Profil Mariano Peralta, Pemain Borneo FC masuk daftar top skor dan top assist Super League sementara

Posted on

Ringkasan Berita:

  • Mariano Peralta tampil impresif bersama Borneo FC dengan masuk daftar top skor (9 gol) dan top assist (5 assist) Super League sementara
  • Borneo FC menjadi tim yang memiliki dua pemain di lima besar top assist, yakni Villa dan Mariano Peralta
  • Winger asal Argentina ini berkembang pesat sejak datang ke Indonesia pada 2024 dan kini menjadi pilar utama serangan Pesut Etam.

PasarModern.com– Nama Mariano Peralta kian menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional, khususnya pendukung Borneo FC Samarinda.

Winger asal Argentina ini tidak hanya tampil konsisten sepanjang musim, tetapi juga berhasil menorehkan catatan impresif yang menempatkannya dalam jajaran pemain paling produktif di Super League sementara.

Keberadaan Mariano Peralta di daftar top skor dan top assist menjadi bukti nyata kontribusinya sebagai motor serangan Pesut Etam.

Di tengah ketatnya persaingan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Mariano Peralta muncul sebagai salah satu figur sentral.

Ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga kerap menjadi kreator serangan yang membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Perannya sebagai sayap kanan modern—yang mampu menusuk ke kotak penalti sekaligus menciptakan peluang—membuat namanya disejajarkan dengan pemain-pemain asing terbaik di liga.

Performa Super League dan Persaingan Papan Atas Statistik

Dalam catatan sementara Super League, Mariano Peralta tercatat masuk dalam dua kategori penting sekaligus, yakni top skor dan top assist.

Pada daftar pencetak gol terbanyak, ia berada di jajaran elite bersama nama-nama seperti Maxwell dan Dalberto yang sama-sama mengoleksi 10 gol, disusul Peralta dengan 9 gol.

 Torehan tersebut menempatkannya di posisi ketiga daftar top skor, sebuah capaian yang sangat signifikan bagi pemain yang beroperasi di sisi sayap.

Tak hanya tajam di depan gawang, Mariano Peralta juga menunjukkan kualitasnya sebagai pengumpan ulung.

Dalam daftar top assist sementara, namanya tercatat dengan 5 assist, bersanding dengan Victor Luiz yang memiliki jumlah assist serupa.

Yang menarik, Borneo FC menjadi satu-satunya tim yang memiliki dua pemain dalam lima besar top assist, yakni Stefano Lilipaly Villa dengan 6 assist dan Mariano Peralta dengan 5 assist.

Fakta ini menegaskan bahwa lini serang Pesut Etam menjadi salah satu yang paling produktif dan variatif di Super League.

Keberadaan dua pemain Borneo FC dalam daftar top assist juga mencerminkan filosofi permainan tim yang tidak bergantung pada satu sosok saja.

Alur serangan kerap dibangun melalui kerja sama sayap dan lini tengah, dengan Peralta dan Villa menjadi poros utama distribusi bola di sepertiga akhir lapangan.

Gambaran Statistik Liga: Kiper hingga Pengatur Permainan

Selain daftar top skor dan top assist, statistik Super League sementara juga menampilkan kategori lain yang memperlihatkan dinamika kompetisi.

Pada sektor penjaga gawang, Hauptmeijer memimpin daftar top saves atau penyelamatan terbanyak dengan 56 kali penyelamatan.

Istilah top saves merujuk pada jumlah upaya kiper menggagalkan peluang lawan yang mengarah ke gawang, yang menjadi indikator konsistensi dan ketangguhan seorang penjaga gawang.

Di bawah Hauptmeijer, terdapat nama Ernando dengan 51 saves, disusul M. Riyandi dengan 48 saves.

Dua kiper nasional lainnya, Miswar Saputra dan Nadeo Winata, sama-sama mencatatkan 47 penyelamatan, menunjukkan persaingan ketat di sektor terakhir pertahanan.

