniknya, di balik kesuksesan Garudayaksa FC, ada peran penting dari Eka Ramdani, bekas kapten dan idola Bobotoh di era 2005 silam di Persib Bandung. Eka Ramdani, yang pernah bermain selama enam musim di Persib Bandung pada periode pertama dan satu musim di periode kedua, kini menjabat sebagai asisten pelatih Garudayaksa FC sejak 24 Agustus 2025 lalu. Ia kini menjadi asisten pelatih Khamid Mulyono dan aktif memberikan arahan kepada pemain seperti Andik Vermansah.
Sebelum bergabung dengan Garudayaksa FC, Eka Ramdani pernah menjadi asisten pelatih Dewa United U20 sejak 1 Desember 2024 hingga 30 Juni 2025. Sebelum akhirnya bergabung dengan Garudayaksa FC.
Jalannya Pertandingan Garudayaksa FC Vs Sriwijaya FC
Babak Pertama
Pertandingan dimulai dengan Garudayaksa FC langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka mengurung Sriwijaya FC di setengah lapangan. Peluang pertama tercipta melalui skema set piece, Andik Vermansah. Umpan legenda Persebaya Surabaya itu mampu mengarah ke kepala Everton Nascimento. Sayangnya, Everton Nascimento sudah berada dalam posisi offside.
Di menit ke-5, Garudayaksa FC sukses membuka skor. Sundulan kedua Everton Nascimento berhasil melejit ke jala Gery Mandagi. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Garudayaksa FC. Di menit ke-31, Everton Nascimento kembali menjadi aktor. Umpan direct-nya dari dalam kotak penalti sukses mengenai Dedi Tri Maulana atau Debol. Gol Debol dianggap onside setelah cek VAR dan skor berubah menjadi 2-0.
Braif Fatari hampir saja memberi assist sempurna. One on one di kotak penalti Sriwijaya FC, Braif Fatari memberi umpan tarik ke dalam kotak penalti. Sayangnya, sepakan pemain Garudayaksa FC masih diblok oleh bek Sriwijaya FC. Tambahan waktu lima menit di babak pertama akhirnya membuat skor tetap 2-0.
Babak Kedua
Di awal babak kedua, Garudayaksa FC langsung memberi ancaman nyata. Benar saja, baru satu menit bermain, sepakan keras Vicente Antonio sukses mencetak gol. Sepakan keras Vicente Concha dari luar kotak penalti membuat para pemain Sriwijaya FC lengah. Skor berubah menjadi 3-0 untuk Garudayaksa FC.
Serangan bertubi-tubi dilakukan oleh Garudayaksa FC. Sepakan Roken Tampubolon berhasil mengarah ke jala Geri Mandagi. Bola berhasil ditepis, muntahannya mengarah ke Andik Vermansah. Dengan tenang, Andik Vermansah melakukan sepakan keras mengarah ke jala Geri Mandagi. Akhirnya, Sriwijaya FC berhasil memperkecil ketertinggalan. Lini belakang lengah, Jackson yang terlepas dari jebakan offside mampu kirimkan umpan direct pass ke kotak penalti. Dengan mudah, top skor Sriwijaya FC, Vieri menjebloskan bola ke jala Ray Redondo. Skor menjadi 1-3 di menit ke-60.
Tak lama dari gol Vieri, Sutan Zico berhasil mencatatkan gol kedua untuk Sriwijaya FC. Skor berubah menjadi 2-3 di menit ke-62. Apes, setelah hampir saja menyamakan kedudukan, justru Sriwijaya FC harus puas kembali meratapi nasibnya. Pasalnya, Sriwijaya FC harus kebobolan untuk keempat kalinya berkat gol dari Roken Tampubolon di menit tambahan waktu. Skor berubah menjadi 5-2 untuk Garudayaksa FC.
Di menit ke-94, striker Garudayaksa FC, Taufik Hidayat sukses mencetak gol kelima. Eks Persija Jakarta itu sukses mengubah skor menjadi 6-2. Di menit ke-96, kapten Sriwijaya FC, Ganjar Mukti mendapatkan kartu merah. Kartu merah didapatkan setelah Ganjar Mukti dengan sengaja menghalau bola dengan tangan kanannya. Wasit pun mengganjar Sriwijaya FC penalti. Asep Berlian yang maju sebagai algojo penalti sukses tunaikan tugasnya. Skor akhir berubah menjadi 7-2 untuk Garudayaksa FC.
Susunan Pemain Garudayaksa FC Vs Sriwijaya FC
Pelatih Garudayaksa FC, Khamid Mulyono menurunkan skuad terbaiknya kontra Sriwijaya FC. Termasuk mayoritas pemain berlabel Liga 1 yang dimiliki oleh Garudayaksa FC. Trisula di lini depan ada Andik Vermansah, Dedi Tri Maulana dan Everton Nascimento. Disusul Braif Fatari, Asep Berlian dan Manda Cingi di lini tengah. Di lini belakang, bek kenyang pengalaman Birrul Walidain dan Obet Choiri jadi andalan. Sementara di pos penjaga gawang, ada eks kiper PSIS Semarang, Ray Redondo.
Untuk tim tamu Sriwijaya FC, di bawah nahkoda baru legenda Timnas Indonesia, Budi Sudarsono menurunkan beberapa pemain pengalamannya. Di sektor penjaga gawang ada Geri Mandagi, bek tengah ada Ganjar Mukti dan Nugroho Fatchur Rahman. Dan untuk di lini depan, Budi Sudarsono mencadangkan 1 nama bintang yakni Sutan Zico. Uniknya, Sriwijaya FC di awal musim ini main tanpa pemain asing.
Susunan Pemain Garudayaksa FC:
Ray Redondo, Birrul Walidain, Alfin Faiz, Obet Choiri, Vicente Antonio, Asep Berlian, Braif Fatari, Manda Cingi, Andik Vermansah, Dedi Tri Maulana, Everton Nascimento.
Cadangan:
Agus Nova, Daniel Rocken, Iqbal Al Ghuzat, Adlin Cahya, Raihan Utama, Dheco Hari, Seungwoo Ryu, Aditia Gigis, Yoewanto Setya, Rahma Nico, Taufik Hidayuat dan Komang Tri.
Pelatih: Khamis Mulyono
Susunan Pemain Sriwijaya FC:
Gerri Mandagi, Fajri Ardiansyah F, Fiwi Dwipan, Ganjar Mukti Muhardiyana, Ibnu Yazid Al Mustaufiz, Muhammad Tirto Wicaksono, Muhammad Farhan, Nugroho Farchur Rochman, Jechson Feliz, Mukhti Arya dan Nadhif Girasta.
Cadangan:
Aprius Fernando, Muhamad Zaenuri, Reza Pahlevi, Rizky Abdiansyah, Muhammad Rafif Putra, Vieri Donny Ariyanto dan Sutan Diego.
Pelatih: Budi Sudarsono
