Rosyida Vigneswari, Istri Yai Mim yang Pernah Berseteru dengan Sahara, Mantan Dosen Malang

Posted on

Profil Rosyida Vigneswari, Istri Yai Mim yang Tampil Tenang dalam Perseteruan

Rosyida Vigneswari, istri dari Imam Muslimin atau dikenal dengan panggilan Yai Mim, menjadi sorotan setelah suaminya terlibat perseteruan dengan Nurul Sahara, istri pemilik rental mobil. Rosyida tampil tenang menghadapi situasi ini dan mendampingi Yai Mim saat mereka menjadi bintang tamu dalam tayangan YouTube Curhat Bang Denny Sumargo yang diunggah pada Senin (29/9/2025).

Setelah diusir oleh Ketua RT dan RW setempat, Yai Mim dan istrinya kini tinggal berpindah-pindah dari satu hotel ke hotel lain sambil menunggu rumah mereka laku terjual. Meski menghadapi tekanan, Rosyida tetap menjaga ketenangannya dan tidak memperpanjang konflik.

Latar Pendidikan dan Karier yang Mengesankan

Rosyida Vigneswari bukan sosok sembarangan. Ia memiliki latar pendidikan yang cemerlang, yaitu lulus dari jurusan Statistika di Universitas Brawijaya. Selain itu, ia pernah bekerja di lingkungan perbankan, termasuk jabatan pimpinan di cabang Bank Muamalat Probolinggo.

Selain aktivitas profesionalnya, Rosyida juga aktif dalam kegiatan sosial dan dakwah bersama sang suami. Ia juga memiliki hobi membuat roti. Dalam bio Instagramnya, ia menulis bahwa dirinya adalah “penggila olahraga gy, pembuat kue, investor yang berinvestasi hingga asisten suaminya, @mohammad_imam_muslimin.”

Pengaruh Perseteruan pada Kehidupan dan Pekerjaan

Perseteruan antara Yai Mim dan Sahara ternyata memberikan dampak pada pekerjaan Rosyida. Ia menduga pihak Sahara akan datang ke kantornya bersama kuasa hukumnya. Dalam unggahan Tiktoknya, ia menyebutkan bahwa Sahara dan pengacaranya mungkin akan mendatangi Bank Muamalat dan teman-temannya di BMI untuk mengulik kasus tersebut. Namun, ia tetap percaya bahwa dirinya tidak memiliki kasus apa pun di BMI.

Awal Mula Perseteruan

Awal mula perseteruan antara Yai Mim dan Sahara terjadi karena masalah parkir mobil rental milik Sahara di depan pintu rumah Yai Mim. Rosyida pulang dari Jakarta pada 7 Agustus 2025 dan menemukan mobil rental Sahara terparkir di depan pintu pagar. Ia dan Yai Mim menunggu hingga pukul 22.00 WIB, namun mobil tersebut tidak segera dipindahkan.

Pukul 23.00 WIB, Rosyida mencoba menghubungi driver Sahara, tetapi tidak ada respons. Mereka akhirnya memutuskan untuk tidur. Namun, saat dilihat kembali pukul 02.00 WIB, mobil masih terparkir. Yai Mim harus pergi ke masjid untuk pengajian, sehingga Rosyida membangunkan driver Sahara di garasi.

Garasi tersebut berada di sebelah rumah Sahara dan merupakan bangunan semi permanen terbuka. Di garasi inilah driver Sahara tidur. Rosyida membangunkan driver tersebut, tetapi tidak berhasil. Akhirnya, ia menghubungi Sahara dan meminta agar mobil tersebut dipindahkan.

Peristiwa yang Menjadi Penyebab Utama

Perkara parkir hanya satu dari beberapa penyebab perseteruan antara Yai Mim dan Sahara. Ada sebab lain yang akhirnya berujung pada Yai Mim dan keluarga diusir dari perumahan tempat tinggalnya.

Ketika Rosyida sedang berhaji, anak Sahara dan Sofian bermain ke rumah Yai Mim. Sahara kemudian masuk ke rumah Yai Mim dan mengunci pintu. Yai Mim memprotes aksi tersebut, tetapi Sahara beralasan agar anaknya tidak keluar. Setelah itu, Yai Mim naik ke lantai tiga untuk mencuci baju dan hanya mengenakan celana pendek.

Sahara tiba-tiba naik dan berteriak menyebut Yai Mim cabul. Yai Mim kaget dan takut dianggap berbuat macam-macam karena ada suami Sahara di luar. Kejadian ini menjadi salah satu alasan Yai Mim diusir dari perumahan tempat tinggalnya.

Tuduhan Cabul dan Reaksi Yai Mim

Tuduhan cabul dari Sahara sempat tersebar di video yang diunggah olehnya. Dalam video tersebut, Sahara menyebut Yai Mim sebagai dosen cabul di hadapan mahasiswa yang berkunjung ke rumah Yai Mim.

Namun, Yai Mim justru menanggapi dengan tenang. Ia balik bertanya kepada Sahara, “Dengarin ya, kapan saya nyabulin kamu?” Dalam caption panjang yang ditulisnya, Sahara bersikeras memperjuangkan apa yang ia sebut sebagai bentuk keadilan. Ia menuding Yai Mim melakukan sejumlah pelanggaran yang merugikan dirinya, seperti pelecehan seksual, pencemaran nama baik pribadi, perusakan mobil rental, pemfitnahan terhadap usaha rental, dan menghadirkan massa ke garasi mobilnya.

Klarifikasi Yai Mim

Yai Mim buka suara setelah berbagai tudingan yang mengarah kepadanya. Dalam klarifikasi yang disampaikan melalui akun media sosial istrinya, Rosyida Vigneswari dan juga saat hadir di kanal YouTube Sumargo Denny, Yai Mim menegaskan seluruh tudingan Sahara tidak berdasar dan tidak benar.

Akar persoalan itu berawal dari tanah miliknya yang digunakan Sahara untuk kandang kambing dan parkir mobil rental. Yai Mim menegaskan tidak pernah melakukan blokade jalan, apalagi pencabulan seperti yang dituduhkan. “RT, RW, dan warga hanya mendengar keterangan sepihak dari Sahara. Tidak pernah ada mediasi resmi,” ujar Yai Mim.

Ia mengisahkan kejadian yang membuat dirinya difitnah. Saat istrinya sedang berhaji, Sahara datang ke rumah membawa makanan dan mengunci pintu. Melihat tindakan Sahara, Yai Mim menegur agar pintu dibuka. Namun, situasi berujung ricuh hingga dirinya malah dituduh cabul.

Saat ini, perseteruan keduanya telah berlanjut ke ranah hukum. Yai Mim dan Sahara sama-sama melapor ke pihak kepolisian.