Kehidupan Rio Fernando: Dari Keluarga Sederhana ke PNS Berkat Program Beasiswa
Rio Fernando lahir dari keluarga sederhana di Merapi Timur. Meski tumbuh dalam lingkungan yang tidak memiliki banyak fasilitas, ia memiliki impian yang sangat besar. Impian tersebut mendorongnya untuk aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan mempertahankan nilai akademik yang baik selama menempuh pendidikan. Ia percaya bahwa kedua hal ini akan menjadi modal penting untuk masa depannya.
Sejak kecil, Rio tertarik pada dunia pendidikan dan bercita-cita untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Keinginannya itu akhirnya terwujud ketika ia mendapatkan beasiswa Bidiksiba dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Program ini menjadi jembatan emas bagi siswa berprestasi dengan keterbatasan ekonomi untuk bisa mengenyam pendidikan tinggi. Rio menyukai reputasi PTBA yang tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia lokal melalui program beasiswa pendidikan.
Yang paling menarik bagi Rio adalah kesempatan untuk mendapatkan dukungan finansial penuh selama studi serta jaminan potensi karier di masa depan. Baginya, ini adalah kesempatan langka yang tidak ingin dilewatkan karena ia melihatnya sebagai investasi terbaik untuk masa depannya dan keluarganya.
Pengalaman Menyeluruh Selama Studi
Pengalaman Rio selama menempuh pendidikan di bawah program Bidiksiba PTBA adalah perjalanan yang luar biasa, penuh tantangan namun juga sangat berharga. Ia belajar di salah satu Politeknik terbaik di Indonesia, bertemu dengan dosen-dosen hebat, dan berinteraksi dengan teman-teman dari berbagai latar belakang. Momen yang paling berkesan adalah ketika ia berhasil menyelesaikan skripsi dan lulus dengan predikat cum laude. Ini menjadi bukti nyata dari kerja keras, dukungan dari keluarga, dan tentu saja, bantuan dari program Bidiksiba.
Program ini tidak hanya membekalinya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga melatihnya menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab. Rio mengambil jurusan Akuntansi, yang ternyata memiliki relevansi kuat dengan kariernya saat ini sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan jabatan Pengelola Penanganan Perkara di Kejaksaan Negeri.
Persiapan untuk Karier PNS
Setelah lulus dari program Bidiksiba, langkah pertama yang dilakukan Rio adalah mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi seleksi pekerjaan, terutama seleksi PNS. Ia aktif mencari informasi lowongan, mempelajari materi tes, dan berlatih soal-soal. Ia juga terus memperbarui ilmu pengetahuan dan mengikuti seminar atau workshop yang relevan. Selain itu, ia mencoba membangun jaringan profesional dengan senior-senior dan rekan-rekan seprofesi.
Rio menyadari bahwa persaingan untuk menjadi PNS sangat ketat, sehingga ia harus menyiapkan diri sebaik mungkin, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga mental. Momen ketika dirinya menerima pengumuman kelulusan PNS menjadi salah satu momen paling membahagiakan dalam hidupnya. Motivasi terbesarnya adalah mengangkat derajat keluarga dan membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk meraih pendidikan tinggi dan kehidupan yang lebih baik.
Dampak Program Bidiksiba
Keberhasilannya diterima sebagai PNS membuat Rio melihat bahwa program Bidiksiba PTBA sangat relevan dan krusial dalam membantu anak-anak daerah, khususnya di sekitar wilayah operasional PTBA, untuk meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik. Faktanya, program ini secara langsung mengatasi hambatan terbesar bagi banyak anak berprestasi di daerah, yaitu keterbatasan finansial.
Menurut Rio, tanpa program seperti Bidiksiba, banyak potensi unggul dari daerah mungkin tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke universitas berkualitas karena keterbatasan biaya. Ini akan membatasi peluang masa depan mereka. Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membuka wawasan, memperluas jaringan, dan membekali peserta dengan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.
Pesan untuk Generasi Muda
Rio berpesan kepada adik-adik alumni Bidiksiba PTBA yang sedang berjuang mewujudkan cita-citanya. Pertama, jangan pernah berhenti belajar dan beradaptasi. Dunia terus berubah, dan bekal ilmu dari kampus harus terus diasah dan diperbarui. Kedua, jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan keluar dari zona nyaman. Kegagalan adalah guru terbaik, jadikan itu pelajaran berharga.
Ketiga, tetap rendah hati dan jangan lupakan asal-usulmu. Ingatlah bahwa kesempatan yang kalian dapatkan adalah berkat perjuangan dan dukungan banyak pihak. Terakhir, jadilah pribadi yang jujur dan berintegritas. Di mana pun kalian berkarier, integritas adalah modal utama yang tidak bisa ditawar.
Bagi generasi muda lainnya yang memiliki impian besar namun terkendala secara ekonomi, Rio berpesan untuk jangan pernah menyerah pada impian kalian. Keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berhenti bermimpi atau berusaha. Jadikan itu cambuk untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih gigih. Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai peluang beasiswa, program bantuan pendidikan, atau jalur alternatif lain untuk meraih pendidikan. Manfaatkan setiap sumber daya yang ada dan bangun relasi yang baik.
Percayalah pada potensi diri kalian, asah terus kemampuan, dan tunjukkan bahwa kalian layak mendapatkan kesempatan. Kerja keras dan ketekunan tidak akan pernah mengkhianati hasil. Teruslah berjuang dan berdoa, karena tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha.
