Saka Jadi Pemain Gratis, Picu Persaingan Transfer Januari

Posted on

Pemain Muda yang Menarik Perhatian dengan Performa Gemilang

Amario Cozier-Duberry, pemain sayap Brighton yang sangat dihargai, telah mendapatkan julukan ‘Super Amario’ setelah bersinar di League One musim ini saat dipinjamkan ke Bolton Wanderers. Keberhasilannya dalam menghadapi tantangan dan menjalani masa peminjaman yang berat membuatnya menjadi salah satu bintang muda yang menarik perhatian banyak klub.

Pemain muda ini memutuskan untuk meninggalkan Arsenal, klub masa kecilnya, setelah masa bakti lima tahunnya berakhir pada musim panas 2024. Keputusan tersebut memerlukan pertimbangan matang, tetapi ia memilih untuk bergabung dengan Brighton meskipun ada minat dari beberapa klub Liga Inggris dan Eropa. Newcastle, Borussia Dortmund, dan Ajax bahkan telah mengajukan tawaran kompetitif kepada Cozier-Duberry. Wolves juga termasuk dalam daftar klub yang tertarik untuk merekrutnya.

Cozier-Duberry tumbuh dengan mengidolakan pemain seperti Thierry Henry dan sering menonton pertandingan kandang Arsenal bersama saudara-saudaranya. Meski begitu, ia yakin bahwa ia tidak akan menyesali keputusannya setelah menandatangani kontrak empat tahun dengan Brighton.

Meski memiliki potensi besar, Cozier-Duberry menyadari bahwa jalannya menuju tim utama di Arsenal sangat rumit. Sebagai pemain sayap kanan berkaki kidal, ia merasa sulit untuk melengserkan Bukayo Saka. Namun, ia tidak ragu untuk mengakui bahwa ia ingin meniru gaya permainan Arjen Robben dan belajar dari Saka di London Colney.

Pada 2023, mantan pelatih kepala Arsenal U18, Jack Wilshere, menyebut bahwa Cozier-Duberry mirip dengan Saka. Ia mengatakan bahwa Cozier-Duberry memiliki kemampuan luar biasa dan bisa membuat segalanya terjadi ketika diberi bola. Meski demikian, ia perlu meningkatkan pengambilan keputusannya seperti Saka.

Cozier-Duberry awalnya menunjukkan performa gemilang di Brighton, mencetak dua gol dalam kemenangan 5-1 atas Kashima Antlers pada tur pramusim Albion di Jepang. Namun, setelah Brighton mendatangkan Yankuba Minteh dari Newcastle, pihak klub memutuskan untuk meminjamkan Cozier-Duberry ke Blackburn Rovers untuk musim Championship 2024-25.

Di Blackburn Rovers, ia membuat 22 penampilan liga, hanya mencetak satu gol sebelum akhirnya bergabung dengan Bolton Wanderers untuk musim League One. Saat ini, Cozier-Duberry mencatatkan 14 keterlibatan gol (tujuh gol dan tujuh assist) musim ini dan dianggap sebagai properti terpanas di EFL setelah meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Bulan Ini dari EA Sports FC.

Performa gemilangnya menarik perhatian klub Championship yang ingin meminjamnya pada bulan Januari. Bolton sangat ingin mempertahankan jasanya karena ia dianggap penting dalam upaya promosi mereka. Namun, ada klausul pelepasan dalam perjanjian peminjaman tersebut.

Sumber dari Brighton mengklaim bahwa mereka senang dengan perkembangan Cozier-Duberry di Bolton dan tidak ingin mengganggu prosesnya. Di sisi lain, manajer Bolton percaya bahwa penampilan Cozier-Duberry bukanlah kebetulan. Seperti Conor Bradley, bek Liverpool yang sukses di League One sebelum masuk ke tim utama Anfield, Cozier-Duberry juga menunjukkan potensi besar.

Ia sering ditendang oleh lawan dan dalam pertandingan baru-baru ini, manajer lawan bahkan mengubah strategi taktis untuk mencoba menghentikannya. Namun, hingga saat ini, upaya tersebut belum berhasil. ‘Super Amario’ terus berkembang dan berada di jalur yang tepat untuk mendapatkan kesempatan bermain di tim utama Brighton musim depan.

Jason Ayto, direktur olahraga Brighton, mengenal baik Cozier-Duberry sejak bermain di Arsenal. Dengan Yankuba Minteh yang dikaitkan dengan klub ‘Enam Besar’, Brighton memiliki pengganti yang siap pakai dalam diri Cozier-Duberry.

Pemain Bertahan yang Tertarik oleh Arsenal

Arsenal juga sedang memperhatikan pemain bertahan Galatasaray, Wilfried Singo. Media Turki Sabah melaporkan bahwa The Gunners terkesan dengan penampilannya selama misi pengintaian. Arsenal mendatangkan delapan pemain baru selama bursa transfer musim panas, termasuk Cristhian Mosquera dan Piero Hincapie.

Meskipun demikian, mereka masih terus dikaitkan dengan pemain bertahan. Sabah menyebutkan bahwa Singo masuk dalam radar tim Mikel Arteta menjelang Tahun Baru. Arsenal mengirimkan pencari bakat untuk menyaksikan Singo dalam pertandingan Galatasaray melawan Ajax di Liga Champions.

Singo, yang direkrut dari Monaco dengan harga €30,8 juta (£27 juta), memiliki klausul pelepasan senilai €60 juta (£53 juta) dalam kontraknya. Meski demikian, tampaknya Arsenal tidak akan melakukan langkah musim dingin untuk mendatangkan Singo.

Pemain berusia 24 tahun ini telah bermain sebagai bek tengah atau bek kanan sejak pindah ke Galatasaray. Ia memiliki kemampuan duel udara yang kuat dan kemampuan merebut bola serta tekel yang menarik perhatian. Meski begitu, Arsenal memiliki bek tengah yang lengkap, termasuk William Saliba dan Gabriel Magalhaes.

Arteta juga bisa memainkan Riccardo Calafiori, Jurrien Timber, atau Ben White dalam posisi tersebut jika diperlukan. Timber hampir tak tergantikan di posisi bek kanan, menggantikan White selama setahun terakhir. Oleh karena itu, tampaknya tidak ada kebutuhan untuk bala bantuan.