Sementara itu, dalam kategori top passes, yang mengukur jumlah operan sukses seorang pemain sepanjang pertandingan, nama Messidoro memuncaki daftar dengan 775 umpan.

 Ia diikuti Hugo Gomes, Kuipers, Ze Valente, dan Saku. Statistik ini menggambarkan dominasi pemain-pemain pengatur tempo permainan yang berperan penting dalam menjaga ritme tim.

Meski tidak masuk lima besar top passes, Mariano Peralta tetap menjadi pemain krusial karena efektivitas umpannya langsung berdampak pada terciptanya peluang dan gol.

Latar Belakang dan Awal Karier Mariano Peralta

Mariano Ezequiel Peralta Bauer lahir di Adrogué, Argentina, pada 20 Februari 1998. Sejak usia muda, ia telah menunjukkan ketertarikan dan bakat di dunia sepak bola.

Kariernya mulai dirintis secara serius ketika bergabung dengan klub pemuda CA San Lorenzo de Almagro, salah satu klub besar dan bersejarah di Argentina.

Pada usia 20 tahun, Mariano Peralta mulai menapaki jalur profesional bersama San Lorenzo.

 Meski tidak langsung menjadi pilihan utama, ia mendapatkan pengalaman berharga dengan tampil dalam 27 pertandingan, mencetak 2 gol, tanpa assist, dan mengoleksi total 845 menit bermain.

Catatan statistik tersebut memang terbilang minim, namun menjadi fondasi penting bagi perkembangan kariernya di level kompetitif Amerika Selatan.

Pengalaman di klub besar seperti San Lorenzo membentuk mental bertanding Peralta. Ia terbiasa menghadapi tekanan tinggi, ekspektasi suporter, serta persaingan internal yang ketat, yang kelak menjadi modal penting saat merantau ke luar negeri.

Masa Peminjaman dan Perkembangan di Unión Santa Fe

Untuk memperluas menit bermain, Mariano Peralta kemudian menjalani masa peminjaman ke Unión Santa Fe.

Keputusan ini terbukti tepat. Dalam kurun waktu satu musim, ia tampil sebanyak 40 kali, mencetak 3 gol dan 2 assist.

Meski angka tersebut belum tergolong spektakuler, perannya dalam tim meningkat signifikan.

Unión Santa Fe menjadi klub dengan catatan statistik terbanyak kedua dalam perjalanan kariernya.

Di sinilah Peralta mulai menemukan ritme permainan, memahami perannya sebagai winger, dan meningkatkan kontribusi dalam fase menyerang maupun bertahan.

Datang ke Indonesia dan Bersinar Bersama Borneo FC

Tanggal 7 Agustus 2024 menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Mariano Peralta.

Pada hari itu, ia resmi bergabung dengan Borneo FC Samarinda dan untuk pertama kalinya merasakan atmosfer sepak bola Indonesia. 

Banyak yang meragukan adaptasinya, namun keraguan tersebut segera terjawab lewat performa konsisten di lapangan.

Bersama Borneo FC, Mariano Peralta mencatatkan total 47 pertandingan dengan torehan 19 gol dan 18 assist, serta menit bermain mencapai 4.145 menit.

Angka ini menunjukkan betapa vital perannya dalam skema permainan tim. Ia bukan hanya pelengkap, melainkan pemain inti yang hampir selalu dipercaya turun sejak menit awal.

Secara keseluruhan di Liga 1 Indonesia dan Super League, Peralta telah membukukan 3.965 menit bermain dari 45 pertandingan, dengan 18 gol dan 17 assist. Produktivitas tersebut menjadikannya salah satu pemain asing paling efektif di kompetisi domestik.

Profil Lengkap Mariano Peralta

Mariano Peralta memiliki tinggi badan 180 sentimeter, berposisi sebagai penyerang sayap kanan, dan mengandalkan kaki kanan sebagai kaki dominan.

 Ia berstatus warga negara Argentina dan saat ini terikat kontrak bersama Borneo FC Samarinda hingga 30 Juni 2026, dengan perpanjangan kontrak terakhir dilakukan pada 16 Juni 2025.

Sebagai winger modern, Peralta dikenal memiliki kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta visi bermain yang baik.

Ia mampu membaca pergerakan rekan setim dan melepaskan umpan-umpan matang yang berujung peluang emas.

Jika dilihat dari data statistik berdasarkan kompetisi, Mariano Peralta telah tampil dalam 133 pertandingan liga nasional dengan torehan 25 gol dan 22 assist.

Di kejuaraan domestik lainnya, ia mencatatkan 5 pertandingan, sementara di level internasional, ia telah tampil 11 kali dengan kontribusi 2 gol dan 2 assist.

Catatan tersebut menegaskan bahwa Mariano Peralta bukan pemain musiman. Ia mampu menjaga performa di berbagai level kompetisi dan lingkungan sepak bola yang berbeda.

Masuknya Mariano Peralta dalam daftar top skor dan top assist Super League sementara menjadi indikator keberhasilan Borneo FC dalam merekrut pemain asing berkualitas.

Bersama Villa, ia membentuk duet kreatif yang sulit dihentikan lawan. Kombinasi kecepatan, teknik, dan pemahaman taktik menjadikan Peralta salah satu ancaman utama bagi lini pertahanan lawan.

Dengan usia yang masih 27 tahun, Mariano Peralta masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Jika mampu menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu ikon Borneo FC dan Super League Indonesia dalam beberapa musim ke depan.

GOALS – TOP SCORER SEMENTARA

Maxwell – 10 gol

Dalberto – 10 gol

Mariano Peralta – 9 gol

Barros – 7 gol

França – 6 gol

 

ASSISTS – PEMBERI UMPAN TERBANYAK

Walian – 6 assist

Villa – 6 assist

Mariano Peralta – 5 assist

Victor Luiz – 5 assist

Paulinho – 4 assist

 

TOP SAVES – PENYELAMATAN TERBANYAK KIPER

Hauptmeijer – 56 saves

Ernando – 51 saves

M. Riyandi – 48 saves

Miswar Saputra – 47 saves

Nadeo Winata – 47 saves

 

TOP PASSES – OPERAN TERBANYAK

Messidoro – 775 passes

Hugo Gomes – 672 passes

Kuipers – 669 passes

Ze Valente – 649 passes

Saku – 631 passes

Klasemen Sementara Super League

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Borneo FC
13
11
0
2
25
8
17
33
2
Persija Jakarta
13
9
2
2
27
12
15
29
3
Persib
13
9
1
3
22
10
12
28
4
Malut United
13
7
4
2
22
13
9
25
5
PSIM
13
6
4
3
16
15
1
22
6
Bhayangkara FC
13
5
4
4
12
9
3
19
7
Persita
13
5
4
4
16
13
3
19
8
PSM Makasar
13
4
7
2
20
13
7
19
9
Persebaya
13
4
6
3
15
13
2
18
10
Arema FC
13
4
5
4
19
18
1
17
11
Bali United
13
4
5
4
16
18
-2
17
12
Persik
13
4
3
6
15
19
-4
15
13
Madura United
13
3
4
6
11
17
-6
13
14
Dewa United
13
4
1
8
12
22
-10
13
15
PSBS Biak
13
3
3
7
13
27
-14
12
16
Persijap
13
2
2
9
13
23
-10
8
17
Semen Padang
13
2
1
10
9
20
-11
7
18
Persis
13
1
4
8
14
26
-12
7

                       

Lihat selengkapnya →

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Profil Momok Mematikan Persib Bandung saat Duel Kontra Borneo FC: Potensi Beri Mimpi Buruk Bobotoh?