Populer Kaltim: Kasus kapal tabrak jembatan Mahulu hingga respons masyarakat bertemu Gibran di IKN

Posted on

Ringkasan Berita:

  • Inilah nasib proses hukum perkara kapal tabrak Jembatan Mahulu di Samarinda
  • Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud syukuri progres dinamis IKN saat tinjau Huma Betang Umai
  • Penafsiran warga atas kunjungan Wapres Gibran ke IKN Nusantara di Kaltim 

PasarModern.com, SAMARINDA – Beberapa artikel mengenai peristiwa atau informasi terkini di kota dan kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur menjadi berita populer dalam 24 jam terakhir hingga hari ini, Kamis (1/1/2026).

Berikut tiga berita paling populer di Kaltim:

1. Inilah Nasib Proses Hukum Perkara Kapal Tabrak Jembatan Mahulu di Samarinda

Pihak Kepolisian terus mendalami insiden ditabraknya Jembatan Mahulu oleh sebuah kapal pada Selasa 23 Desember 2025 lalu. 

Sampai saat ini, penyelidikan difokuskan untuk menentukan apakah terdapat unsur kelalaian, kesengajaan, maupun tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Kasat Polairud Polresta Samarinda, Kompol Rachmat Aribowo mengungkapkan pihaknya juga sudah bertemu bersama instansi terkait, termasuk pihak pemilik kapal dan nakhoda, untuk memaparkan kronologis kejadian.

 Tepatnya pada Selasa 30 Desember 2025 kemarin di Hotel Aston, Kota Samarinda.

Pertemuan yang dipimpin oleh KSOP Kelas I Samarinda tersebut juga membahas kesanggupan pemilik kapal dalam memberikan ganti rugi atas kerusakan jembatan.

Hasil rapat kemarin, masing-masing pihak memberikan kronologis, terutama pemilik kapal dan nakhodanya.

“Intinya menanyakan kesanggupan terhadap ganti rugi,” jelasnya ditemui PasarModern.com, Rabu (31/12/2025).

Proses hukum terkait insiden tabrakan ini juga ditegaskannya tetap berjalan semestinya.

Meski pembicaraan mengenai ganti rugi terus dilakukan antara pemilik kapal dan pihak Dinas PUPR Kaltim, kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan tetap berlanjut.

“Kami dari kepolisian melakukan penyelidikan terkait perkara ini untuk melihat apakah terdapat kelalaian, kesengajaan, atau unsur pidana. Terkait ganti rugi, itu urusan pihak kapal dengan PU, kami tidak ikut campur di sana,” tegasnya.

Kompol Rachmat turut mengatakan, sepekan sejak kejadian tabrakan, ada delapan saksi telah diperiksa dan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai terduga pelaku yang menyebabkan insiden penabrakan Jembatan Mahulu.

Untuk itu, Polairud akan terus berkoordinasi dengan instansi berwenang lainnya seperti Dinas PUPR, KSOP, dan Pelindo untuk melengkapi penyidikan.

Mengenai kemungkinan penerapan sanksi pidana kepada pihak yang bertanggung jawab, kepolisian menyatakan hal tersebut sepenuhnya bergantung pada hasil pengembangan penyidikan di lapangan.

“Ya itu tergantung hasil penyelidikan,” sebutnya.

Di sisi lain, soal pengetatan pengolongan kapal yang direncanakan KSOP untuk kapal yang melintas di bawah jembatan, Polairud menyatakan kesiapannya untuk berintegrasi dan bekerjasama demi mencegah insiden serupa terulang kembali di masa depan.

“Intinya kami siap bekerja sama dengan pihak–pihak terkait agar insiden sama tidak terulang,” pungkas Kompol Rachmat.

Baca berita selengkapnya:  

  • Inilah Nasib Proses Hukum Perkara Kapal Tabrak Jembatan Mahulu di Samarinda >>>

2. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Syukuri Progres Dinamis IKN Saat Tinjau Huma Betang Umai

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud (Harum), mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja strategis ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum di jantung masa depan Indonesia tersebut.

Pada hari pertama, Selasa (30/12/2025), Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka didampingi sang istri, Selvi Ananda, langsung meninjau sejumlah titik krusial.

Fokus peninjauan meliputi pusat spiritualitas di IKN, yakni:

  • Masjid Raya Nusantara
  • Gereja Basilika
  • Plaza Kerukunan

Tak hanya itu, rombongan juga melihat langsung progres pembangunan Istana Wakil Presiden yang mengusung konsep filosofis “Huma Betang Umai”, atau yang berarti Rumah Panjang Induk.

