Khutbah Jumat: Jangan Berputus Asa dari Rahmat Allah SWT
Pada hari ini, kita akan membahas tema penting dalam khutbah Jumat yang mengangkat topik “Jangan Berputus Asa dari Rahmat Allah SWT.” Khutbah Jumat adalah salah satu syarat sah pelaksanaan salat Jumat, sehingga sangat penting untuk disampaikan sebelum para jamaah melaksanakan salat berjamaah. Dalam khutbah ini, khatib diharapkan dapat menyampaikan nasihat dan ajakan untuk memperbanyak amal kebaikan serta mengingatkan umat agar senantiasa berharap pada rahmat dan ampunan Allah SWT.
Khutbah I
Segala puji bagi Allah, Zat Yang Maha Luas Rahmat-Nya dan Maha Besar Kasih Sayang-Nya. Ia memberikan pahala berlipat ganda kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan berbuat baik. Allah adalah Zat Yang Maha Kaya, yang setiap saat selalu menurunkan kebaikan-kebaikan-Nya. Ia adalah Zat Yang Maha Mengetahui, yang tidak terselip sedikit pun rahasia dari hati makhluk-Nya. Allah adalah Zat Yang Hidup Abadi, yang tidak pernah mengurangi kebutuhan-Nya terhadap hamba-Nya seiring berlalunya waktu. Dan Ia adalah Zat Yang Maha Mulia, yang memberikan tambahan kepada hamba-hamba-Nya yang bersyukur.
Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, Yang Maha Raja dan Maha Kuasa, Yang menjadikan segala sesuatu dari ketiadaan menjadi ada. Ia Maha Mengetahui apa yang tersembunyi di hati manusia. Kami juga bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, yang telah diberi keistimewaan sebagai pemimpin umat manusia. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada beliau, keluarga, dan para sahabatnya, yang selalu setia dalam kebenaran dan kebaikan.
Sebagai pembuka, marilah kita bersyukur kepada Allah atas semua nikmat yang telah diberikan kepada kita. Dengan ucapan alhamdulillah alladzi bi ni’matihi tattimmus shalihât, kita mengucapkan terima kasih kepada-Nya. Nikmat iman, kesehatan, dan kemampuan untuk beribadah adalah anugerah besar yang harus kita syukuri. Semoga ibadah kita diterima oleh Allah dan kita dianggap sebagai hamba-Nya yang taat.
Shalawat dan salam mari kita haturkan kepada Nabi Muhammad saw, yang telah membawa kita dari kegelapan kebodohan menuju cahaya ilmu dan iman. Semoga Allah melimpahkan keselamatan dan kesejahteraan kepada keluarganya, para sahabatnya, dan seluruh umatnya. Amin.
Selanjutnya, sebagai awal dari khutbah Jumat, kami mengajak diri sendiri, keluarga, dan jamaah untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:
“Dan bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku, wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat.” (QS Al-Baqarah [2]: 197).
Salah satu cara untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan adalah dengan tidak pernah putus asa dari rahmat dan karunia Allah. Orang yang tidak putus asa akan terus berusaha untuk mendapatkan rahmat tersebut, sehingga semangat dalam menjalankan kewajiban, melakukan kebaikan, dan memenuhi tanggung jawabnya tetap terjaga. Allah akan memberikan petunjuk kepada orang-orang yang berusaha istiqamah di jalan-Nya, seperti dalam ayat berikut:
“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS Al-‘Ankabut [29]: 69).
Allah juga melarang kita untuk berputus asa dari rahmat dan ampunan-Nya. Allah adalah Zat Yang Maha Pengampun. Segala dosa dan masa lalu kelam masih bisa diampuni oleh-Nya. Firman-Nya:
“Katakanlah, ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS Az-Zumar, [39]: 53).
Menurut Imam Fakhruddin ar-Razi, ayat ini merupakan kabar gembira bagi kita yang pernah memiliki masa lalu yang kelam, bahwa tidak ada dosa apa pun yang tidak diampuni oleh Allah. Karena itu, sudah saatnya kita kembali kepada-Nya. Mari kita jemput ampunan dan rahmat-Nya dengan bertobat dan menyesali dosa-dosa kita.
Khutbah II
Segala puji bagi Allah, yang selalu mengajarkan kebenaran. Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, Yang Maha Sempurna dan Maha Perkasa. Kami juga bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh dunia. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada beliau, keluarga, dan para sahabatnya, yang selalu setia dalam kebenaran dan kebaikan.
Saudara-saudara yang hadir, marilah kita bertakwa kepada Allah dengan sungguh-sungguh. Tinggalkan segala perbuatan terlarang, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi. Jaga ketaatan, hadir dalam shalat Jumat, dan lakukan semua perintah dan kewajiban yang diperintahkan oleh Allah. Ingatlah bahwa Allah telah memerintahkan kita dengan perintah pertama-Nya, dan para malaikat-Nya menyebutkan kebesaran-Nya.
Semoga Allah memberikan ampunan kepada seluruh muslimin dan muslimat, baik yang hidup maupun yang telah wafat. Mohon perlindungan dari berbagai bencana, kelaparan, penyakit, kejahatan, dan segala bentuk kesulitan, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi, terutama di negara kita dan seluruh dunia Muslim.
Hamba-hamba Allah, Allah memerintahkan kalian untuk berlaku adil, berbuat baik, dan memberi hak kepada kerabat dekat. Ia melarang kalian dari perbuatan buruk, kejahatan, dan kesewenang-wenangan. Ia memberi peringatan agar kalian ingat. Oleh karena itu, ingatlah Allah, maka Ia akan mengingat kalian. Dan ingatlah Allah, karena ia adalah yang terbesar.
