Kebijakan Bantuan yang Tidak Sesuai Harapan
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, menyampaikan kekecewaannya terhadap penggunaan bantuan modal usaha yang diberikannya kepada Suderajat. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa uang sebesar Rp 5 juta yang awalnya diberikan sebagai modal usaha ternyata digunakan untuk keperluan lain, yaitu menikahkan anak Suderajat.
Penjelasan Dedi Mulyadi
Menurut Dedi Mulyadi, bantuan tersebut diberikan dengan tujuan untuk memastikan keberlangsungan hidup Suderajat. Ia memberikan total uang sebesar Rp 15 juta, di mana:
- Rp 10 juta digunakan untuk kontrakan dan pembayaran utang.
- Rp 5 juta diberikan sebagai modal usaha.
- Selain itu, ia juga memberi Rp 20 juta untuk upah pekerja yang memperbaiki rumah Suderajat.
Dedi berharap bahwa Suderajat tidak lagi berjualan es kue dan beralih ke usaha lain dengan modal yang diberikan. Namun, hal ini tidak terwujud karena Suderajat justru berniat menggunakan uang Rp 5 juta tersebut untuk menikahkan anaknya.
Perasaan Suderajat
Suderajat menjelaskan bahwa uang yang diberikan oleh Dedi Mulyadi akan digunakan untuk keperluan pernikahan anaknya. Menurutnya, anaknya, Andi, ingin menikah. Ketua RW pun menyampaikan bahwa Andi sebenarnya disarankan untuk melanjutkan pendidikannya di Sekolah Rakyat. Namun, menurut informasi dari dinas sosial, Andi putus sekolah sejak SD dan belum kembali ke sekolah.
Dedi Mulyadi setuju dengan rencana tersebut dan menyarankan agar uang yang diberikan digunakan untuk membuka usaha baru. Ia bahkan menyarankan agar Andi bisa menjadi ojek online atau membuka usaha kecil.
Kekecewaan Terhadap Pemberian Motor
Selain itu, Suderajat juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pemberian motor oleh Kapolres Metro Depok. Ia mengaku berharap bisa menerima mobil sebagai hadiah, bukan motor. Pengakuan ini membuat Dewi Perssik terkejut.
Suderajat menjelaskan bahwa ia telah berjualan es kue selama puluhan tahun dan memiliki pengalaman panjang dalam bisnis ini. Ia menceritakan bagaimana suatu hari ada seorang anak perempuan yang membeli dagangannya. Setelah itu, beberapa oknum aparat datang dan menginterogasinya, bahkan sampai menonjoknya.
Setelah diperiksa, es kue Suderajat dinyatakan asli dan polisi meminta maaf kepadanya. Meski begitu, Suderajat masih merasa takut untuk berjualan kembali karena khawatir akan diincar kembali.
Reaksi atas Bantuan yang Diterima
Meski demikian, Suderajat mengucapkan rasa syukur atas semua bantuan yang diterimanya. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya masih belum berani berjualan kembali karena takut akan terjadi hal yang tidak diinginkan.
Dewi Perssik kemudian menanyakan tentang motor yang diberikan oleh Kapolres Metro. Suderajat menjawab bahwa ia sebenarnya berharap mendapatkan mobil, bukan motor. Ia juga menyatakan bahwa dirinya bersyukur atas apa yang diterimanya dan berharap rezeki lain akan datang.