Pembangunan Berjalan Dinamis

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran pembangunan di kawasan inti.

Menurutnya, IKN Nusantara terus bertransformasi dengan kecepatan yang membanggakan.

“Alhamdulillah, hasil peninjauan Bapak Wakil Presiden hari ini menunjukkan bahwa progres pembangunan infrastruktur strategis di kawasan IKN berjalan sangat dinamis dan tetap berada pada koridor kebijakan nasional yang telah ditetapkan,” ungkap Gubernur yang akrab disapa Harum tersebut yang dikutip PasarModern.comdari press rilis humas Pemprov Kaltim, Rabu (31/12/2025).

Ada pemandangan menarik dalam kunjungan kali ini.

IKN yang tengah dalam proses pembangunan ternyata telah menjadi magnet luar biasa bagi masyarakat.

Wapres RI Gibran pun menyempatkan diri menyapa ribuan warga yang memadati Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Gubernur Rudy Masud membeberkan data mengejutkan terkait antusiasme publik selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

“Animo masyarakat luar biasa tinggi. Selama periode libur Nataru kali ini, tercatat lebih dari 100 ribu orang berkunjung ke IKN, baik dari Kaltim maupun dari berbagai penjuru tanah air,” tutur Rudy Masud.

Baca berita selengkapnya:

  • Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Syukuri Progres Dinamis IKN Saat Tinjau Huma Betang Umai >>> 

3. Penafsiran Warga Atas Kunjungan Wapres Gibran ke IKN Nusantara di Kaltim 

Terik matahari di penghujung tahun 2025 tidak menyurutkan semangat ribuan pasang mata untuk menjadi saksi sejarah di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur. 

Namun, bagi masyarakat yang memadati Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) pada Rabu (31/12/2025), hari itu bukan sekadar wisata biasa, mereka mendapatkan kejutan tak terlupakan dari orang nomor dua di Indonesia.

Di tengah peninjauan progres pembangunan, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menunjukkan sisi humanisnya.

Tanpa sekat, ia turun langsung menyapa kerumunan warga, mengubah suasana formal kunjungan kerja menjadi momen kebersamaan yang hangat.

Widia, pengunjung asal Samarinda, tak mampu menyembunyikan binar kebahagiaan di wajahnya. Baginya, melihat IKN saja sudah membanggakan, apalagi bisa berinteraksi langsung dengan pemimpin negara.

“Benar-benar tidak menyangka bisa bertemu Pak Wapres di sini. Rasanya bangga sekali melihat pembangunan IKN yang ternyata sudah sangat luar biasa,” ungkapnya dengan nada haru.

Momen langka itu pun segera menjadi ajang “panen” swafoto.

Bagi warga, ini bukan sekadar foto bersama pejabat, melainkan simbol bahwa IKN Nusantara adalah proyek inklusif yang melibatkan rakyat di dalamnya.

Kehadiran Gibran di ruang publik IKN memberikan suntikan energi positif dan optimisme baru.

Mahmud, salah satu pengunjung, menilai langkah Wapres turun langsung ke lapangan adalah pesan kuat bahwa IKN dibangun untuk semua golongan.

“Kalau pemimpin negara turun langsung begini, kami merasa dilibatkan. IKN bukan hanya milik pemerintah, tapi milik seluruh rakyat Indonesia,” tutur Mahmud dengan penuh keyakinan.

Sentuhan ramah Gibran juga menyentuh para pekerja konstruksi para pahlawan di balik beton dan baja yang menyambut dialog singkat sang Wapres dengan antusiasme tinggi.

Simbol Keberlanjutan dan Harapan

Bagi Wandi, warga lainnya, kehadiran sosok Gibran di titik nol pada hari terakhir tahun 2025 adalah jawaban atas keraguan publik mengenai nasib ibu kota baru.

Ia berharap IKN tumbuh menjadi pusat pemerintahan yang tidak hanya modern, tetapi juga berpihak pada masyarakat kecil.

“Mudah-mudahan ini gambaran bahwa IKN terus berlanjut. Kami ingin kota ini menjadi pusat pemerintahan yang humanis,” harapnya.

Baca berita selengkapnya: 

  • Penafsiran Warga Atas Kunjungan Wapres Gibran ke IKN Nusantara di Kaltim >>>

Demikian berita populer di Kaltim dalam 24 jam terakhir. 

Ikuti berita-berita terkini tentang kabupaten/ kota di Kalimantan Timur serta IKN hanya di PasarModern.com.(PasarModern.com/Mohammad Fairoussaniy/Zainul)