PasarModern.com – Nasib rumah tangga komedian dan penyanyi Boiyen Pesek kini menjadi sorotan.
Penyebabnya, baru sebulan nikah, suaminya yakni Rully Anggi Akbar kini terseret masalah hukum. Dia terjerat dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi.
Rully sebenarnya baru saja resmi menikahi Boiyen pada Sabtu (15/11/2025) dalam sebuah prosesi pernikahan yang digelar di ICE BSD, Tangerang Selatan.
Sayang, sebulan menjalani biduk rumah tangga, nama Rully Anggi Akbar justru mencuat ke publik lantaran laporan dari pihak yang mengaku sebagai korban investasi.
Pihak korban sebelumnya telah melayangkan somasi pertama, namun belum menemukan penyelesaian yang diharapkan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh kuasa hukum korban, Santo Nababan.
Ia mengungkapkan bahwa langkah hukum telah ditempuh sejak awal atas dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi yang diduga dilakukan oleh Rully Anggi Akbar (RAA).
“Oh iya, sebelumnya memang kami telah melayangkan somasi terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan oleh RAA. RAA ini memiliki usaha bernama Sateman Indonesia.”
“Saat itu, yang bersangkutan membutuhkan investasi dan klien. Kami akhirnya tertarik dengan janji-janji investasi yang disampaikan,” ujar Santo, dikutip Tribunnews dari YouTube Reyben Enterainmnet, Senin (29/12/2025).
Namun, setelah somasi pertama disampaikan, belum ada kejelasan yang didapatkan oleh pihak korban.
Upaya komunikasi pun kembali dilakukan dengan bertemu langsung dengan Rully Anggi Akbar, yang berujung pada langkah hukum lanjutan.
“Untuk perkembangannya sendiri, saat ini sudah masuk ke tahap somasi kedua.
“Somasi kedua tersebut kami sampaikan kemarin, bertepatan saat kami bertemu langsung dengan yang bersangkutan.”
“Kemarin itu kami bertemu dengan RAA secara langsung karena ia mengajak bertemu untuk membahas persoalan ini di sebuah tempat kopi.”
“Namun, setelah pertemuan kemarin, tidak ada titik temu,” jelas Santo.
Nyatanya, pertemuan yang berlangsung di sebuah tempat kopi tersebut tidak membuahkan kepastian apa pun.
Sehingga pihaknya memutuskan untuk melayangkan somasi kedua kepada yang bersangkutan.
“Pertemuan berlangsung di tempat kopi, tetapi tidak menghasilkan kepastian apa pun.”
“Karena tidak ada titik temu dan tidak ada kejelasan, maka kami memberikan somasi kedua kepada yang bersangkutan,” pungkasnya.
Kronologi Awal
Sebelumnya, Santo juga sempat membeberkan kronologi awal kliennya terkena penipuan oleh suami Boiyen.
“Ada sebuah peristiwa dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan public figure, baru kemarin menikah,” buka Kuasa Hukum korban, Santo Nababan dikutip dari YouTube Intens Investigasi pada Selasa (23/12/2025).
“Ceritanya dia punya usaha namanya Sateman Indonesia. Jadi Sateman Indonesia ini membutuhkan investor, jadi klien kami ini adalah investor yang berinvestasi di usaha tersebut,” lanjutnya.
Santo menerangkan, investasi tersebut bermula pada awal Agustus 2023.
“Nah 5 Agustus 2023, public figure ini yang berinisial RAA, suami dari BP atau sering nama panggungnya Boiyen, berkomunikasi dengan klien kami menghubungi melalui kuasa menyampaikan bahwa usaha beliau yang berada di Sleman, Yogyakarta membutuhkan dana untuk pengembangan usaha,” terang Santo.
Dalam proposal yang dikirim Rully, Sateman Indonesia disebut memiliki pendapatan hingga ratusan juta.
Rully pun menjanjikan bagi hasil 70:30 bagi investor.
“Jadi di dalam chat-nya beliau mengirimkan proposal kepada klien kami, proposal ini disampaikan adanya penawaran investasi. Di dalam penawaran investasi ini beliau menjanjikan adanya pembagian untung, yaitu 70 persen untuk founder atau pengelola, 30 persen untuk investor,” beber Saturan.
“Di sini juga beliau menyampaikan adanya profit pendapatan dari usaha tersebut bahwa di sini dikatakan pendapatan enam bulan terakhir itu lumayan besar, dari Rp87 juta sekian sampai Rp119 juta. Jadi karena proposal ini, atas komunikasi yang baik atau atas permintaan RAA tersebut sehingga klien tersebut mempertimbangkan untuk berinvestasi,” lanjurnya.
Rully awalnya mengirim bukti laporan keuangan hingga membagi hasil sesuai kesepakatan selama lima bulan.
Namun setelah lima bulan tersebut, Rully menghilang dan tak pernah ada kabar untuk menghubungi klien Santo Nababan.
“Akan tetapi setelah klien kami berinvestasi di sana, apa yang disampaikan dalam proposal ini tidak terjadi. Setelah berinvestasi di bulan Agustus 2023, laporan pada bulan berikutnya itu langsung turun. Jadi di bulan berikutnya sampai lima bulan, beliau masih memberikan bagi hasil,”
“Tapi setelah itu sampai saat ini beliau tidak lagi memberikan bagi hasil. Dan janji-janji yang disampaikan pada klien kami itu tidak ditepati,” terangnya.
Rully diduga hanya mengirim bagi hasil hingga Desember 2023.
“Sampai sekarang bisnisnya masih ada, anehnya sudah dihubungi yang bersangkutan tidak merespons dengan baik. RAA ini seperti lari dari tanggungjawab,” tegasnya.
“Jadi kami dari tim kuasa hukum menyampaikan somasi resmi kepada yang bersangkutan per hari ini. Kami berharap agar yang bersangkutan segera menghubungi kami agar masalah ini bisa terselesaikan dengan baik. Kami berharap adanya etikad baik dari yang bersangkutan berinisial RAA atau pemilik Sateman yang berada di Sleman, Yogyakarta,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Santo menyebut total nilai investasi kliennya pada usaha milik Rully sebesar Rp200 juta.
“Disepakati awalnya Rp350 juta. Tapi yang diinvestasikan Rp200 juta,” jelas Santo.
Santo menyebut Rully hanya mengirim keuntungan sebesar Rp6 juta per bulan selama empat kali.
Alhasil korban merasa tertipu karena pria yang kerap disapa Ezel tersebut tak pernah ada kabar untuk menemui atau menjelaskan kelanjutan bisnis yang dijalankan.
Pihak kuasa hukum juga menjelaskan ada hal yang mencurigakan dari investasi yang dilakukan oleh kliennya.
Pasalnya transfer investasi yang dilakukan kliennya tak dikirim ke CV Sateman Indonesia melainkan pada rekening pribadi Rully.
“Nah ini harus saya kasih tahu ke temen-temen, ini uang ditransfer bukan ke rekening CV-nya, di dalam proposal ini ada CV-nya. Ditransfer ke rekening pribadi, RAA,” tegasnya.
Apabila somasi tersebut tak diindahkan dan membayar janji-janji, pihak korban akan melayangkan tindakan hukum ke ranah pidana dan perdata.
Sosok Rully Anggi Akbar
Sosok Rully langsung menjadi sorotan lantaran selama ini Boiyen tak pernah menunjukkan siapa kekasihnya.
Pantauan Tribunnews dari Instagram pribadinya @rullyanggiakbar, Rully bukanlah sosok biasa.
Dia merupakan seorang akademisi yang telah menyandang gelar doktor lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pria yang lebih muda empat tahun dari Boiyen ini juga bekerja sebagai seorang dosen tetap di Politeknik Sahid Jakarta.
Rully bahkan menyandang sejumlah gelar lain di bidang Pariwisata.
Hal itu tertera dari bio Instagramnya yang menuliskan nama Dr. Rully Anggi Akbar, S.ST.Par., M.M.Par.
Dengan menggeluti bidang tersebut, pria yang akrab disapa Ezel tersebut kerap berkeliling dunia.
Setidaknya 20 negara dari Asia hingga Eropa sudah pernah ia kunjungi, tampak dari sorotan Instagramnya.
Instagramnya juga dipenuhi potret dirinya dari berbagai penjuru dunia.
Boiyen dan Rully Anggi akhirnya resmi menjadi pasangan suami istri.
Kabar bahagia pernikahan Boiyen dan Rully ditayangkan secara live di akun TikTok pribadinya Boiyen Shine.
(PasarModern.com/Tribunnews.com)


