Perjalanan Elvi Sukaesih, Ratu Dangdut yang Ingin Jadi Pramugari

Posted on

Elvi Sukaesih adalah nama yang sangat dikenal dalam dunia musik dangdut Indonesia. Sejak lama, dia telah menjadi salah satu penyanyi papan atas yang tidak pernah tergoyahkan posisinya. Gelar Ratu Dangdut yang ia sandang selama ini masih tetap melekat di hati para penggemarnya. Meskipun banyak muncul penyanyi-penyanyi baru, Elvi tetap bertahan dan menunjukkan kemampuannya sebagai seorang penyanyi.

Perjalanan karier Elvi Sukaesih bisa dibilang sangat menarik. Mulai dari masa kecil hingga menjadi penyanyi ternama, semua itu berawal dari kecintaan pada musik dan dukungan dari ayahnya. Berikut adalah kisah lengkapnya:

Awal Kecil dan Keinginan untuk Menjadi Pramugari

Elvi lahir dengan nama asli Elvi Sukaesih. Dari kecil, dia memiliki ketertarikan pada musik. Ayahnya, Mohammad AH, adalah seorang pemain musik orkes gambus. Di rumah, Elvi sering menari dan menyanyi saat ayahnya latihan musik. Saat itu, mereka tinggal di daerah Guntur, Jakarta.

Keinginan Elvi dari kecil adalah menjadi pramugari. Namun, ketertarikannya pada musik terus berkembang. Pada usia 8 tahun, dia mengajukan permohonan kepada ayahnya untuk ikut bernyanyi bersama orkesnya. Awalnya, ayahnya menolak, tapi akhirnya setuju. Elvi tampil pertama kali di sebuah pesta perkawinan di Desa Menteng, Sukabumi, Jawa Barat.

Pengalaman Pertama dan Perasaan Gugup

Pada pengalaman pertamanya, Elvi harus berdiri di atas bangku karena tubuhnya yang kecil. Meski sedikit gugup, suaranya cukup merdu dan mendapat apresiasi dari penonton. Tepuk tangan panjang dan meriah mengiringi penampilannya. Dari sana, ayahnya mulai sering membawanya bermain musik.

Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Tiga tahun setelah percakapan dengan ayahnya, sang ayah meninggal dunia. Elvi terpukul, tapi ia membulatkan tekad untuk menjalani pesan ayahnya: menjadi penyanyi yang baik dan mencari nafkah untuk keluarga.

Karier yang Terus Berkembang

Setelah ayahnya meninggal, Elvi semakin gigih dalam berlatih. Nama Elvi mulai dikenal orang. Tawaran untuk tampil di pesta perkawinan dan acara lain terus datang. Ia juga mulai menerima honor, meski jumlahnya tidak besar. Uang itu digunakan untuk membantu keluarga.

Di tengah perjalanan karier, Elvi bertemu dengan Zaidun Zeth, seorang penyanyi pria yang juga pemain musik Orkes Melayu Chandralela. Mereka jatuh cinta dan akhirnya menikah pada tahun 1965. Zaidun Zeth menjadi pembimbing bagi Elvi dalam karier musiknya.

Perkembangan Karier dan Gelar Ratu Dangdut

Karier Elvi terus berkembang. Pada tahun 1963, ia mulai terlibat dalam dunia rekaman. Lagu-lagu yang ia bawakan seperti “Rahasia Sukma” dan “Curahan Hati” cukup diminati. Puncak kesuksesannya terjadi pada tahun 1968 dengan lagu “Karena Pengalaman”, yang laris di pasaran.

Lagu tersebut terjual sebanyak 1,8 juta kopi. Ini membuat Elvi mendapatkan gelar Ratu Dangdut. Meski begitu, ia selalu mengingat ayahnya dan berharap sang ayah bisa melihat keberhasilannya.

Kehidupan Pribadi dan Keluarga

Elvi dan Zaidun Zeth memiliki enam anak. Anak-anak mereka juga terlibat dalam dunia musik. Fitria, misalnya, mengikuti jejak ibunya sebagai penyanyi. Elvi tetap menjaga hubungan baik dengan suaminya dan selalu menghormati statusnya sebagai istri.

Kesimpulan

Perjalanan Elvi Sukaesih dari seorang anak kecil yang hanya ingin menjadi pramugari hingga menjadi Ratu Dangdut adalah kisah inspiratif. Dukungan dari ayah dan suami serta kerja kerasnya membuat dirinya menjadi salah satu legenda musik Indonesia.