Siti minta maaf usai ngaku diusir setelah suami dilantik PPPK, janji perbaiki rumah tangga

Posted on

Ringkasan Berita:

  • Siti viral mengaku diusir suami setelah dilantik PPPK menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan membantah isu perselingkuhan suaminya.
  • Siti bahkan berjanji untuk memperbaik rumah tangganya dengan suami, Iksan Daud.

 

PasarModern.com– Nama Siti Hindrawati sempat viral di media sosial setelah mengaku diusir suami setelah dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kini Siti menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan membantah isu perselingkuhan suaminya.

Ia bahkan berjanji untuk memperbaik rumah tangganya dengan suami, Iksan Daud.

Permintaan maaf disampaikan Siti melalui video yang diunggah melalui akun media sosial Facebook miliknya, @Siti Hindrawati.

“Saya Siti Hindrawati istri dari Iksan Abdurahman Daud, ingin mengklarifikasi bahwa berita yang beredar di media sosial tentang perselingkuhan suami saya itu adalah pemberitaan tidak benar. Saya meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial,” katanya, dikutip dari Tribun Sumsel pada Sabtu (27/12/2025).

Janji Perbaiki Rumah Tangga

Menurutnya, masalah rumah tangganya menjadi privasi dirinya.

Tak hanya itu, ia pun mengaku kini tengah memperbaiki rumah tangganya dengan Iksan.

“Sejatinya masalah keluarga masalah privasi dan saya memohon kepada seluruh akun media untuk menghapus pemberitaan tentang kami. Saat ini kami sedang memperbaiki semuanya, mohon doanya,” jelasnya.

Sementara lewat unggahannya itu pula, Siti mengaku saat ini tengah memperbaiki rumah tangganya dengan suami.

Ia pun berusaha menjadi orang tua yang baik untuk anaknya.

“Mohon maaf atas kehilafan saya dan suami saya. Saya dan suami saya ini sedang mencoba memperbaiki semuanya. Saya dan Iksan mohon doanya untuk semuanya. Kami berusaha untuk menjadi orang tua yang baik untuk anak kami. Mohon kepada seluruh akun sosial media dan rekan rekan semua yang sudah mengshare video saya kemarin. Mohon segera di hapus saja. Terima kasih,” tulisnya, Kamis (25/12/2025).

Iksan Bantah Usir Istri 

Iksan, suami Siti menegaskan polemik rumah tangga yang kini viral di media sosial tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan.

Saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Iksan menyampaikan permohonan maaf kepada berbagai pihak.

Ia menilai persoalan tersebut telah melebar dan menimbulkan kegaduhan.

Permohonan maafnya ditujukan kepada masyarakat serta pimpinan di instansi tempatnya bekerja.

Iksan menegaskan konflik rumah tangga yang dialaminya merupakan urusan pribadi dan tidak ingin persoalan tersebut berdampak pada institusi tempatnya bekerja.

“Permasalahan rumah tangga adalah privasi, dan saya tidak ingin membebani instansi,” kata Iksan, Rabu (24/12/2025).

Dalam penjelasannya, Iksan juga mengungkapkan pihak manajemen Bandara Djalaluddin Gorontalo telah turun tangan menyikapi persoalan tersebut.

Menurutnya, upaya pembinaan dan mediasi sudah dilakukan lebih dari sekali.

“Manajemen bandara sudah melakukan pembinaan dan mediasi kepada saya bersama istri berulang kali,” ujarnya.

Bahkan, ia menyebut proses mediasi sempat membuahkan kesepakatan damai.

Pada Agustus dan September 2025, dirinya dan sang istri sempat berdamai serta berkomitmen memperbaiki rumah tangga.

Iksan berharap masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari informasi yang beredar di media sosial.

Menurutnya, hanya dirinya dan sang istri yang benar-benar memahami persoalan rumah tangga mereka.

Ia juga menegaskan bahwa tidak semua tuduhan yang beredar sesuai dengan kenyataan.

Meski demikian, ia memilih untuk membatasi penjelasan demi menjaga privasi kedua belah pihak.

“Saya tidak mau membahas lebih detail mengenai permasalahan ini karena alasan privasi,” tandasnya.

Tak hanya itu, Iksan Daud juga mengungkapkan mengenai status kepegawaiannya.

Ia menjelaskan dirinya telah bekerja cukup lama sebelum resmi menjadi PPPK.

“Saya bekerja sebagai tenaga kontrak di Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo sejak tahun 2016 dan diangkat sebagai PPPK pada Juni 2025,” jelasnya.

Diketahui, Bandara Djalaluddin terletak di Kecamatan Isimu, Kabupaten Gorontalo.

Bandara Kelas I yang dikelola UPT Ditjen Hubud ini berjarak 39,9 kilometer dari Kota Gorontalo.

Butuh waktu sekitar satu jam menggunakan mobil jika melewati Jalan Gorontalo Outer Ring Road.

Pengakuan Siti Diusir Suami

Sebelumnya, kisah Siti viral di media sosial setelah mencurahkannya di media sosial.

Siti mengaku sudah lama diperlakukan seperti itu oleh suaminya.

“Sudah lama saya sering diperlakukan seperti ini. Saya bertahan demi anak, tapi kemarin sudah sampai pada puncaknya,” ujar Siti kepada wartawan pada Selasa (23/12/2025), dikutip TribunGorontalo.com.

Ia mengaku telah mempertahankan rumah tangganya selama hampir satu dekade, terutama demi anak mereka yang kini berusia delapan tahun.

Menurutnya, tekanan dalam rumah tangga semakin terasa setelah suaminya resmi dilantik sebagai PPPK. Ia merasa sikap suaminya berubah sejak saat itu.

Siti mengungkapkan sang suami kerap melontarkan ucapan yang membuatnya merasa tidak dihargai dan tertekan secara psikologis.

“Salah satu yang membuat saya tertekan adalah ucapannya yang sering bilang saya takut kehilangan dia karena dia sudah jadi PPPK,” ungkapnya.

Ia menambahkan persoalan rumah tangga mereka sebenarnya sudah beberapa kali diupayakan untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Musyawarah antara kedua belah pihak keluarga bahkan sempat dilakukan, lengkap dengan kesepakatan yang disetujui oleh orang tua masing-masing.

Namun, menurut Siti, kesepakatan tersebut kembali dilanggar oleh sang suami.

“Sudah berkali-kali saya disuruh keluar dari rumah. Pernah dijemput dan sudah ada perjanjian antar orang tua, tapi dia langgar lagi,” jelasnya.

Merasa tidak lagi sanggup bertahan, Siti akhirnya memilih meninggalkan rumah dan kini tinggal sementara di rumah ibunya di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

“Saya sedang menenangkan diri,” tuturnya lirih.

Ia juga mengungkapkan sejak kejadian tersebut, suaminya belum pernah menghubunginya sama sekali.

Suami Siti diketahui bekerja di salah satu instansi pemerintah di Gorontalo.

Sementara itu, Camat Tibawa Abdul Azis Pakaya yang dikonfirmasi melalui WhatsApp belum memberikan tanggapan terkait kasus ini.

“Saya masih di acara, chat saja,” ujar Abdul Azis saat ditelepon tim redaksi, Selasa (23/12/2025) pagi.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan rumah tangga yang mencuat ke publik setelah viral di media sosial. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews PasarModern.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *