Populer Kaltim: Tawuran Pelajar dan Kebakaran Kapal Wisata di Sungai Mahakam

Posted on

Berita Terkini dari Kalimantan Timur

Beberapa peristiwa penting dan informasi terkini di wilayah Provinsi Kalimantan Timur menjadi sorotan dalam 24 jam terakhir. Berikut tiga berita yang paling populer:

1. Pria di Gunung Bugis Balikpapan Tewas Ditikam Badik

Peristiwa dugaan pembunuhan terjadi di kawasan Gunung Bugis, Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, Kalimantan Timur. Seorang pria berinisial MH (38) meninggal dunia setelah ditikam menggunakan senjata tajam jenis badik pada Sabtu (17/1/2026) dini hari.

Kapolsek Balikpapan Barat AKP Sukarman melalui Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Barat, Iptu Hendik Winarto, membenarkan kejadian tersebut. Pelaku berinisial J (39) berhasil diamankan beberapa jam setelah kejadian. Peristiwa penikaman terjadi sekitar pukul 00.30 WITA di Jalan Sultan Hasanuddin, Gunung Bugis.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif pembunuhan diduga karena dendam atau sakit hati antara pelaku dan korban. Setelah melakukan penikaman, pelaku langsung meninggalkan korban di lokasi. Korban akhirnya meninggal dunia dan dibawa ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk dilakukan visum dan autopsi.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah pisau badik, satu helai baju warna merah bergaris milik korban, serta hasil visum dalam (autopsi). Pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 458 tentang Pembunuhan.

Situasi di lokasi kejadian saat ini aman dan kondusif. Penyidik masih melakukan pendalaman dan melengkapi berkas perkara.

2. Kapal Wisata Terbakar di Sungai Mahakam, Proses Evakuasi dan Pemadaman Berlangsung Dramatis

Insiden kebakaran terjadi di Kapal Wisata KM Teman Bejalanan di Sungai Mahakam, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Saat kejadian, kapal wisata tersebut tengah membawa sejumlah penumpang yang sedang menikmati wisata susur Sungai Mahakam.

Dari berbagai video yang beredar di media sosial, api muncul dari bagian belakang kapal di lantai 2. Proses evakuasi penumpang dan upaya pemadaman berlangsung dramatis. Diketahui, proses pemadaman dibantu oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Berikut adalah langkah-langkah darurat yang harus diikuti berdasarkan panduan keselamatan maritim:

  • Tindakan Segera Saat Kebakaran Terdeteksi
  • Tetap Tenang dan Jangan Panik: Kepanikan adalah bahaya terbesar di laut.
  • Segera Beri Tahu Awak Kapal (ABK): Temukan awak kapal terdekat dan beritahu situasi secara langsung atau melalui alarm kebakaran.
  • Gunakan APAR (Jika Terlatih): Jika api masih kecil dan Anda terlatih, gunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep).
  • Amankan Barang Mudah Terbakar: Jauhkan barang-barang yang mudah terbakar dari sumber api.

  • Prosedur bagi Penumpang

  • Kenakan Jaket Pelampung (Life Jacket): Segera kenakan jaket pelampung yang berada di bawah kursi atau di kabin. Pastikan terpasang kencang.
  • Dengarkan Instruksi Awak Kapal: Ikuti arahan kru, terutama mengenai jalur evakuasi menuju muster station (titik kumpul).
  • Hindari Asap: Asap beracun lebih berbahaya daripada api. Tutup mulut dan hidung dengan kain, dan merangkaklah jika asap tebal.
  • Jangan Berusaha Mengambil Barang Bawaan: Prioritas utama adalah nyawa, bukan barang bawaan.

  • Prosedur Evakuasi (Jika Api Tidak Terkendali)

  • Menuju ke Titik Kumpul (Muster Station): Pindah ke area terbuka (dek kapal) yang berlawanan arah dengan angin dan api.
  • Jangan Melompat ke Air Kecuali Diperintah: Melompat ke laut adalah jalan terakhir. Tunggu instruksi kapten kapal.
  • Melompat dengan Benar: Saat melompat, tutup hidung dan mulut, pegang jaket pelampung, dan lompat dengan posisi kaki lurus.
  • Menjauh dari Kapal: Setelah berada di air, segera berenang menjauh dari kapal untuk menghindari api, ledakan, atau sedotan kapal yang tenggelam.

Perhatikan Safety Briefing: Selalu dengarkan penjelasan awak kapal mengenai lokasi jaket pelampung dan jalur darurat sebelum kapal berangkat. Pastikan Tahu Lokasi Pelampung: Kenali tempat penyimpanan rakit penyelamat (life raft).

Jika situasi darurat terjadi, fokuslah pada keselamatan diri dan orang sekitar, serta patuhi instruksi kru kapal yang terlatih.

3. Isu Tawuran Pelajar Beredar di WhatsApp, Polisi Siaga di Jalur Rapak-Gunung 1 Balikpapan

Pesan berantai terkait dugaan rencana tawuran antargenk anak sekolah ramai beredar di sejumlah grup WhatsApp warga Balikpapan. Informasi tersebut menyebutkan aksi tawuran akan terjadi sekitar pukul 02.00 WITA di sepanjang jalur Rapak Kota Balikpapan hingga kawasan Gunung 1, dengan dugaan penggunaan senjata tajam dan busur ketapel.

Menanggapi informasi tersebut, personel Polresta Balikpapan bersama Polsek Balikpapan Utara langsung melakukan langkah antisipasi dengan bersiaga dan berjaga di sekitar lokasi yang disebutkan dalam pesan berantai tersebut. Pengamanan di lapangan dipimpin langsung oleh Wakapolsek Balikpapan Utara AKP BJ Susilo, dengan menempatkan personel di sejumlah titik yang diduga rawan dijadikan lokasi tawuran.

Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi di sepanjang jalur Rapak hingga Gunung 1 terpantau aman dan kondusif. Tidak terlihat adanya kerumunan maupun aktivitas yang mengarah pada aksi tawuran. Arus lalu lintas di kawasan tersebut juga terpantau normal dan relatif sepi.

Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan patroli dan penjagaan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar lokasi. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.